Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar
<http://www.tribunnews.com/tag/akil-mochtar/> mengakui pernah menerima uang
Rp 7,5 miliar dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.



"Soal transfer ke Samagat itu investasi kelapa sawit, ada perjanjiannya.
Investasi dalam 5 tahun. Saya sendiri bingung, kenapa saya terima duit
untuk Banten, saya ga ada peran, karena saya tidak mengadilinya," kata Akil
saat menjalani pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin
(2/6/2014).



salam,

ananto

=====



Akil Mochtar Akui Terima Rp 7,5 Miliar dari Wawan

Senin, 2 Juni 2014 | 19:52 WIB



*JAKARTA, KOMPAS.com *— Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar,
mengaku menerima Rp 7,5 miliar dari adik Gubernur Banten nonaktif Atut
Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Namun, Akil membantah bahwa
penerimaan uang melalui CV Ratu Samagat itu terkait pengurusan sengketa
Pilkada Banten.



"Soal transfer ke Samagat itu investasi kelapa sawit, ada perjanjiannya.
Investasi dalam 5 tahun," kata Akil, saat menjalani pemeriksaan sebagai
terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (2/6/2014).



Akil berdalih, ia tak mungkin menerima uang terkait sengketa Pilkada Banten
karena tak ikut mengadili perkara tersebut. Saat itu, ketua panelnya adalah
Mahfud MD.



"Saya sendiri bingung, kenapa saya terima duit untuk Banten. Saya enggak
ada peran," lanjut Akil.



Akil mengaku, ia yang kali pertama menawarkan Wawan untuk investasi bisnis
kelapa sawit. Pengakuan yang sama juga disampaikan Wawan saat bersaksi
dalam persidangan. Namun, Wawan mengaku tak tahu jika rekening CV Ratu
Samagat adalah rekening perusahaan istri Akil.



Sebelumnya, Akil sempat membantah menerima uang tersebut. Menurut Akil, ia
tak tahu-menahu jika sang istri memiliki hubungan bisnis dengan Wawan.



Dalam dakwaan, Akil yang saat itu masih menjadi hakim konstitusi disebut
menerima Rp 7,5 miliar secara bertahap dari Wawan. Berdasarkan dakwaan itu,
pemberian dilakukan pada kurun waktu Oktober sampai November 2011 yang
ditransfer ke CV Ratu Samagat. Slip setoran saat itu ditulis untuk "biaya
transportasi dan sewa alat berat" serta "pembayaran bibit kelapa sawit".



Menurut jaksa, pemberian uang diduga terkait sengketa hasil Pilkada Banten
yang dimenangkan Atut dengan Rano Karno sebagai wakilnya. Transfer uang itu
dilakukan setelah tiga pasangan lain dalam pemilu kepala daerah itu
mengajukan keberatan atas hasil KPU Banten yang memenangkan Atut-Rano.



Penulis

: Dian Maharani

Editor

: Inggried Dwi Wedhaswary



Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2014/06/02/1952421/Akil.Mochtar.Akui.Terima.Rp.7.5.Miliar.dari.Wawan





Akil Akui Terima Rp 7,5 Miliar dari Wawan

Senin, 2 Juni 2014 16:16 WIB



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar
<http://www.tribunnews.com/tag/akil-mochtar/> mengakui pernah menerima uang
Rp 7,5 miliar dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.



Namun, suami Ratu Rita itu membantah pemberian uang tersebut adalah suap
pengurusan sengketa Pilkada Banten yang diikuti oleh pasangan Ratu Atut
Chosiyah-Rano Karno.



Menurut Akil, uang yang ditransfer Wawan ke CV Ratu Samagat (perusahaan
milik Ratu Rita) adalah urusan bisnis. Sebab itulah Akil membantah
dikatakan uang tersebut terkait Pilkada Banten seperti dakwaan Jaksa KPK.



"Soal transfer ke Samagat itu investasi kelapa sawit, ada perjanjiannya.
Investasi dalam 5 tahun. Saya sendiri bingung, kenapa saya terima duit
untuk Banten, saya ga ada peran, karena saya tidak mengadilinya," kata Akil
saat menjalani pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin
(2/6/2014).



Akil merincikan Wawan mengirim uang senilai Rp 7,5 miliar ke CV Ratu
Samagat sebanyak lima kali. Bahkan Akil mengaku ada beberapa pihak yang
juga ikut bisnis di bidang kelapa sawit.



"Banyak perusahaan lain juga, kenapa tidak dikaitkan. Memang ada transfer
(dari Wawan) secara bertahap, tapi investasi untuk 5 tahun," ujarnya.



Dalam kesempatan itu, Akil membenarkan dirinya lah yang meminta Wawan untuk
berinvestasi.

"Saya katakan, Wan mau ga inves di kelapa sawit? saya bilang lagi bagus,
tidak ada kaitannya dengan Banten," kata Akil.



Penulis: Edwin Firdaus

Editor: Johnson Simanjuntak



Sumber:

http://www.tribunnews.com/nasional/2014/06/02/akil-akui-terima-rp-75-miliar-dari-wawan



-- 
http://harian-oftheday.blogspot.com/

"...menyembah yang maha esa,
menghormati yang lebih tua,
menyayangi yang lebih muda,
mengasihi sesama..."

Kirim email ke