Assalamu 'alaikum wr. wb. Teh hana, berarti kita berbeda pandangan namun sama dalam tujuannya. Maksud saya, pelajari dulu dasar-dasarnya, baru kemudian mempelajari dalil2nya, kalo teh hana maunya belajar dalil dulu baru belajar dasar- dasar fiqhnya. Gitu kan?
Ya no problem, yang penting disini adalah sama2 faham. Bicara tentang dalil, saya memiliki dalil hadits yang dinukil dari riwayat Bukhori sbb : Annan Nabiyyu Sallollohu 'alaihi wasallam qol :iza atay-tumul gho- itho fala tastaq bilul qiblata wala tastadbiruha bibawlin wala gho- itin walakin syarriqu aw ghorribu.(rowahu abi Ayyub Al-Anshari) Terjemahannya kira-kira sbb : Nabi s.a.w bersabda: Apabila kamu ingin membuang air besar, maka janganlah kamu menghadap kiblat. Begitu juga janganlah kamu membelakanginya sewaktu kencing atau membuang air besar. Sebaliknya menghadaplah ke arah timur atau ke arah barat. (HR Bukhori dari Abu Ayyub Al-Anshori) Hadits ini salah satu dalil yang melarang buang air besar/kecil menghadap kiblat. Tapi di Indonesia umumnya kiblat itu letaknya ke arah barat, agak kekanan sedikit kira-kira 7 derajat. Pertanyaannya : Bagaimana mensikapi hadits ini, dan bagaimana pandangan anda bilamana kamar mandi kita/ wc membujur dari timur ke barat. Apakah termasuk membelakangi kiblat. Terima kasih atas penjelasan dari yang ahli soal dalil :)) wassalam, NB. Ahli KI lain juga boleh memberikan komentarnya...ditunggu... --- In [email protected], "suhana032003" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > wa'alaikum salam wr.wb. > > rasanya nda enak menjawab pertanyaan yg diajukan ke orang lain, > kesannya kayanya gimanaaaa gitchuuu..(gaya indi barends sama indra > bekti:)hehehe.. tapi emang namanya bukan ulama yg hafal semua dalil > di luar kepala (kalau aku sangking hafalnya, jadi bleber keluar > semua:) > > kalau pesan guru ngajiku beda bang..kalau ada yg meminta untuk > mengerjakan sesuatu cari dulu dalilnya baru kerjakan:) lha..kalau > kerjakan dulu baru cari dalil, dan ternyata yg selama ini dikerjakan > itu tdk sesuai dalil..terus gimana dong..? apalagi sudah terlanjur > cinta dan kebiasaan melakukannya dan cenderung segan meninggalkannya, > gimana dong..?:) > > hmm..ya..kalau aku mah..minimal sudah tahulah mana yg masuk kategori > najis, air yg dibolehkan untuk thaharah dan yg tidak boleh jadi nda > suka asal ngejeplak dan jadi buat bingung orang:)hehehe walau tuch > dalil sudah keluar dari kepala, ya minimal sudah pernah baca dan saat > ini tinggal praktekin aja:)sory..aku nda hafal dalil, tapi kalau > diingetin, aku akan buka lagi buku2 fiqh ku:)tapi nda mau lempar > kesini ah..kebiasaan pada malas cari sendiri, dan pinginnya disuapin > mulu:) > > > > salam:) > hana > > > > > > --- In [email protected], "Arland" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/9s3l1A/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/keluarga-islam/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
