ng...
jadi kepikiran, jika kebetulan masuk ke sekumpulan orang yang 
seperti dijelaskan oleh email bu Hana ini, apa yang harus kita 
lakukan?

pergi meninggalkan kumpulan tersebut, agar tidak ikut2an menjadi 
bodoh dan membebani?
atau berusaha untuk mengusir orang-orang tersebut..?
atau memperbaiki kumpulan tersebut agar tidak menjadi sekumpulan 
orang bodoh dan membebani?

he-he-he...
mungkin lebih baik harus diperiksa dulu, ya.., siapa sebenarnya yang 
bodoh dan membebani? orang2 dalam kumpulan tersebut atau malahan 
kita sendiri?

salam
:)


--- In [email protected], suhana hana 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  BERGAUL DENGAN ORANG-ORANG YG BODOH AKAN MERUSAK KEDAMAIAN ANDA   
>   Buku2 yg ditulis oleh ulama2 islam terkemuka telah dipenuhi 
dengan ungkapan keberatan terhadap orang2 Tsaqil (orang2 yg 
membebani). Para ulama ini menganjurkan kita agar tidak bergaul 
dengan orang2 semacam ini, terlebih lagi jika mereka dijadikan 
sahabat, para ulama begitu keras melarangnya.
>    
>   Imam Ahmad berkata bahwa mereka adalah para ahli bid'ah. 
Sebagian yg lain menyatakan bahwa mereka itu adalah orang2 yg 
dianggap dungu di dalam masyarakat. Dan yg lainnya menyatakan bahwa 
mereka adalah orang2 yg memiliki watak kasar, atau orang2 yg 
mempunyai karakter yg dingin dan tidak menarik.
>   "mereka adalah seakan-akan kayu yg tersandar" (Al-Munafiqun 
[63]:4)
>   "Maka mengapa orang2 itu (orang munafik) hampir-hampir tidak 
memahami pembicaraan sedikit pun (an-nisa : 78)
>    
>               Imam Asy-Syafi'I berkata, "Ketika seorang yg dungu 
duduk bersamaku, aku mulai merasakan bahwa bumi di bawahnya amblas 
karena beratnya bersahabat dengan dia."
>   Allah berfirman : "Dan apabila kamu melihat orang2 memperolok-
olokkan ayat2 Kami, maka tinggalkanlah mereka" (Al-An'am :68)
>   "Maka janganlah kamu duduk beserta mereka" (An-Nisa : 140) 
>               
>   Orang2 yg jauh dari kebajikan dan yg memiliki tujuan dan selera 
hidup yg rendah atau mereka yg mudah tuduk dengan pesimisme adalah 
orang2 yg sangat tidak dianjurkan untuk dijadikan sahabat.
>   "Maka janganlah kamu duduk berserta mereka, sehingga mereka 
memasuki pembicaraan yg lain, karena sesungguhnya (kalau kamu 
berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. " (An-Nisa : 
140)
>    
>   Seorang penyair berkata :
>   Persahabatanmu denganku sungguh berat, berat, berat sekali.
>   Engkau seperti manusia tetapi Engkau sebenarnya seberat gajah 
sebagai teman yg buruk.
>    
>   Ibnu Qayyim Al-Jauzi berkata, "Jika engkau dipaksa untuk 
berbicara dengan seseorang yg tidak layak (diajak bicara), 
berikanlah kepadanya ragamu dan sembuyikanlah jiwamu, dan pergilah 
menjauh bersama jiwamu itu. Pinjamkan untuknya telinga yg tuli dan 
mata yg buta sampai Allah memberikanmu jkalan untuk terlepas 
darinya."
>   "Dan janganlah kamu mengikuti orang2 yg hatinya telah Kami 
lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan 
adalah keadaannya itu melewati batas." (Al-Kahfi : 28)
>    
>   moga manfaat 
>   salam J
>   hana
> 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
We'll help your hive really thrive (healthy tips for the whole family).
http://us.click.yahoo.com/rVTKVD/0lQLAA/a8ILAA/wDNolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh 
manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya 
adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. 
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu 
wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang 
tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas 
yang engkau mampu. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/keluarga-islam/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke