Ketentuan Alam

" Angin adalah udara yang bergerak yang di sebabkan oleh  perpindahan suhu " 
kata guru IPA, " lalu kalau udara yang diam disebut apa pak ?" tanya seorang 
anak penasaran " ya sudah gak usah di sebut-sebut kan dia sudah diam" kata Pak 
Guru bercanda dengan muridnya. Kejadian pada alam semesta akan selalu 
mengundang tanda tanya bagi manusia dan sebagai akibatnya berbagai disiplin 
ilmupun telah muncul untuk menjabarkan semua kejadian tersebut. Sebuah 
mekanisme raksasa sedang bekerja bagi kepentingan mahluk yang bernama manusia. 
Mekanisme itu tidak hanya terjadi diluar tetapi juga pada diri manusia. Makanan 
dan minuman yang kita konsumsi tadi pagi, tanpa di perintah telah membagi 
tugasnya masing-masing yaitu yang cair lewat depan dan yang padat lewat 
belakang dan tidak pernah terbalik. 

" Sepedanya kemana Pak, kok jualan jalan kaki" tanya saya kepada penjual balon 
yang sedang beristirahat di dekat rumah. " Baru di jual Pak soalnya kemaren 
uang lagi tidak ada untuk membawa anak  ke rumah sakit, kena diare " jawab 
Bapak penjual balon tersebut. " Yah kok Bapak itu sudah gede masih main balon, 
mending buat yara saja" kata anak saya ketika melihat balon ditangan bapak 
tersebut yang tinggal satu. " gak enaknya memang seperti ini kalo balon nya 
tinggal satu atau dua, kita dikirain sedang main balon hehehe " sahut penjual 
balon tersebut yang mendengar pertanyaan anak saya. Akhirnya balon tersebut 
saya beli, tetapi baru ketika balon tersebut berpindah tangan ketangan anak 
saya, balon tersebut pecah karena tergores ranting pohon. " hahaha inilah yang 
dinamakan proses perpindahan rezeki yang tidak pernah diduga, sebuah mekanisme 
pembagian rezeki yang luar biasa. Anak saya belum mendapat rezeki sebuah balon 
tetapi bapak sudah berhak mendapat rezeki berupa pembayaran balon " kata saya 
kepada penjual tersebut. Walaupun ikut tersenyum tetapi tampak raut muka kecewa 
dan merasa tidak enak hati kepada anak saya.

Sunnatullah selalu bekerja dalam berbagai dimensi kehidupan manusia. Berbagai 
definisi telah di buat untuk menggambarkan sunnatullah tersebut seperti hukum 
sebab akibat, hukum kekekalan energi, hukum relativitas, hukum tarik menarik 
dan lain sebagainya. Sunnatullah selalu bersifat umum, orang awam biasanya 
menyebut dengan istilah 'ketentuan alam'. " Yah kenapa ada orang yang mukanya 
sama tapi namanya beda dan ada juga yang namanya sama tapi mukanya beda" kata 
anak saya yang berinteraksi dengan ketentuan alam tersebut tanpa dia sadari " 
Untuk wajah Allah yang menetukan tetapi untuk nama kitalah yang menentukan, nah 
kitakan sebagai manusia tidak pernah tahu apa yang Allah mau tetapi Allah 
selalu mengetahui apa yang kita mau. Tidak setiap yang kita mau bisa terkabul, 
itu semua adalah rahasia Allah" kata saya yang berusaha keras mencari kalimat 
yang tepat untuk anak berusia empat setengah tahun, dan saya gagal.

Banyak yang telah melupakan sunnatullah ini bahwa apa yang kita tanam itulah 
yang akan kita petik, bahwa segala kebaikan dan keburukan yang kita lakukan 
akan selalu mendapatkan akibatnya, bahwa apapun yang sekarang kita pikirkan 
akan membentuk sifat yang akan kita tampilkan dan bahwa semua yang hidup pasti 
akan mati. Dari tanah kembali ketanah, meskipun tanah tersebut pernah sempat 
bermain-main dengan air dan angin. Segala materi tersebut memang selalu 
mengaburkan wujud asli kita. Ya, air yang kata orang adalah sumber kehidupan 
telah mampu mengubah tanah menjadi batu.

Dari : www.Sebuahtitik.blogspot.com


 

Kirim email ke