Ikutan dong...

uh.. :-( kena bounching yeuh...meni lieur dari tadi mau balik lagi ke jalan yang benar... akhirnya bikin dulu email baru.

Lanjut... dalam melihat pendapat manusia, kita harus jadi manusia... karena kalo kita merasa yang paling benar dan merasa bisa menghukumi seseorang berarti kita sudah menganggap diri kita lebih dari manusia.

Nah untuk masalah jihad ini memang njelimet, seperti kebanyakan permasalahan umat Islam lainnya, masing masing mempunyai pemikiran sendiri sendiri dan ini manjadi permasalahan utama umat saat ini. Perbedaan pendapat ini mulai dari perbedaan kecil kecil sampai yang besar besar menjadikan umat sekarang ini terpecah pecah.

Devide Et Impera begitu yaa kalo nggak salah dulu Belanda dalam rangka mengekalkan penjajahan di bumi Indonesia. Begitu juga musuh musuh Islam. Untuk memerangi secara langsung mereka selalu keok sehingga selama kurang lebih 10 abad mencari jalan untuk memecah Islam dari dalam.

Hasilnya adalah terbentuknya golongan golongan Islam yang secara tidak sadar menghancurkan dari dalam dengan pemikiran pemikiran "nyeleneh" imam imam mereka. Golongan golongan "penghancur" ini tidak menyadari jika pemikiran yang diimani mereka adalah hasil dari penyelewengan pemikiran pemikiran musuh musuh Islam.

Jihad ini sekurangnya ada dua arus pemahaman ;
1. Jihad = angkat senjata, ini dianut oleh kelompok pergerakan seperti Al-Qaeda dan Jaringannya, mereka ini dengan berbagai macam latar belakang, ada yang memang diperangi, ada juga yang memperjuangkan sebuah kemerdekaan  daerahnya, ada juga yang dengan sentimen keagamaan dengan ghiroh yang tinggi. Secara moral dan materi memiliki kemampuan dan kemauan untuk melkukan kegiatan riil "perang".
2. Jihad = melawan nafsu, ini dianut oleh kebanyakan golongan Islam saat ini yang memang belum mempunyai kemampuan atau kemauan untuk secara riil melakukan sebuah kegiatan "perang". Jihad ini sedemikian rupa di "lewatkan" dalam setiap kajian agar makna sesungguhnya dari jihad ini menjadi kabur bahkan dikondisikan menjadi sebuah ajaran yang extrim dan ditakuti untuk diamalkan

Jihad yang benar tentu saja jihadnya Rosul dan sahabat, di saat sebuah kekuasaan Islam terancam oleh kekuatan dari luar maupun dari dalam. Yang menjadi masalah dalam menerapkan jihad saat ini adalah tidak adanya kekuasaan Islam yang terpusat dengan seorang pemimpin Islam yang diakui oleh seluruh umat Islam. Dan kondisi ini akan terus seperti ini sampai nanti turunnya Isa Al Masih yang akan mempersatukan umat Islam secara keseluruhan dibawah satu komando.

Salam
Ari


At 12:42 PM 12/15/2005, you wrote:
wah ini menarik,,,,
mengenai imam samudra ini karena kang ahmad juga berbicara masalah ini
dulu tapi belum sempet saya tanggapi, sebagian orang [dan semakin
banyak lagi bagaian orang ini] setuju dengan cara-cara imam samudra
berjuang tapi itu lebih banyak terjadi di arus bawah atau islam aliran
keras umumnya setuju dan menganggap bahwa cara-cara jihad seperti ini
adalah cara satu-satunya saat ini,

korban yg berjatuhan dianggap sebagai korban syahid juga dan orang
yang mengajarkan diangap juga orang yang mengajak kepada jalan
syahid,sementara korban dari NONI dianggap korban kufur walaupun
mereka berstatus rakyat sipil,tapi sepertinya mas imam tidak pernah
dan tidak akan menyesalinya perjuangan dia,karena sudah berazazkan
"karena Alloh dan berada di jalan Alloh"

bahkan dalam suatu waweancara terakhir beliau mengenai kematian Dr
Azhari ,bahwa si doi sudah bertemu bidadari ,sementara saya belum
katanya,,,

nah jalan syahid ini bisa menjadi mis interpretasi didalam pandangan
berbagai manusia, dan menghasilan berbagai tindakan yang berbeda
dengan di jaman rasululloh,padahal seharusnya sama karena surganya
cuma satu dan dikelilingi berbagai syarat yang harus dimengerti oleh ummat

ada yang menanggapi,,,?

wassalam
KnC


Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke