Alhamdulillah... 
Insyaallah.. saya juga masih terus belajar.

Salam
icut



----- Pesan Asli ----
Dari: wandysulastra <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Selasa, 4 September, 2007 9:03:56
Topik: Hal: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH

Terimakasih Kak Icut atas sharing Ilmunya. Mungkin banyak diantara 
kami yg sebelumnya menganggap bahwa dzikir dgn jari atau tasbih 
adalah sama saja, ternyata berdzikir dengan jari memiliki keutamaan 
tersendiri dan merupakan sunnah Nabi. Sekali lagi terimakasih dan 
saya tunggu sharing mengenai masalah yg lainnya.

Salam :)
WnS

--- In keluarga-islam@ yahoogroups. com, Cut Mhutia Alkaff 
<ycutt_cute@ ...> wrote:
>
> " Mari kita saling bekerja sama dalam hal-hal yang kita sepakati, 
dan mari saling memaafkan dalam masalah2 yang kita berbeda pendapat"
> 
> Salam
> icut
> 
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Ananto <pratikno.ananto@ ...>
> Kepada: keluarga-islam@ yahoogroups. com
> Terkirim: Senin, 3 September, 2007 3:29:27
> Topik: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH
> 
> saya punya usul:
> - dzikir pake jari2 tangan, silahkan...
> - dzikir pake untaian biji2 tasbih, silahkan...
> - dzikir pake counter, silahkan juga...
> 
> gimana?
> 
> salam,
> ananto
> 
> 
> On 9/3/07, Cut Mhutia Alkaff <ycutt_cute@ yahoo. co.id> wrote: 
> Pertama dzikirnya ...
> 
> Kedua, mengapa ngikutin dengan jari? karena kesaksian anggota 
tubuh yg satu ini kelak di hari akhir. Ini hal ghoib yg disampaikan 
Rasulullah dalam hadistnya. Ga bisa diakal2-in.. . 
> 
> Mengenai kumur2 dan bersiwak, ada perbedaan pendapat 
(khilafiah). . silahkan diteliti sendiri ya.. 
> 
> Afwan keterbatasan pengetahuan saya. 
> 
> Salam
> icut
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Ramdan <ramdan.ramdan@ gmail.com>
> Kepada: keluarga-islam@ yahoogroups. com
> Terkirim: Senin, 3 September, 2007 1:16:35
> Topik: Re: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH
> 
> 
>  
> mmm...
> ternyata begitu ya.
> bukan 'kurma' nya, tetapi rasa manis nya. :-)
> bukan 'ijin dari istri', tetapi takut jika mendholimi nya. :-)
> bukan 'siwak' nya pula, tapi bersih mulutnya.. :-)
> 
> tapi, kenapa jadi ga boleh dengan;
> 'bukan jari tangan ato tasbihnya', tapi dzikirnya
> he he he...
> 
> tentang hubungan antara hadits dan sunnah, masih belum mengerti 
tuh..?
> jika Nabi melakukan bersih mulut dengan siwak, tetapi para sahabat 
tidak diperintahkan, apakah umatnya juga ikut dalam golongan yang 
tidak diperintahkan untuk bersiwak..?
> kenapa ada di haditsnya?
> bukan kah menurut kakak icut hadits adalah hal2 yg menjadi 
petunjuk, diperintahkan, dianjurkan dan dilarang..?
> jadi bagaimana hukum bersiwak ini..?
> makruh..?
> 
> dan apakah Nabi juga bersiwak tetapi sekaligus berkumur juga..?
> 
> 
> mohon maaf...
> 
> salam
> :-)
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Cut Mhutia Alkaff 
> To: keluarga-islam@ yahoogroups. com 
> Sent: Monday, September 03, 2007 11:16 AM
> Subject: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH
> 
> 
> Assalamualaikum wr 
> Waktu berbuka puasa Rasulullah makan kurma coz di arab sih emang 
sumbernya kurma. Kenapa kurma? kurma rasanya kan manis. Kenapa 
dengan kurma yg manis ini? coz kurma mengandung kalori yg tinggi 
sehingga bisa mengembalikan kebugaran tubuh setelah berpuasa. Nah, 
bisa disimpulkan dong klo yg disunnahkan pada saat berbuka adalah 
dengan makanan yang manis - enak dimulut dan enak di perut nih - dan 
juga bisa mngembalikan kebugaran tubuh yg di wakili olah kurma tadi. 
Dan umat islam dimanapun tetap bisa melakukan sunnah rasul dlm hal 
berbuka puasa ini, tidak harus kurma. Kalo bisa dengan kurma 
alhamdulillah. .. kalo ga ada, ya dengan makanan manis yang lain 
saja intinya makanan yg halal lg baik yg fungsinya sama dgn kurma 
tadi. Bagi yg mengabaikan sunnah ini silahkan aja buka dengan 
makanan yg asem atau pahit.. hehe.. di jamin ga enak perut deh.. 
> Istri nabi kan banyak, jadi masing2 udah dapat gilirannya. Untuk 
tidak menzhalimi hak istri yg mendapat giliran pada malam itu, maka 
Rasulullah minta izin terlebih dahulu. Disini bisa diperhatikan jg 
rahasia keharmonisan rumah tangga Rasul yg bisa di jadikan contoh.. 
Lihat dong gimana Rasulullah begitu memperhatikan pemenuhan hak2 
istrinya.. Nah, bapak2 yg mau shalat malam kira2 akan menzhalimi hak 
istrinya ga? klo khawatir menzhalimi maka minta izin istri lebih 
baik. 
> Rasulullah bersiwak setiap setiap waktu sholat, tetapi tidak 
memerintahkan sahabat utk ikut bersiwak setiap akan shalat, yang 
diperintahkan adalah berkumur2 dalam wudhunya. Jika kita mampu 
bersiwak setiap akan shalat tentu lebih bersih kan ? tapi jika akan 
menyulitkan maka berkumur2 saja. 
> Kita mengetahui apa yg dilakukan dan di katakan Rasulullah adalah 
dari hadist2 karena kita kan ga ketemu langsung dengan Rasulullah. 
Dari hadist2 inilah kita bisa mengambil apa2 / hal2 yg menjadi 
petunjuk, diperintahkan, yg di anjurkan atau yang di larang. Nah, 
mana hal2 yg menjadi petunjuk, diperintahkan, dianjurkan dan di 
larangan ini lah yg disebut ajaran/sunnah itu. Kurang lebih begitu. 
> Demikian, maaf bila ada kekurangan.
> Salam
> icut
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Ramdan <ramdan.ramdan@ gmail.com>
> Kepada: keluarga-islam@ yahoogroups. com
> Terkirim: Jumat, 31 Agustus, 2007 4:01:21
> Topik: Re: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH
> 
> 
>  
> mmm... kakak Icut,
> mohon penjelasannya: mengabaikan sunnah itu yang bagaimana?
> 
> apakah salah satunya adalah yang berbuka puasa tanpa didahului 
dengan makan buah Kurma,
> karena sunnah (yang dilakukan nabi Muhammad, sholullohu alaihi 
wassalam) adalah berbuka puasa dengan buah Kurma..?
> 
> atau kah seroang suami yang pada malam-malam melakukan sholat 
tahajud, tetapi tidak bilang/minta ijin dahulu ke istrinya,
> karena nabi meminta ijin untuk sholat malam kepada istrinya..?
> 
> atau yang tidak pernah bersiwak sebelum sholat karena Nabi 
melakukannya. .?
> 
> atau bagaimana..?
> 
> dan mohon penjelasan lagi,
> apakah setiap sunnah ada hadits nya atau apakah setiap hadits itu 
adalah sunnah..?
> atau pertanyaan saya salah..? :-)
> 
> 
> salam...
> :-)
> 
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Cut Mhutia Alkaff 
> To: keluarga-islam@ yahoogroups. com 
> Sent: Friday, August 31, 2007 3:40 PM
> Subject: Hal: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH
> 
> 
> Dan orang2 yang mengabaikan sunnah akan menjadi orang2 yg hanya 
mengandalkan keterbatasan akalnya saja, dan akhirnya menjadi orang2 
yang hudud dunia. 
> 
> Salam
> icut
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: imbuhs < [EMAIL PROTECTED] com>
> Kepada: keluarga-islam@ yahoogroups. com
> Terkirim: Jumat, 31 Agustus, 2007 3:22:04 
> Topik: [keluarga-islam] Re: BAGAIMANA MEMAHAMI BID`AH
> 
> 
> hmmm...
> barangkali yang anti bid'ah konsisten, kemungkinan akan seperti 
> orang baduy dalam atau orang samin. (mohon maaf tidak bermaksud 
> merendahkan badui & samin)
> 
> salam
> imbuh
> 
> --- In keluarga-islam@ yahoogroups. com, Ananto 
<pratikno.ananto@ ...> 
> wrote:
> .
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di 
Yahoo! Answers 
> 
> 
> 
> 
> 
> ____________ _________ _________ _________ _________ ________ 
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang 
Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di 
http://id.answers. yahoo.com/
>





      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke