|
DUSTA,
TIDAK MENEPATI JANJI dan KHIANAT Qolbun
Salim di Al-Azhar Jakarta oleh: huttaqi Di al Quran ada 32 ayat yang
menceritakan tentang KADZIB, dusta dan kedustaannya, tersebar di 21
Maka barangsiapa mengada-adakan
dusta terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah orang-orang yang zalim. (Ali
Imran:94)
Perhatikanlah, betapakah mereka
mengada-adakan dusta terhadap Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa
yang nyata (bagi mereka). (QS
An-Nisaa50)
Maka siapakah yang lebih zalim
daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan
ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian yang telah ditentukan
untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); hingga bila datang kepada mereka
utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan
Kami bertanya: "Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?"
Orang-orang musyrik itu menjawab: "Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap
dari kami," dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah
orang-orang yang kafir. (QS Al Araf :37) Masalah JANJI disebutkan 70x di
dalam al Quran :
Hai orang-orang yang beriman,
penuhilah janji-janji itu. (QS Al Maidah:1)
"Ya Tuhan kami, sesungguhnya
Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada
keraguan padanya". Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS Ali Imran :
9)
(Bukan demikian), sebenarnya
siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertakwa. (QS Ali Imran
:76)
Sesungguhnya orang-orang yang
menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang
sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak
akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari
kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih. (QS
Ali Imran : 77) Sementara kata KHIANAT
disebutkan 2x di dalam ayat al Quran yaitu di QS Al Mukmin :19 dan An Nisaa :
105
Sesungguhnya Kami telah
menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara
manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu
menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang
khianat, (QS An Nisaa :105)
Dia mengetahui (pandangan) mata
yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati. (QS Al Mukmin
:19) Nabi Muhammad saw bersabda
: Tsalaatsun man kunna fiihi fa
huwa munaafiqun wa in shaama wa shallaa wa zaama annahu muslimun:idzaa haddatsa
kadzaba wa idzaa waada akhlafa wa idzatumina
khaana Artinya : Tiga perkara,
barangsiapa ada pada tiga perkara itu, maka dia itu orang munafiq, walaupun ia
berpuasa, mengerjakan sholat dan mendakwakan bahwa ia muslim. Yaitu : apabila
berbicara, ia berdusta, apabila berjanji, ia menyalahi janji dan apabila
dipercayai, ia berkhianat (HR Bukhari-Muslim-dari Abu
Hurairah) Nabi Muhammad saw
bersabda: Laisal khulfu an jaidar
rajulur rajula wa fii niyyatihi an yafia Artinya: Tidaklah menyalahi
janji, bahwa seseorang berjanji dengan seseorang dan pada niatnya akan
menepatinya Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu. YAHOO! GROUPS LINKS
|









