|
UKHUWAH ISLAMIYAH !
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Ada baiknya kita mencoba lagi untuk memahami
bagaimanakah yang dimaksud dengan Ukhuwah Islamiyah yang selama ini mungkin
sudah kita pahami secara tertentu atau secara umum.
Umumnya dipahami bahwa Ukhuwah Islamiyah adalah
Persaudaraan diantara umat Islam, yang tidak terpecah belah, yang seperti badan
sekujur, satu sakit yang lain juga merasakan sakit juga.
Saya memahami yang dimaksud ukhuwah Islamiyah
adalah Persaudaraan menurut CARA Islam.
Dan ini kemudian menjadi beberapa macam
Persaudaraan:
1. Persaudaraan antara umat Islam dengan Umat non
Islam.
Ini sudah diatur oleh al Quran di dalam surat al
Kafirun.
"Lakum dinukum waliyadin" "Agama kamu untuk kamu
agama saya untuk saya". Jelas terpisah dan tidak ada campur aduk diantara
agama-agama tersebut.
2. Persaudaraan diantara umat Islam yang ini juga
sudah diatur oleh al quran dan oleh hadits."Fastabihul khoirot" "berlomba-lomba
menuju kebaikan" dan "Fastabihul Maghfiroh" "berlomba-lomba menuju ampunan
Allah". Jadi bagi sesama umat Islam, fokusnya adalah berlomba-lomba di dalam
urusan kebaikan dan berlomba-lomba di dalam menuju ampunan Allah.
Di hadits disebutkan bahwa "Persaudaraan itu
seperti badan sekujur". satu sakit yang lain juga merasakan sakit. Persaudaraan
sesama umat Islam sebagaimana badan sekujur. Kaki yang terantuk duri, maka mulut
otomatis mengaduh dan tangan otomatis mengusap2 ke yang sakit.
tanpa diperintahpun otak akan berpikir bagaimana
supaya yang kena duri tidak sakit lagi dan bisa sembuh.
Nah di dalam urusan perbedaan, Nabi juga
bersabda,"Perbedaan adalah rohmat". Artinya di Islam dihargai adanya perbedaan.
Meski sebagian orang tidak meyakini akan hadits ini. Tetapi hal yang lumrah
adanya perbedaan. Baikpun perbedaan di dalam memahami ayat-ayat al Quran maupun
hadits dan juga perbedaan di dalam mempraktekkan agama Islam.
Kalau dianggap bahwa yang benar itu dalam pemahaman
ayat al Quran adalah satu paham saja, tentulah ini bertentangan dengan ayat al
Quran yang kurang lebih menyatakan bahwa "jika lautan jadi tinta dan pohon2 jadi
pena untuk menulis ayat-ayat Allah, tentulah setelah habis semua itu, ayat-ayat
Allah belum akan selesai untuk ditulis".
Perbedaan itu adalah hal yang wajar. Perbedaan
tidaklah perlu dipahami sebagai sebuah pertentangan yang harus disatukan,
apalagi dianggap sebagai sebuah perselisihan yang akan membawa kepada
perpecahan.
Sudah sejak masa Rosulullah saw pun, perbedaan itu
ada dan ada.
Untuk mensikapi adanya perbedaan itu al Quran
mengatakan "lana a'maluna walakum a'malukum"."apa yang aku kerjakan ya untuk
aku, dan apa yang kamu kerjakan adalah untuk kamu". Inilah yang banyak
diceritakan di hadits-hadits bahwa tanggung jawab dihadapan Allah tiap-tiap
orang adalah tanggung jawab masing-masingnya.
Yang penting kita saling hormat menghormati
pendapat yang berbeda dan perbedaan itu janganlah kemudian ditungganggi hawa
nafsu merasa benar sendiri.
Akar dari konflik adalah ketika perbedaan yang ada
itu ditunggangi oleh hawa nafsu, maka pastilah timbul konflik yang bisa
berakibat fatal. Tergantung kemampuan masing-masing di dalam pengendalian hawa
nafsunya.
3. Persaudaraan dengan sluruh umat manusia (kadang
ada yang nyebut ukhuwah insaniyah), yang dirangkum oleh ayat al Quran dengan
satu istilah saja "Rohmatan lil 'alamin"...Umat Islam dididik untuk merohmati
alam.
Maka kita tahu petunjuk Rosulullah seperti "Khoiru
nassi anfauhum linnas" "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia
yang lain". Tidak peduli siapa saja, lintas suku, lintas agama lintas bangsa,
yang paling bermanfaat bagi manusia lain adalah sebaik2 manusia.
Juga hadits Rosul yang menyampaikan bahwa "Jika
kamu beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berbuat baiklah pada tetanggamu"
Tidak peduli tetangga kita itu beragama hindu, budha, kristen, apapun juga,
wajib kita berbuat baik kepada tetangga kita.
"Memuliakan tamu", tidak peduli agama apa saja,
suku apa saja, wajiblah kita memuliakan tamu.
"Santuni anak yatim dan fakir miskin", tidak peduli
agama apa saja, asalkan seseorang itu yatik atau fakir miskin, maka wajiblah
kita memberikan santunan dan perlindungan.
Dan masih banyak lagi wujud-wujud dari Rohmatan lil
'alamin ini.
Dan juga di dalam al Quran sudah diatur di QS Al
hujurot 13, "..sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan
seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya
kamu saling kenal mengenal..."
Alangkah indahnya seandainya Ukhuwah Islamiyah ini,
seandainya Persaudaraan yang telah diajarkan Islam ini kita praktekkan di dalam
kehidupan sehari-hari...
Saling tolong menolong, hormat menghormati, lindung
melindungi sebagaimana yang dicontohkan oleh Rosulullah saw di Madinah. Yang
Kristen hidup tenang dan tentram, yang yahudi juga hak-haknya di
jaga.
Alangkah indahnya seandainya perbedaan diantara
sesama umat islam tidak ditunggangi oleh hawa nafsu yang mengakibatkan
perpecahan, pertengkaran dan perselisihan. Yang ada adalah saling menghormati
perbedaan pemahaman dan keyakinan masing-masing faham.
Alangkah indahnya apabila kehidupan ini diatur
dengan dasar pengertian, dengan dasar tolong menolong dalam kebaikan dengan cara
berkomunikasi yang lebih dewasa secara sopan dan secara santun.
Alangkah indahnya jika jiwa besar ada di dalam dada
kita masing-masing....
Perbedaan pendapat dipahami sebagai sebuah
kewajaran.
Yang mengkritik memang berniat untuk memperbaiki
tanpa memaksakan kehendaknya, yang dikritik menerima dengan lapang dada dan
berintrospeksi.
Tak ada lagi hinaan dan cacian
Tak ada lagi celaan dan makian
Yang ada adalah dunia ideal...
damai..
tenang..
tentram...
Semoga......
renungan senin 19 juni 2006
Wassalam
huttaqi
__._,_.___
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu. YAHOO! GROUPS LINKS
|
