Keutamaan Istighfar
Oleh Ustadz ali halim
Manusia adalah makhluk yang lemah, adakalanya ia sering
berbuat khilaf dan dosa tanpa disadarinya,namun sebaik baiknya orang
yang berbuat dosa adalah yang selalu memohon ampunan atas segala
dosa yang ia lakukan.Istighfar merupakan salah satu jalan tuk
memohon ampunan_NYA. Istighfar mempunyai kedudukan yang tinggi
dalam diri seorang hamba, bahkan allah memadukannya dengan iman
ketika berbicara tentang kaum kuffar Mekah Al-Kahf 55,
æóãóÇ ãóäóÚó ÇáäøóÇÓó Ãóäú íõÄúãöäõæÇ ÅöÐú ÌóÇÁóåõãú ÇáúåõÏóì æóíóÓúÊóÛúÝöÑõæÇ
ÑóÈøóåõãú ÅöáøóÇ Ãóäú ÊóÃúÊöíóåõãú
ÓõäøóÉõ ÇáúÃóæøóáöíäó Ãóæú íóÃúÊöíóåõãú ÇáúÚóÐóÇÈõ ÞõÈõáðÇ (ÇáßåÝ55ó(
"Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman,
ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun
kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah
yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab
atas mereka dengan nyata".
MAKNA ISTIGHFAR
Istighfar dalam pengertian bahasa adalah memohon ampunan
atas segala dosa yang dilakukan oleh seorang hamba dengan upaya
untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.Hal ini dapat dilakukan
baik dengan perkataan maupun perbuatan, beberapa ulama mengungkapkan
istighfar berasal dari kata "alghafar" yang berarti "as-
satr /menutup" untuk itu dinamakan istighfar karena mengandung ma'na
menutupi sebagaimana firman Allah :
æóÅöäú ÊóÚúÝõæÇ æóÊóÕúÝóÍõæÇ æóÊóÛúÝöÑõæÇ ÝóÅöäøó Çááøóåó ÛóÝõæÑñ ÑóÍöíãñ
(ÇáÊÛÇÈä14)
"Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni
(mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"
At-taghabun 14.
Sedangkan dalam alqur'an istighfar mempunyai beberapa pengertian
diantaranya:
1. Al-Islam: Para Ahli Tafsir seperti Mujahid dan `Akramah
mengartikannya demikian berdasarkan pada ayat yang berbunyi:
æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ áöíõÚóÐøöÈóåõãú æóÃóäúÊó Ýöíåöãú æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ
ãõÚóÐøöÈóåõãú æóåõãú íóÓúÊóÛúÝöÑõæäó
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada
di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka,
sedang mereka meminta ampun" Al-Anfal 33.
2. Doa: Ulama yang lain mengartikannya dengan do'a, setiap do'a
yang berisikan permohonan ampunan disebut istigfar,antara do'a dan
istighfar mempunyai kekhususan dan keumuman, Istighfar menjadi
khusus jika dilakukan dengan perbuatan (al-istighfar bil a'maal)
sebagaimana do'a menjadi khusus jika berisikan bukan permohonan
ampunan.
3. Taubat: Banyak diantara kita mengartikan Istighfar dengan
taubat,sperti diatas keduanya mempunyai kekhususan dan
keumuman.Istighfar : Memohon ampunan dan perlindungan dari perbuatan
dosa dimasa lampau. Taubat : Kembali dan memohan perlidungan dari
perbuatan dosa yang sama dimasa yang akan datang.Ibnul Qoyyim
berpendapat Istighfar dua bagian, Istighfar mufrad dan Istighfar
yang diiringi dangan Taubat(maqrun). Pertama seperti ungkapan Nabi
Nuh terhadap kaumnya,
óÝÞõáúÊõ ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Åöäøóåõ ßóÇäó ÛóÝøóÇÑðÇ (äæÍ10 )
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun", Nuh:10. Yang kedua seperti
firman Allah:
" æóÃóäú ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Ëõãøó ÊõæÈõæÇ Åöáóíúåö íõãóÊøöÚúßõãú ãóÊóÇÚðÇ
ÍóÓóäðÇ Åöáóì ÃóÌóáò ãõÓóãøðì
æóíõÄúÊö ßõáøó Ðöí ÝóÖúáò ÝóÖúáóåõ æóÅöäú ÊóæóáøóæúÇ ÝóÅöäøöí ÃóÎóÇÝõ Úóáóíúßõãú
ÚóÐóÇÈó íóæúãò ßóÈöíÑò
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat
kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan
memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada
waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap
orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu
berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari
kiamat", Hud: 3.
HUKUM ISTIGHFAR
Istighfar merupakan suatu ibadah yang mulia dan salah satu
cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt,baik hal tersebut untuk
dirinya sendiri maupun untuk orang lain.Bagaimakah kedudukan hukum
Istighfar itu sendiri?
1. Mandub. Hukum istighfar pada asalnya adalah mandub/sunnah,
berdasarkan dalil al-Qur'an dalam surat Al-Muzammil 20.
æóÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ Çááøóåó Åöäøó Çááøóåó ÛóÝõæÑñ ÑóÍöíãñ
"Dalam ayat tersebut terkandung makna mandub/sunnah,karena seseorang
beristighfar bukan hanya karena ia melakukan maksiat/dosa,namun bisa
jadi beristighfar untuk dirinya sendiri,kedua orangtuanya,anak-
anaknya ataupun untuk kaum muslimin baik yang sudah meninggal maupun
yang masih hidup."
2. Wajib. Istighfar yang dilakuan setelah berbuat dosa,seorang
hamba diwajibkan untuk segera beristighfar jika ia berbuat hal yang
dilarang oleh Allah Swt.
3. Makruh, Seperti beristighfar dibelakang jenazah,karena
memang tidak ada sanadnya dan Rasulullah tidak menganjurkannya,Yang
dianjurkannya adalah beristighfar bagi mayit ketika sholat jenazah
dan setelah pemakamannya.
4. Haram, Seperti beristighfar untuk orang kafir, Istighfar
bagi mereka tidak ada manfaatnya sama sekali,disebabkan oleh
kekufuran dan kefasikannya,walaupun ia saudara dekat kita,
berdasarkan dalil dalam alqur'an yang berbunyi:
ãóÇ ßóÇäó áöáäøóÈöíøö æóÇáøóÐöíäó ÂãóäõæÇ Ãóäú íóÓúÊóÛúÝöÑõæÇ áöáúãõÔúÑößöíäó
æóáóæú ßóÇäõæÇ Ãõæúáöí ÞõÑúÈóì
ãöäú ÈóÚúÏö ãóÇ ÊóÈóíøóäó áóåõãú Ãóäøóåõãú ÃóÕúÍóÇÈõ ÇáúÌóÍöíãö (ÇáÊæÈÉ113)
æóãóÇ ßóÇäó ÇÓúÊöÛúÝóÇÑõ
ÅöÈúÑóÇåöíãó áöÃóÈöíåö ÅöáøóÇ Úóäú ãóæúÚöÏóÉò æóÚóÏóåóÇ ÅöíøóÇåõ ÝóáóãøóÇ
ÊóÈóíøóäó áóåõ Ãóäøóåõ ÚóÏõæøñ áöáøóåö ÊóÈóÑøóÃó
ãöäúåõ Åöäøó ÅöÈúÑóÇåöíãó áóÃóæøóÇåñ Íóáöíãñ (ÇáÊæÈÉ114) "
"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman
memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun
orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas
bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni
neraka jahanam. Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah)
untuk bapaknya tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah
diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka, tatkala jelas bagi Ibrahim
bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri
dari padanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut
hatinya lagi penyantun".At-Taubah 113-114 dan juga dalil lain yang
berbunyi:
ÓóæóÇÁñ Úóáóíúåöãú ÃóÇÓúÊóÛúÝóÑúÊó áóåõãú Ãóãú áóãú ÊóÓúÊóÛúÝöÑú áóåõãú áóäú
íóÛúÝöÑó Çááøóåõ áóåõãú Åöäøó Çááøóåó
áóÇ íóåúÏöí ÇáúÞóæúãó ÇáúÝóÇÓöÞöíäó (ÇáãäÇÝÞæä6)
"Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu
mintakan ampunan bagi mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi
petunjuk kepada orang-orang yang fasik". al-Munaafiqun 6.
Istighfar merupakan amalan yang mulia dan senantiasa dilakukan oleh
para rasul dan waliyullah,berikut beberapa kemulian istighfar :
1. Pujian Allah terhadap Al-Mustaghfirin (mereka yg selalu
beristighfar), Allah Swt memuji mereka sebagaimana termaktub dalam
firmannya:
ÇáÕøóÇÈöÑöíäó æóÇáÕøóÇÏöÞöíäó æóÇáúÞóÇäöÊöíäó æóÇáúãõäúÝöÞöíäó
æóÇáúãõÓúÊóÛúÝöÑöíäó ÈöÇáúÃóÓúÍóÇÑö (Âá ÚãÑÇä
17)
(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang
menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di
waktu sahur"Ali-`Imron 17, dan
æóÈöÇáúÃóÓúÍóÇÑö åõãú íóÓúÊóÛúÝöÑõæäó (ÇáÐÇÑíÇÊ18)
"Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar"Adz
Dzariyaat 18. "Ashar" adalah bentuk plural "Sahr" yang berarti
sepertiga malam,waktu ini dikhususkan dengan istighfar, karena
berdo'a diwaktu tersebut amat sangat mustajab.
2. Nabi Muhammad Saw selalu melakukannya, Sebagaimana yang
kita ketahui dari sirahnya Rasulullah selalu melakukan perbuatan
yang terbaik(afdhal) sekaligus juga selalu mudawamah (kontinuitas)
dalam mengerjakannya, Istighfar salah satu amalan yang selalu
dilakukan oleh Rasullullah, Dalam hadist Rasullullah bersabda: Demi
Allah Aku beristighfar dan bertaubat kepada-NYA seratus kali dalam
sehari. HR. Bukhari. Jika Rasullulah Saw yang ma'shum dan dosanya
sudah diampuni baik dimasa lalu maupun di masa akan datang selalu
beristighfar seratus kali dalam sehari, bagaimana dengan kita .?
3. Istighfar merupakan syiar para Anbiyaullah,tidak ada
seorang nabipun yang tidak beristighfar dan selalu mengajak umatnya
untuk beristighfar, Nabi Adam As dan Siti Hawa beristighfar atas
dosa yang telah mereka perbuat, Firman Allah Surat Al-`Araf 23:
Keduanya berkata:
ÞóÇáóÇ ÑóÈøóäóÇ ÙóáóãúäóÇ ÃóäÝõÓóäóÇ æóÅöäú áóãú ÊóÛúÝöÑú áóäóÇ æóÊóÑúÍóãúäóÇ
áóäóßõæäóäøó ãöäú ÇáúÎóÇÓöÑöíäó
(ÇáÃÚÑÇÝ23)
"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika
Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya
pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
4. Istighfar merupakan asas ubudiyah,Ketika seorang hamba
beristighfar ia akan merasakan betapa hina dan rendah dirinya, akan
selalu merasakan bahwasanya ia tidaklah ada apa-apanya disbanding
Sang Khalik dan amat sangat membutuhkan-NYA dalam mengarungi bahtera
kehidupan. Maka dianjurkan dalam beristighfar untuk merendahkan
diri, ikhlas kepada-NYA dan tentunya istighfar tersebut tidak hanya
sekedar terucap dengan bibir saja namun hatipun harus digerakkan.
5. Dalam Istighfar ada maslahah yang tidak diketahui oleh
seorang hamba,para ulama salaf berkata, dosa seorang hamba bisa
membawanya kesurga,dan amal seorang hamba bisa membawanya ke neraka,
mereka berkata: Bagaimana hal ini bisa terjadi?ketika seorang hamba
berbuat dosa,setiapkali mengingatnya ia menangis,menyesal dan
akhirnya bertobat dan beristighfar,tunduk kepada-NYA berusaha
melakukan perbuatan baik tanpa mengulangi lagi dosa tersebut,maka ia
akan mendapatkan rahmat-NYA dan masuk surga,sebaliknya ketika ia
berbuat baik,kemudian riya',sombong,ta'jub atas pujian orang
kepadanya,maka ia akan mendapat kemurkaan Allah dan akhirnya masuk
neraka. Tanda-tanda kebahagian adlah menjadikan perbuatan baik
berada dibelkang punggungya dan perbuatan dosa didepan pelupuk mata
sebaliknya tanda-tanda kesengsaraan adalah menjadikan perbuatan baik
dipelupuk mata dan kejelekannya dibelakang punggungnya. Alangkah
beruntungnya seseorang yang sibuk dengan aibnya sendiri dan
memperbaikinya serta melupakan aib orang lain
BENTUK ISTIGHFAR
Istighfar mempunyai beberapa shighah/bentuk,setiap shighah
yang dipakai akan mendapatkan pahala,shighah tersebut diantaranya
adalah:
1. Çááåã ÃäÊ ÑÈí áÇÅáå ÅáÇ ÃäÊ ÎáÞÊäí, æÃäÇ ÚÈÏß,æÃäÇ Úáí ÚåÏß
ææÚÏß ãÇÇÓÊØÚÊ, ÃÚæÐÈß ãä ÔÑ ãÇÕäÚÊ,ÃÈæÁ ÈäÚãÊß Úáí, æÃÈæÁ
ÈÐäÈí,ÝÇÛÝÑáí, ÝÅäå áÇ íÛÝÑ ÇáÐäæÈ ÅáÇ ÃäÊ
2. ÃÓÊÛÝÑÇááå ÇáÐí áÇÅáå ÅáÇ åæ æÃÊæÈ Åáíå
3. ÑÈ ÇÛÝÑáí æÊÈ Úáí Åäß ÃäÊ ÇáÊæÇÈ ÇáÑÍíã
4. ÓÈÍÇä Çááå æ ÈÍãÏå æ ÃÊæÈ Åáíå
5. ÃÓÊÛÝÑÇááå, ÃÓÊÛÝÑÇááå
6. Çááåã ÇÛÝÑáí
7. ÛÝÑÇäß,ÛÝÑÇäß
8. ÃÓÊÛÝÑÇááå ÇáÐí áÇÅáå ÅáÇåæ ÇáÍí ÇáÞíæã, æÃÊæÈ Åáíå
Jika diperuntukkan untuk orang lain :
9. ÑÈ ÇÛÝÑáí æáæÇáÏí, ÑÈäÇÇÛÝÑáäÇ æáÅÎæÇääÇ ÇáÐíä ÓÈÞæäÇ ÈÇáÅíãÇä
æáÇ ÊÌÚá Ýí ÞáæÈäÇÛáÇ ááÐíä ÂãäæÇ ÑÈäÇ Åäß ÑÄæÝ ÑÍíã
FAEDAH ISTIGHFAR
Istighfar mempunyai banyak faedah baik didunia maupun
diakahirat,faedah tersebut ada yang memanag langsung kita rasakan
dan ada juga yang diakhirkan oleh Allah SWT sampai hari kiamat,
diantaranya:
1. Menghapus dosa,Istighfar menghapus dosa sebagimana api
membakar kayu baker,yang dimaksud disini adalah istighfar dalam
artian taubat.Allah berfirman: "Dan barangsiapa yang mengerjakan
kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada
Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang"An-Nisa 110
æóãóäú íóÚúãóáú ÓõæÁðÇ Ãóæú íóÙúáöãú äóÝúÓóåõ Ëõãøó íóÓúÊóÛúÝöÑú Çááøóåó íóÌöÏú
Çááøóåó ÛóÝõæÑðÇ ÑóÍöíãðÇ
(ÇáäÓÇÁ110)
Dalam hadist qudsi allah berfirman : "Wahai Hamba-hamba-
KU,Sesungguhnya kalian selalu berbuat dosa mala dan siang , dan AKU
mengampuni semuanya,jika kalian mohon ampunan kepada-KU,Aku akan
mengampuni"
2. Akan mendapatkan rasa aman dari azab baik secar khusus
maupun umum,Istighfar mengangkat azab bagi umat baik individu maupun
kolektif,yang disebakan oleh dosa yang dilakukan,jika beristighfar
dan beriman, Allah akan mengnampuninya, sesuai firman Allah SWT:
æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ áöíõÚóÐøöÈóåõãú æóÃóäúÊó Ýöíåöãú æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ
ãõÚóÐøöÈóåõãú æóåõãú íóÓúÊóÛúÝöÑõæäó
(ÇáÃäÝÇá33)
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada
di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka,
sedang mereka meminta ampun ", al-Anfal:33
3. Kenikmatan yang baik, Allah akan memberikan kehidupan yang
lebih baik bagi mereka yang selalu beristighfar,mereka mendapatkan
rasa aman, damai dan ketenangan jiwa,Allah berfirman:
æóÃóäú ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Ëõãøó ÊõæÈõæÇ Åöáóíúåö íõãóÊøöÚúßõãú ãóÊóÇÚðÇ
ÍóÓóäðÇ Åöáóì ÃóÌóáò ãõÓóãøðì æóíõÄúÊö
ßõáøó Ðöí ÝóÖúáò ÝóÖúáóåõ æóÅöäú ÊóæóáøóæúÇ ÝóÅöäøöí ÃóÎóÇÝõ Úóáóíúßõãú ÚóÐóÇÈó
íóæúãò ßóÈöíÑò (åæÏ3)
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat
kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan
memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada
waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap
orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu
berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari
kiamat". Huud:3
4. Istighfar sebab turunnya hujan,salah satu sebab turunnya
hujan adalah banyaknya kita beristighfar, Allah berfirman:
ÝóÞõáúÊõ ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Åöäøóåõ ßóÇäó ÛóÝøóÇÑðÇ (äæÍ10) íõÑúÓöáú
ÇáÓøóãóÇÁó Úóáóíúßõãú ãöÏúÑóÇÑðÇ
(äæÍ11)
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan
hujan kepadamu dengan lebat", Nuh:10-11
5. Istighfar sebab bertambahnya kekuatan,Istighfar mampu
menyuntikkan kekuatan bagi jasmani dan rohani,dan dengannya mampu
menanggung beban,Allah berfirman:
æóíóÇÞóæúãö ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Ëõãøó ÊõæÈõæÇ Åöáóíúåö íõÑúÓöáú ÇáÓøóãóÇÁó
Úóáóíúßõãú ãöÏúÑóÇÑðÇ æóíóÒöÏúßõãú
ÞõæøóÉð Åöáóì ÞõæøóÊößõãú æóáóÇ ÊóÊóæóáøóæúÇ ãõÌúÑöãöíäó (åæÏ52)
Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu
bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat
deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu,
dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa." Hud :52
6. Menghilangkan kesusahan dan memudahkan rezeki,dengan
istighfar segala keluh kesah akan sirna dan rezeki akan datang
secara tak terduga,sebagaimana Sabda Rasulullah: Barang siapa yang
selalu beristighfar,maka Allah akan menjadikan keluhkesah
kegembiaran,kesempitan menjadi keleluasaan HR.Ahmad & Abu Daud.
Banyak faedah yang didapatkan dari istighfar, tentunya semakin
sering kita beristighfar semakin dekat kita kepada Sang Khalik,hal
tersebut hendaknya dilakukan secara mudawamah terus menerus tanpa
henti.Sesungguhnya kita adalah makhluk yang lemah kita membutuhkan
istighfar sebagaimana makan dan minum.Istighfar melepaskan hamba
dari perbuatan yang makruh menjadi mahbub (yang dicintai),yang
kurang menjadi lebih sempurna,mengangkatnya ke derajat yang lebih
tinggi/sempurna. Wallahu a'lam.
Oleh Ustadz ali halim
Manusia adalah makhluk yang lemah, adakalanya ia sering
berbuat khilaf dan dosa tanpa disadarinya,namun sebaik baiknya orang
yang berbuat dosa adalah yang selalu memohon ampunan atas segala
dosa yang ia lakukan.Istighfar merupakan salah satu jalan tuk
memohon ampunan_NYA. Istighfar mempunyai kedudukan yang tinggi
dalam diri seorang hamba, bahkan allah memadukannya dengan iman
ketika berbicara tentang kaum kuffar Mekah Al-Kahf 55,
æóãóÇ ãóäóÚó ÇáäøóÇÓó Ãóäú íõÄúãöäõæÇ ÅöÐú ÌóÇÁóåõãú ÇáúåõÏóì æóíóÓúÊóÛúÝöÑõæÇ
ÑóÈøóåõãú ÅöáøóÇ Ãóäú ÊóÃúÊöíóåõãú
ÓõäøóÉõ ÇáúÃóæøóáöíäó Ãóæú íóÃúÊöíóåõãú ÇáúÚóÐóÇÈõ ÞõÈõáðÇ (ÇáßåÝ55ó(
"Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman,
ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun
kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah
yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab
atas mereka dengan nyata".
MAKNA ISTIGHFAR
Istighfar dalam pengertian bahasa adalah memohon ampunan
atas segala dosa yang dilakukan oleh seorang hamba dengan upaya
untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.Hal ini dapat dilakukan
baik dengan perkataan maupun perbuatan, beberapa ulama mengungkapkan
istighfar berasal dari kata "alghafar" yang berarti "as-
satr /menutup" untuk itu dinamakan istighfar karena mengandung ma'na
menutupi sebagaimana firman Allah :
æóÅöäú ÊóÚúÝõæÇ æóÊóÕúÝóÍõæÇ æóÊóÛúÝöÑõæÇ ÝóÅöäøó Çááøóåó ÛóÝõæÑñ ÑóÍöíãñ
(ÇáÊÛÇÈä14)
"Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni
(mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"
At-taghabun 14.
Sedangkan dalam alqur'an istighfar mempunyai beberapa pengertian
diantaranya:
1. Al-Islam: Para Ahli Tafsir seperti Mujahid dan `Akramah
mengartikannya demikian berdasarkan pada ayat yang berbunyi:
æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ áöíõÚóÐøöÈóåõãú æóÃóäúÊó Ýöíåöãú æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ
ãõÚóÐøöÈóåõãú æóåõãú íóÓúÊóÛúÝöÑõæäó
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada
di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka,
sedang mereka meminta ampun" Al-Anfal 33.
2. Doa: Ulama yang lain mengartikannya dengan do'a, setiap do'a
yang berisikan permohonan ampunan disebut istigfar,antara do'a dan
istighfar mempunyai kekhususan dan keumuman, Istighfar menjadi
khusus jika dilakukan dengan perbuatan (al-istighfar bil a'maal)
sebagaimana do'a menjadi khusus jika berisikan bukan permohonan
ampunan.
3. Taubat: Banyak diantara kita mengartikan Istighfar dengan
taubat,sperti diatas keduanya mempunyai kekhususan dan
keumuman.Istighfar : Memohon ampunan dan perlindungan dari perbuatan
dosa dimasa lampau. Taubat : Kembali dan memohan perlidungan dari
perbuatan dosa yang sama dimasa yang akan datang.Ibnul Qoyyim
berpendapat Istighfar dua bagian, Istighfar mufrad dan Istighfar
yang diiringi dangan Taubat(maqrun). Pertama seperti ungkapan Nabi
Nuh terhadap kaumnya,
óÝÞõáúÊõ ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Åöäøóåõ ßóÇäó ÛóÝøóÇÑðÇ (äæÍ10 )
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun", Nuh:10. Yang kedua seperti
firman Allah:
" æóÃóäú ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Ëõãøó ÊõæÈõæÇ Åöáóíúåö íõãóÊøöÚúßõãú ãóÊóÇÚðÇ
ÍóÓóäðÇ Åöáóì ÃóÌóáò ãõÓóãøðì
æóíõÄúÊö ßõáøó Ðöí ÝóÖúáò ÝóÖúáóåõ æóÅöäú ÊóæóáøóæúÇ ÝóÅöäøöí ÃóÎóÇÝõ Úóáóíúßõãú
ÚóÐóÇÈó íóæúãò ßóÈöíÑò
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat
kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan
memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada
waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap
orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu
berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari
kiamat", Hud: 3.
HUKUM ISTIGHFAR
Istighfar merupakan suatu ibadah yang mulia dan salah satu
cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt,baik hal tersebut untuk
dirinya sendiri maupun untuk orang lain.Bagaimakah kedudukan hukum
Istighfar itu sendiri?
1. Mandub. Hukum istighfar pada asalnya adalah mandub/sunnah,
berdasarkan dalil al-Qur'an dalam surat Al-Muzammil 20.
æóÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ Çááøóåó Åöäøó Çááøóåó ÛóÝõæÑñ ÑóÍöíãñ
"Dalam ayat tersebut terkandung makna mandub/sunnah,karena seseorang
beristighfar bukan hanya karena ia melakukan maksiat/dosa,namun bisa
jadi beristighfar untuk dirinya sendiri,kedua orangtuanya,anak-
anaknya ataupun untuk kaum muslimin baik yang sudah meninggal maupun
yang masih hidup."
2. Wajib. Istighfar yang dilakuan setelah berbuat dosa,seorang
hamba diwajibkan untuk segera beristighfar jika ia berbuat hal yang
dilarang oleh Allah Swt.
3. Makruh, Seperti beristighfar dibelakang jenazah,karena
memang tidak ada sanadnya dan Rasulullah tidak menganjurkannya,Yang
dianjurkannya adalah beristighfar bagi mayit ketika sholat jenazah
dan setelah pemakamannya.
4. Haram, Seperti beristighfar untuk orang kafir, Istighfar
bagi mereka tidak ada manfaatnya sama sekali,disebabkan oleh
kekufuran dan kefasikannya,walaupun ia saudara dekat kita,
berdasarkan dalil dalam alqur'an yang berbunyi:
ãóÇ ßóÇäó áöáäøóÈöíøö æóÇáøóÐöíäó ÂãóäõæÇ Ãóäú íóÓúÊóÛúÝöÑõæÇ áöáúãõÔúÑößöíäó
æóáóæú ßóÇäõæÇ Ãõæúáöí ÞõÑúÈóì
ãöäú ÈóÚúÏö ãóÇ ÊóÈóíøóäó áóåõãú Ãóäøóåõãú ÃóÕúÍóÇÈõ ÇáúÌóÍöíãö (ÇáÊæÈÉ113)
æóãóÇ ßóÇäó ÇÓúÊöÛúÝóÇÑõ
ÅöÈúÑóÇåöíãó áöÃóÈöíåö ÅöáøóÇ Úóäú ãóæúÚöÏóÉò æóÚóÏóåóÇ ÅöíøóÇåõ ÝóáóãøóÇ
ÊóÈóíøóäó áóåõ Ãóäøóåõ ÚóÏõæøñ áöáøóåö ÊóÈóÑøóÃó
ãöäúåõ Åöäøó ÅöÈúÑóÇåöíãó áóÃóæøóÇåñ Íóáöíãñ (ÇáÊæÈÉ114) "
"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman
memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun
orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas
bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni
neraka jahanam. Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah)
untuk bapaknya tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah
diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka, tatkala jelas bagi Ibrahim
bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri
dari padanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut
hatinya lagi penyantun".At-Taubah 113-114 dan juga dalil lain yang
berbunyi:
ÓóæóÇÁñ Úóáóíúåöãú ÃóÇÓúÊóÛúÝóÑúÊó áóåõãú Ãóãú áóãú ÊóÓúÊóÛúÝöÑú áóåõãú áóäú
íóÛúÝöÑó Çááøóåõ áóåõãú Åöäøó Çááøóåó
áóÇ íóåúÏöí ÇáúÞóæúãó ÇáúÝóÇÓöÞöíäó (ÇáãäÇÝÞæä6)
"Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu
mintakan ampunan bagi mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi
petunjuk kepada orang-orang yang fasik". al-Munaafiqun 6.
Istighfar merupakan amalan yang mulia dan senantiasa dilakukan oleh
para rasul dan waliyullah,berikut beberapa kemulian istighfar :
1. Pujian Allah terhadap Al-Mustaghfirin (mereka yg selalu
beristighfar), Allah Swt memuji mereka sebagaimana termaktub dalam
firmannya:
ÇáÕøóÇÈöÑöíäó æóÇáÕøóÇÏöÞöíäó æóÇáúÞóÇäöÊöíäó æóÇáúãõäúÝöÞöíäó
æóÇáúãõÓúÊóÛúÝöÑöíäó ÈöÇáúÃóÓúÍóÇÑö (Âá ÚãÑÇä
17)
(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang
menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di
waktu sahur"Ali-`Imron 17, dan
æóÈöÇáúÃóÓúÍóÇÑö åõãú íóÓúÊóÛúÝöÑõæäó (ÇáÐÇÑíÇÊ18)
"Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar"Adz
Dzariyaat 18. "Ashar" adalah bentuk plural "Sahr" yang berarti
sepertiga malam,waktu ini dikhususkan dengan istighfar, karena
berdo'a diwaktu tersebut amat sangat mustajab.
2. Nabi Muhammad Saw selalu melakukannya, Sebagaimana yang
kita ketahui dari sirahnya Rasulullah selalu melakukan perbuatan
yang terbaik(afdhal) sekaligus juga selalu mudawamah (kontinuitas)
dalam mengerjakannya, Istighfar salah satu amalan yang selalu
dilakukan oleh Rasullullah, Dalam hadist Rasullullah bersabda: Demi
Allah Aku beristighfar dan bertaubat kepada-NYA seratus kali dalam
sehari. HR. Bukhari. Jika Rasullulah Saw yang ma'shum dan dosanya
sudah diampuni baik dimasa lalu maupun di masa akan datang selalu
beristighfar seratus kali dalam sehari, bagaimana dengan kita .?
3. Istighfar merupakan syiar para Anbiyaullah,tidak ada
seorang nabipun yang tidak beristighfar dan selalu mengajak umatnya
untuk beristighfar, Nabi Adam As dan Siti Hawa beristighfar atas
dosa yang telah mereka perbuat, Firman Allah Surat Al-`Araf 23:
Keduanya berkata:
ÞóÇáóÇ ÑóÈøóäóÇ ÙóáóãúäóÇ ÃóäÝõÓóäóÇ æóÅöäú áóãú ÊóÛúÝöÑú áóäóÇ æóÊóÑúÍóãúäóÇ
áóäóßõæäóäøó ãöäú ÇáúÎóÇÓöÑöíäó
(ÇáÃÚÑÇÝ23)
"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika
Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya
pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
4. Istighfar merupakan asas ubudiyah,Ketika seorang hamba
beristighfar ia akan merasakan betapa hina dan rendah dirinya, akan
selalu merasakan bahwasanya ia tidaklah ada apa-apanya disbanding
Sang Khalik dan amat sangat membutuhkan-NYA dalam mengarungi bahtera
kehidupan. Maka dianjurkan dalam beristighfar untuk merendahkan
diri, ikhlas kepada-NYA dan tentunya istighfar tersebut tidak hanya
sekedar terucap dengan bibir saja namun hatipun harus digerakkan.
5. Dalam Istighfar ada maslahah yang tidak diketahui oleh
seorang hamba,para ulama salaf berkata, dosa seorang hamba bisa
membawanya kesurga,dan amal seorang hamba bisa membawanya ke neraka,
mereka berkata: Bagaimana hal ini bisa terjadi?ketika seorang hamba
berbuat dosa,setiapkali mengingatnya ia menangis,menyesal dan
akhirnya bertobat dan beristighfar,tunduk kepada-NYA berusaha
melakukan perbuatan baik tanpa mengulangi lagi dosa tersebut,maka ia
akan mendapatkan rahmat-NYA dan masuk surga,sebaliknya ketika ia
berbuat baik,kemudian riya',sombong,ta'jub atas pujian orang
kepadanya,maka ia akan mendapat kemurkaan Allah dan akhirnya masuk
neraka. Tanda-tanda kebahagian adlah menjadikan perbuatan baik
berada dibelkang punggungya dan perbuatan dosa didepan pelupuk mata
sebaliknya tanda-tanda kesengsaraan adalah menjadikan perbuatan baik
dipelupuk mata dan kejelekannya dibelakang punggungnya. Alangkah
beruntungnya seseorang yang sibuk dengan aibnya sendiri dan
memperbaikinya serta melupakan aib orang lain
BENTUK ISTIGHFAR
Istighfar mempunyai beberapa shighah/bentuk,setiap shighah
yang dipakai akan mendapatkan pahala,shighah tersebut diantaranya
adalah:
1. Çááåã ÃäÊ ÑÈí áÇÅáå ÅáÇ ÃäÊ ÎáÞÊäí, æÃäÇ ÚÈÏß,æÃäÇ Úáí ÚåÏß
ææÚÏß ãÇÇÓÊØÚÊ, ÃÚæÐÈß ãä ÔÑ ãÇÕäÚÊ,ÃÈæÁ ÈäÚãÊß Úáí, æÃÈæÁ
ÈÐäÈí,ÝÇÛÝÑáí, ÝÅäå áÇ íÛÝÑ ÇáÐäæÈ ÅáÇ ÃäÊ
2. ÃÓÊÛÝÑÇááå ÇáÐí áÇÅáå ÅáÇ åæ æÃÊæÈ Åáíå
3. ÑÈ ÇÛÝÑáí æÊÈ Úáí Åäß ÃäÊ ÇáÊæÇÈ ÇáÑÍíã
4. ÓÈÍÇä Çááå æ ÈÍãÏå æ ÃÊæÈ Åáíå
5. ÃÓÊÛÝÑÇááå, ÃÓÊÛÝÑÇááå
6. Çááåã ÇÛÝÑáí
7. ÛÝÑÇäß,ÛÝÑÇäß
8. ÃÓÊÛÝÑÇááå ÇáÐí áÇÅáå ÅáÇåæ ÇáÍí ÇáÞíæã, æÃÊæÈ Åáíå
Jika diperuntukkan untuk orang lain :
9. ÑÈ ÇÛÝÑáí æáæÇáÏí, ÑÈäÇÇÛÝÑáäÇ æáÅÎæÇääÇ ÇáÐíä ÓÈÞæäÇ ÈÇáÅíãÇä
æáÇ ÊÌÚá Ýí ÞáæÈäÇÛáÇ ááÐíä ÂãäæÇ ÑÈäÇ Åäß ÑÄæÝ ÑÍíã
FAEDAH ISTIGHFAR
Istighfar mempunyai banyak faedah baik didunia maupun
diakahirat,faedah tersebut ada yang memanag langsung kita rasakan
dan ada juga yang diakhirkan oleh Allah SWT sampai hari kiamat,
diantaranya:
1. Menghapus dosa,Istighfar menghapus dosa sebagimana api
membakar kayu baker,yang dimaksud disini adalah istighfar dalam
artian taubat.Allah berfirman: "Dan barangsiapa yang mengerjakan
kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada
Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang"An-Nisa 110
æóãóäú íóÚúãóáú ÓõæÁðÇ Ãóæú íóÙúáöãú äóÝúÓóåõ Ëõãøó íóÓúÊóÛúÝöÑú Çááøóåó íóÌöÏú
Çááøóåó ÛóÝõæÑðÇ ÑóÍöíãðÇ
(ÇáäÓÇÁ110)
Dalam hadist qudsi allah berfirman : "Wahai Hamba-hamba-
KU,Sesungguhnya kalian selalu berbuat dosa mala dan siang , dan AKU
mengampuni semuanya,jika kalian mohon ampunan kepada-KU,Aku akan
mengampuni"
2. Akan mendapatkan rasa aman dari azab baik secar khusus
maupun umum,Istighfar mengangkat azab bagi umat baik individu maupun
kolektif,yang disebakan oleh dosa yang dilakukan,jika beristighfar
dan beriman, Allah akan mengnampuninya, sesuai firman Allah SWT:
æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ áöíõÚóÐøöÈóåõãú æóÃóäúÊó Ýöíåöãú æóãóÇ ßóÇäó Çááøóåõ
ãõÚóÐøöÈóåõãú æóåõãú íóÓúÊóÛúÝöÑõæäó
(ÇáÃäÝÇá33)
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada
di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka,
sedang mereka meminta ampun ", al-Anfal:33
3. Kenikmatan yang baik, Allah akan memberikan kehidupan yang
lebih baik bagi mereka yang selalu beristighfar,mereka mendapatkan
rasa aman, damai dan ketenangan jiwa,Allah berfirman:
æóÃóäú ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Ëõãøó ÊõæÈõæÇ Åöáóíúåö íõãóÊøöÚúßõãú ãóÊóÇÚðÇ
ÍóÓóäðÇ Åöáóì ÃóÌóáò ãõÓóãøðì æóíõÄúÊö
ßõáøó Ðöí ÝóÖúáò ÝóÖúáóåõ æóÅöäú ÊóæóáøóæúÇ ÝóÅöäøöí ÃóÎóÇÝõ Úóáóíúßõãú ÚóÐóÇÈó
íóæúãò ßóÈöíÑò (åæÏ3)
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat
kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan
memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada
waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap
orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu
berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari
kiamat". Huud:3
4. Istighfar sebab turunnya hujan,salah satu sebab turunnya
hujan adalah banyaknya kita beristighfar, Allah berfirman:
ÝóÞõáúÊõ ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Åöäøóåõ ßóÇäó ÛóÝøóÇÑðÇ (äæÍ10) íõÑúÓöáú
ÇáÓøóãóÇÁó Úóáóíúßõãú ãöÏúÑóÇÑðÇ
(äæÍ11)
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan
hujan kepadamu dengan lebat", Nuh:10-11
5. Istighfar sebab bertambahnya kekuatan,Istighfar mampu
menyuntikkan kekuatan bagi jasmani dan rohani,dan dengannya mampu
menanggung beban,Allah berfirman:
æóíóÇÞóæúãö ÇÓúÊóÛúÝöÑõæÇ ÑóÈøóßõãú Ëõãøó ÊõæÈõæÇ Åöáóíúåö íõÑúÓöáú ÇáÓøóãóÇÁó
Úóáóíúßõãú ãöÏúÑóÇÑðÇ æóíóÒöÏúßõãú
ÞõæøóÉð Åöáóì ÞõæøóÊößõãú æóáóÇ ÊóÊóæóáøóæúÇ ãõÌúÑöãöíäó (åæÏ52)
Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu
bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat
deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu,
dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa." Hud :52
6. Menghilangkan kesusahan dan memudahkan rezeki,dengan
istighfar segala keluh kesah akan sirna dan rezeki akan datang
secara tak terduga,sebagaimana Sabda Rasulullah: Barang siapa yang
selalu beristighfar,maka Allah akan menjadikan keluhkesah
kegembiaran,kesempitan menjadi keleluasaan HR.Ahmad & Abu Daud.
Banyak faedah yang didapatkan dari istighfar, tentunya semakin
sering kita beristighfar semakin dekat kita kepada Sang Khalik,hal
tersebut hendaknya dilakukan secara mudawamah terus menerus tanpa
henti.Sesungguhnya kita adalah makhluk yang lemah kita membutuhkan
istighfar sebagaimana makan dan minum.Istighfar melepaskan hamba
dari perbuatan yang makruh menjadi mahbub (yang dicintai),yang
kurang menjadi lebih sempurna,mengangkatnya ke derajat yang lebih
tinggi/sempurna. Wallahu a'lam.
Yahoo! Model Search - Could you be the next catwalk superstar? Check out the competition now
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "keluarga-islam" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
