lantas bagaimana sebenarnya cara berdzikir yang sesuai dengan syariat
yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW? apakah harus di jahr (keras)
kan sementara kita sering (dan tidak usah menolak kenyataan ini)
dimasjid-masjid orang terganggu dengan dzikir tersebut, makmum yang
masbuk terganggu dengan pak imam dan jama'ah yang dzikirnya
bermacam-macam, salawatnya yang aneh-aneh. kenapa dzikirnya tidak sama
antara masjid satu dengan masjid lain, lain dijawa, lain pula
disulawesi apalagi kita saksikan di jawa berbeda dengan di Mekkah atau
Madinah padahal kedua kota tersebut tempat turunnya wahyu perna hidup
Nabi dan sahabatnya. Apakah ISLAM yang dibawa oleh Nabi kita belum
sempurna ?
mohon penjelasannya pak dodi indra dkk..matur nuhun
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh
manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya
adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu
wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang
tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas
yang engkau mampu.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/keluarga-islam/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/