menurut anda bagaimana ??? Sempat terpikir hal yang sama sebelum saya mengirimkan e-mail ini ke milis,tapi tidak akan berpengaruh kepada inti dari cerita tersebut yaitu semangat untuk bershodakoh menolong sesama.... kalau tidak setuju ndak apa !
wassalam KnC --- In [email protected], "Radiansyah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Maaf Kang, cerita dibawah inisuatu hadis atau apa ya ? mohon > dijelaskan ?? > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Kang-Nceps > Sent: Tuesday, August 15, 2006 8:24 AM > To: [email protected] > Subject: [keluarga-islam] Fwd: KEMATIAN BISA DIUNDUR > > > KEMATIAN BISA DIUNDUR > (Yusuf Mansur) > > > > _____ > > Kematian memang di tangan Allah. Maka ada satu hal yang bisa membuat > kematian menjadi sesuatu yang bisa ditunda, > yaitu kemauan bersedekah, kemauan berbagi dan peduli. > > SUATU hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan > bertanya, "Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?" > "Yang anak muda tadi maksudnya?" tanya Ibrahim. > "Itu sahabat sekaligus muridku." "Ada apa dia datang menemuimu?" > "Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok > pagi." > "Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok > pagi." > Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan > Nabiyallah > Ibrahim. Hampir saja Na-biyallah Ibrahim tergerak untuk rriemberitahu > anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan > mem-beritahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya > terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia > Allah. > Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa > anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya. > Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan > tahun berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini > panjang umurnya. > Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada > Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan > bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat > Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda > tersebut, tapi Allah menahannya. > "Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut > nyawa anak muda tersebut, dulu?" > "Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut > menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuatAllah > memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau > masih melihatnya hidup." > > Saudara-saudaraku, pembaca "Kajian WisataHati" dimanapun Anda berada, > kematian memang di tangan Allah. justru itu, memajukan dan memundurkan > kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam Rasul- Nya, > Muhammad shalla `alaih bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. jadi, > bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah... > sedekah. > Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila > Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya > Andalah yang butuh pertolongan. Karena siapa tahu kesusahan itu digelar > Allah untuk memperpanjang umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia > menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan besar memang > Allah akan memanjangkan umur Anda. > Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan > ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun yang mengetahui dalam > kondisi apa ajalnya tiba. Maka menge-luarkan sedekah bukan saja akan > memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam > keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cintanya Allah? Sedangkan > kalau seseorang sudah dicintai oleh Allah, maka tidak ada masalahnya > yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, > tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang > dicabut dalam keadaan husnul khatimah. > Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua > berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan > kita, sambil mempersiapkan kematian datang. > Sampai ketemu di pembahasan berikutnya. Insya Allah, kita masih membahas > "sedikit tentang menunda umur, tapi kaitannya dengan kesulitan- kesulitan > hidup yang kita hadapi ". > > > > Salam, Yusuf Mansur. > Salam Wisata Hati. > > "Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa > yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada > siang hari untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian > kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang > dahulu kamu kerjakan " > (An-Nisaa: 78) > Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/keluarga-islam/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
