assalamu'alaikum. smoga semakin banyak pemuda2 islam yg tertarik dgn Islam, mempelajarinya, mengamalkan dan mendakwahkannya... fastaqim, innalloha ma'ana... Rasulullah tatkala beliau ditanya oleh Abdullah bin Umar, Apakah sombong itu bila seseorang memiliki hullah2 yang dikenakannya? Beliau menjawab, Tidak. Apakah bila seseorang memiliki dua sandal yang bagus dengan tali sandalnya yang bagus? Tidak. Apakah bila seseorang memiliki binatang tunggangan yang dikendarainya? Tidak. Apakah bila seseorang memiliki teman-teman yang biasa duduk bersamanya? Tidak. Wahai Rasulullah, lalu apakah kesombongan itu? Kemudian beliau menjawab: Meremehkan kebenaran dan merendahkan manusia. (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Adabul Mufrad no. 426) (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong". (Q.S. Al-Mukmin:76) "Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong." (Q.S. An-Nahl:23) Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 1352 Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 4232
