Hari kedelapan Dzul-Hijjah
Hari ini disebut hari Tarwiyah, hari yang sangat mulia. Pada hari ini
disunnahkan berpuasa dan mandi sunnah. Puasa di sini memiliki banyak keutamaan,
antara lain seperti yang disebutkan dalam suatu hadis untuk menghapus dosa-dosa
selama 60 tahun.
Malam Kesembilan
Malam kesembilan disebut malam Arafah, malam yang penuh berkah. Malam untuk
bermunajat dan memohon hajat kepada Allah swt. Karena malam ini adalah
tercapainya hajat, malam diterimanya taubat, dan malam diperkenankannya doa.
Dalam suatu riwayat disebutkan : "Barangsiapa yang melakukan amalan untuk
ketaatan kepada Allah swt di malam ini, maka nilainya sama dengan beribadah
seratus tujuh puluh tahun." Pada malam ini banyak amalan, antara lain:
Pertama: Membaca Doa Malam Arafah
Dalam suatu hadis disebutkan: "Orang yang membaca Doa Malam Arafah pada malam
Arafah atau pada malam hari-hari yang sepuluh, Allah akan mengampuni
dosa-dosanya."
Kedua: Membaca tasbih sebanyak 1000 kali, tasbih yang dibaca pada hari Arafah.
Hari Arafah
Hari ini adalah hari Allah memanggil hamba-hamba-Nya untuk beribadah
kepada-Nya. Pada hari ini Allah meluaskan bagi mereka kebaikan dan
kedermawanan-Nya. Sementara setan berada dalam keadaan terhina, marah dan
tersingkir dibanding hari-hari yang lain.
Ada suatu kisah dari Imam Zainal Abidin (sa): Pada hari Arafah beliau mendengar
seorang pengemis meminta-minta kepada manusia. Lalu beliau berkata kepadanya:
"Celakalah kamu, mengapa kamu meminta kepada selain Allah pada hari ini,
sementara hari ini adalah hari bermunajat kepada Allah untuk mendapatkan
perlindungan dalam rahmat-Nya agar karunia-Nya meliputinya, sehingga kamu
berbahagia."
(Mafatihul Jinan, bab 2: 253)
Pada hari Arafah terdapat banyak amalan, selengkapnya klik di sini:
http://www.alfusalam.web.id