Mas Yudi,
saya ikut merasakan kehilangan dengan pengunduran diri Anda.
Jazakallah khoir atas ilmu2nya selama ini ... dan saya pribadi juga mohon maaf atas segala khilaf.
Semoga Agusti Allah selalu menetapkan kita sekalian sebagai umat yang berpegang pada Al-Quran dan Hadits. Amin.
Salam sayang,
Hidayat
On 12/26/05, duy_201 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Alhamdulillah,
Segala puja-puji bagi Allah, meminta pertolongan dan memohon ampun
hanya kepada-Nya. Semoga Allah selalu melindungi kita dari kejahatan
diri kita dan keburukan amal perbuatan kita.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada suri tauladan kita,
Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya, dan kita semua yg memegang
sunnahnya, hingga hari kiamat.
Pada kesempatan ini, izinkanlah saya mengundurkan diri dari majlis
ini. Terimakasih banyak kepada saudara2 semua yang telah membagikan
ilmunya, tegurannya, kritikannya, sentilannya, kepada saya. Mohon
maaf yg sedalam-dalamnya, mudah-mudahan tidak ada sakit hati yg
tersisa karena postingan2 saya di hati saudara-saudara semua. Saya
menyadari, sesungguhnya saya masih harus banyak belajar, dan belum
waktunya bagi saya untuk berkomentar banyak atas nama pribadi di
dalam majlis seperti ini. Saya khawatir terlalu banyak bicara tanpa
didasari ilmu yg cukup, sehingga termasuk kedalam orang yang
melampaui batas dalam berbicara.
Ibnu Mas'ud radliyallahu 'anhu berkata : "Berpeganglah kamu dengan
ilmu (As-Sunnah) sebelum diangkat, dan berhati-hatilah kamu dari
mengada-adakan yang baru, dan melampaui batas dalam berbicara dan
membahas suatu perkara, hendaknya kalian tetap berpegang dengan
contoh yang telah lalu." (Ad-Darimy 1/66 no. 143; Al-Ibanah Ibnu
Baththah 1/324 no. 169; Al-Lalikai 1/87 no.108 dan Ibnu Wadldlah
32).
Dalam hal ini, Allah mengingatkan pula: "Serulah (manusia) kepada
jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah
mereka dengan cara yang lebih baik" [An-Nahl : 125]
Semoga kita termasuk ke dalam hamba Allah yang selalu berpegang
teguh kepada Sunnah Rasul-Nya di dalam menghadapi setiap perbedaan
pendapat, seperti yg disabdakan Rasulullah saw:
"Orang yg hidup setelahku nanti akan melihat banyak perbedaan
pendapat. Dalam keadaan spt itu, hendaklah kalian berpegang teguh
pada sunnahku dan sunnah khulafa ar-Rasyidin yg mendapatkan
petunjuk. Gigitlah kuat2 dgn gigi gerahammu dan janganlah kalian
mengikuti hal2 bid'ah.." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibu Majah, Ibnu
Hibban dlm kitab Shahihnya, dan Ahmad)
Al'afwu minkum, Wassalamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wabarakatuh
Yudhi
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "keluarga-islam" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
