KH Hadi Mahfud: Masjid Harus Jadi Pangkalan Hati

Kamis, 14/05/2015 01:03






Blitar, NU Online
Masjid adalah rumah Allah dan rumah umat. Dengan menjadikan masjid sebagai
pangkalan hati dan gerak membangun NU dan Indonesia, maka ridha Allah dan
dukungan umat akan diraih. Selanjutnya kejayaan pun didapat. Karenanya,
masjid juga perlu menjadi basis kekuatan masyarakat.


Demikian disampaikan Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Hadi Mahfud pada
peringatan Ulang Tahun Masjid Al-Musthofa, Bakung, Udanawu, Blitar, Ahad
(10/5).


Ia mengutip hadits Rasulullah SAW yang  menyebutkan tujuh orang yang kelak
mendapatkan perlindungan Allah SWT di hari Kiamat yang salah satunya
memautkan hati dengan masjid.


Sebaliknya, lanjut Gus Hadi panggilan akrabnya, pengabaian terhadap
dukungan umat dan ridha Allah SWT itulah yang membikin umat dan bangsa ini
terpuruk dan dihinakan seperti yang tertera dalam Surat Ali Imron ayat 112.


Ketua MUI Tulungagung ini menambahkan, masjid adalah tempat kita
mengabdikan diri kepada Allah SWT. Pengabdian itu tidak hanya ibadah murni,
tetapi juga ibadah dalam bentuk muamalah. Karennya, masjid pun tidak lepas
dari hiruk-pikuk kemasyarakatan. Itulah yang diteladankan Rasulullah SAW,
para sahabat, para salafus saleh, dan para wali songo.


“Terkait itu Warga NU berkewajiban memakmurkan masjidnya. Menjadi pusat
gerakan kesalehan sosial untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan. Apa
yang dilakukan ta’mir masjid Al- Musthofa sangat pas sekali. Masjid sudah
digunakan untuk pusat kegiatan agama. Sholat lima waktu, Jum’atan, sosial
seperti penyantunan anak yatim, kegiatan remaja masjid, biar anak-anak
tergantung dengan masjid,” ujar mantan Rais Syuriyah PCNU Tulungagung itu
di hadapan ratusan jamaah masjid. (*Imam Kusnin Ahmad/Alhafiz K*)






Sumber:


http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,2-id,59493-lang,id-c,daerah-t,KH+Hadi+Mahfud++Masjid+Harus+Jadi+Pangkalan+Hati-.phpx






--
http://harian-oftheday.blogspot.com/


"...menyembah yang maha esa,
menghormati yang lebih tua,
menyayangi yang lebih muda,
mengasihi sesama..."

Kirim email ke