Wa'alaikum salam wr. wb. Kalo anda mau mengeluarkan zakat dari yang 5 juta itu, ya boleh saja, tapi ketika menghitung zakat dari gaji kotor harus dikurangi dulu dengan jumlah kewajiban cicilannya setiap bulan. Yang penting tidak terjadi dobel zakat dalam periode waktu yang sama (haul), tapi harus diingat batas nisab zakat itu setara dengan harga 85 gram emas murni, kalo umpama harga emas murni 100 ribu, maka nisabnya 85 gram X 100 ribu = 8,5 juta, dan haulnya adalah 1 tahun hijriyah bukan Masehi, kecuali kalo anda termasuk muzakki zakat profesi, maka Dr.Yusuf Qardhawi mengatakan kewajibannya setiap kali menerima penghasilan.
Prinsipnya, zakat itu yang wajib mengeluarkannya adalah kepemilikan mutlak, bukan peminjam. Dalam arti kita wajib mengeluarkan zakat atas harta yang memang sudah benar2 menjadi milik kita, walaupun harta itu masih berada ditangan orang lain. Demikian sekedar urun rembuk dari yang saya ketahui, bilamana ada kekeliruan mohon dikoreksi. wassalam, --- In [email protected], "gen554ab" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > assalaamu'alikum wr wb > kalo misalnya saya dapet pinjeman uang dari koperasi Rp. 5.000.000 > terus saya harus nyicil juga perbulan. > apa saya harus mengeluarkan 2,5 % dari Rp. 5.000.000 itu utk zakat, > sedangkan saya juga mengeluarkan zakat dari gaji kotor saya perbulan?? > tolong jawab, kalo ada dalilnya itu lebih baik. > > --- In [email protected], "arland_hmd098" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Wa'alaikum salam wr. wb. > > Ahlan wa syahlan untuk anda yang baru bergabung di KI. > > Sekedar urun rembuk dari apa yang saya ketahui, jawaban saya sbb : > > > > No. 1 : difokuskan kepada Harta-nya. > > No. 2 : Bila mencapai Nisab, maka wajib Zakat walaupun pemiliknya > > anak yatim yang masih kecil. > > No. 3 : Wajib. > > > > Demikian, mudah-mudahan membantu. > > Silahkan dikoreksi bila pendapat saya ada kekeliruan. > > > > wassalam, > > > > --- In [email protected], Muhammad Ridhwan Iwan > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > assalamu'alaikum wr wb > > > saya baru daftar kemarin menjadi anggota milis Keluarga Islam, > > dan dalam kesempatan ini saya ingin mendapatkan informasi tentang > > kewajiban zakat harta (kekayaan). Dalam hal ini saya ingin > > menanyakan : > > > 1. apakah kewajiban zakat atas harta kekayaan difokuskan kepada > > harta-nya ataukah kepada pemiliknya ? > > > 2. apakah orang yang belum baligh atau anak yang masih > > remaja/pemuda wajib mengeluarkan zakat, maksud saya adalah difokuskan > > kepada anak yang belum baligh atau remaja/pemuda dan dia menerima > > harta warisan yang melebihi ketentuan (nishab) zakat, apakah anak tsb > > wajib mengeluarkan zakat ? > > > 3. sekarangkan banyak anak muda yang sudah bekerja (umur dibawah > > 30 tahun) dan belum menikah dan masih tinggal dengan orang tuanya, > > kemudian dia mempunyai penghasilan yang bisa disebut telah memenuhi > > nishab zakat, apakah anak muda tsb wajib mengeluarkan zakat ? > > > sementara ini hanya pertanyaan diatas yang ingin saya dapatkan > > pengetahuannya, syukron katsiron atas perhatiannya. > > > > > > wassalam > > > Iwan > > > > > > > > > __________________________________________________ > > > Apakah Anda Yahoo!? > > > Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik > > terhadap spam > > > http://id.mail.yahoo.com > > > > > > Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/keluarga-islam/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
