|
Begitu Mudahnya Bangsa Indonesia Dipecah Belah ?! mmm...mau ndak mau saya mesti mau untuk melihat lagi sejarah dulu-dulu negara kita ini... Negara yang toto tentrem kertoraharjo...
tertata, tentram,.....sentosa
gemah ripah lohjinawi
berlimpah ruah hidup dan menghidupi..
(kira-kira gitu deh maksudnya..he..he..)
Sejak awal dari austronesia (yang konon kakek moyang purba
bangsa indonesia dulu) ada juga yang bilang dari cina menghuni nusantara ini.
Suasana kehidupan tentram...
Masuknya agama hindu dan terbentuknya kerajaan hindu tidaklah
menyebabkan kegoncangan pada bangsa ini, demikian juga dengan masuknya budha dan
adanya kerajaan bernafaskan budha juga tidak menyebabkan kegoncangan di bangsa
ini.
tapi begitu nafsu ketamakan, nafsu penjajahan mulai dipiara,
dan dimotivasi serta direkayasa, mulailah perpecahan terjadi.
Ken Arok dan anak turunnya tunggul Ametung memecah kerajaan
singosari..
Pajang dan Pajajaran memecah tidak lagi menjadi
satu...
dan peperangan diantara kerajaan merebutkan wilayah kekuasaan
dan harga diri menjadi riak yang ada di dalam sejarah bangsa ini.
Belanda masuk dan menggerakkan perlawanan disana
sini.
Mulai 1511 kalau boleh dicatat sebagai awal perjuangan melawan
belanda..terus berlangsung begitu.
Berapa kali perlawanan perjuangan bangsa ini mesti kandas
dengan politik devide et impera, pecah belah bangsa...
Sultan Haji di pecah dengan ayahnya..
rakyat di pecah dengan tokohnya...
Snouck Hurgronje sengaja memecah belah Islam di masa itu dari
dalam diri Islam sendiri....mmm.......
Teuku Umar dipecah dengan panglimanya..
Tjut Nyak dien dipecah dengan orang
kepercayaannya...
Apakah memang ini kelemahan dari bangsa
Indonesia?
begitu mudahnya kita dipecah belah begitu rupa?
Saya paham mengapa tokoh-tokoh perjuangan dan pergerakan pada
masa itu kemudian memilih satu kata kunci menyelesaikan masalah ini "PERSATUAN"
dan bukannya dipilih "PERSATEAN"..he..he..
Semangat persatuan mulai dikumandangkan berabad-abad
lamanya...
Pattimura, Diponegoro, Imam Bonjol dan banyak tokoh2
perjuangan kemerdekaan yang dulu bersifat kedaerahan untuk kemudian sejarah
mengarah kepada adanya persatuan.
layaklah kita pakai 2 tonggak persatuan yang tidak bisa kita
ingkari lagi.
1331 Masehi, dengan Sumpah Palapa Patih Gajah Mada, dia
melontarkan sumpah untuk tidak makan buah Palapa (gak berhubungan sex-pen)
sebelum dia bisa menyatukan Nusantara. Yang waktu itu wilayahnya sampai meliputi
Singapore (sekarang), Malaysia, brunei,dan seluruh kepuluauan yang ada di
Indonesia sekarang ini.
2 Kerajaan besar pemersatu yakni Sriwijaya dan Mojopahit yang
telah mengawali persatuan di Nusantara ini.
Kemudian semangatnya dilanjutkan oleh tokoh2 pergerakan kita.
PERSATUAN ! kata-kata kunci yang luarbiasa sekali.
Tonggak yang kedua adalah 28 Oktober 1928, Sumpah Pemuda. satu
Nusa, Satu bangsa dan Satu bahasa..
Tetes darah dan kucuran keringat perjuangan demi terwujudnya
persatuan pada waktu itu sudah membuahkan hasinya..
Tak peduli apakah itu dari Jong Java, Jong Celebes, Jong
Sumatra, semua berpadu menjadi satu untuk bersatu.
Dan peribahasa "bersatu kita teguh bercerai kita runtuh"
bener-bener dibuktikan kenyataannya...sayang banget sekarang peribahasa itu
mungkin diganti "bersatu kita teguh bercerai...he..he..kawin
lagi.."
Simbol-simbol persatuan digali...
Muncullah merah putih, sang saka merah putih bendera
kita.
Menurut Muh. yamin di buku tulisannya "6000 tahun sang Merah
Putih", benar2 bahwa simbol merah putih ini milik bangsa Indonesia.
Berawal dari kepercayaan terhadap Aditya chandra, matahari
bulan, matahari merah dan bulan putih, sampai melihat keajaiban darah merah dan
darah putih, getah merah dan getah putih, sampai masuk ajaran Islam yang sarat
dengan warna merah dan putih, disederhanakan sekarang menjadi cuman, hanya
berarti merah itu berani dan putih itu suci...
mmm..pendangkalan makna akan merah putih yang meliputi wujud
seluruh bangsa Indonesia ini.
bukan guyonan ternyata ketika saya ke ambon,
di sana ada masjid di daerah wapuae yang dibangun sejak 1414
M. Dan tidak aneh jika mulai awal adanya mesjid itu, disamping kanan dan kiri
mimbar penceramah, ada bendera yang berwarna merah dan putih...
SANG MERAH PUTIH simbol persatuan bangsa..
Simbol yang lain sebagai simbol persatuan di gali
lagi.
Simbol Burung garuda yang menoleh ke kanan dengan perisai di
dada yang membawa simbol-simbol 5.
Burung Garuda, khas simbol dari Indonesia, sudah dipakai
bangsa ini sejak 1400 M, bisa dilihat peninggalan gambar ini di candi Kidal kota
Malang..
Begitu itu masih saja ada yang berpendapat simbol garuda kita
mencontoh amerika, poibus oinimus katanya..mmm..mmm
Dipilih dari statement mpu kanwa..."Bhinneka Tunggal
Ika"
Meski berbeda-beda tapi tetep satu jua..TAUHID
negara
Simbol dari lagu Indonesia raya..PERSATUAN dan sekali lagi
PERSATUAN...
sampai fondasi yang paling dasar dari falsafah negara di
gali..yakni Pancasila..
Sebagian besar menganggap bahwa Pancasila yang sekarang ini
adalah buatan Bung Karno..
Padahal itu merupaka hasi dari dialog yang panjang di antara
tokoh2 pemersatu bangsa kita.
Susunan pancasila yang diajukan bung Karno bukanlah susunan
Pancasila yang sekarang, dan nama dari Bung karno juga awalnya bukanlah nama
Pancasila melainkan Panca Dharma...
Sosok tak banyak yang mengenal R. SosroKartono kakak dari RA
kartini urun rembug. Maklum dia dulu orang yang dituakan dikalangan para
tokoh...
Silakan dibuka lagi Susunan Naskah Proklamasi M. yamin 3 buku
tebal2 dan tulisan bung Karno 1 Juni lahirnya pancasila...
Pada waktu itu hampir ditetapkan "Ketuhanan Yang Maha Esa
dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya"
Tetapi kemudian Persatuan menjadi goyah..
Indonesia negara Islam, dan masa Nabipun tidak dikenal Negara
Islam...yang ada adalah nilai2 Islam yang diterapkan di masa itu...
Pada waktu itulah, rembugan beberapa tokoh pergerakan dan para
ulama-ulama, maka disepakati "Ketuhanan Yang Maha Esa" menjadi pondasi asasi
bagi bangsa ini....
Maka marilah kita lihat apa yang terjadi kemudian setelah kebebasan yang kebablasan digulirkan.... Pancasila mau diganti..simbol persatuan mau
diganti
Pembukaan UUD mungkin mau diganti...
UUD 45 meski bukan barang mati dan bukan harga mati mau
diganti demikian mudah...
Simbol-simbol Persatuan sudah dianggap tak layak lagi
ada..
Mungkin Merah putih mau diganti...
Mungkin Indonesia raya mau diganti juga...
mmm..mmm...
cobalah membaca sejarah bangsa ini...
cobalah melihat kembali bagaimana semua ini
terbentuk..
Bukan berarti yang lama selalu dipertahankan,
tetapi bila sudah baik mengapa tidak dilaksanakan
?
Pelaksanaan yang menyimpang, mengapa dasar yang mau diubah,
dan bukannya pelaksanaan yang menyimpang itu yang diluruskan
kembali?
tapi bagaimana bisa memahami sejarah, jika catatan2 sejarah
kini hampir tak ada sisa...
Siapa yang pernah baca 6000 tahun sang merah
putih?
siapa yang pernah baca Naskah Persiapan UUD?
Siapa yang pernah baca, mengapa Ketuhanan Yang Maha Esa dengan
menjalankan Syariat islam di ubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa ?
Bangsa kita masa ini telah terputus dari sejarah masa
lampau...
kebetulankah?
atau sebuah kesengajaan?
renungan jumat sore yang pertama
bersambung.......
salam persatuan
huttaqi
__._,_.___
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu. YAHOO! GROUPS LINKS
|
