KHOTBAH JUMAT
Rukun 2 Khotbah Jumat
Mengucapkan puji2an kepada Allah. Keterangannya amal Rasulullah yg
diriwayatkan oleh Muslim
Membaca shalawat atas Rasulullah saw. Sebagian ulama berkata bahwa salawat
ini tidak wajib, berarti bukan rukun khotbah
Mengucapkan syahadat
Sabda Rasulullah : tiap2 khotbah yg tidak ada syahadatnya adalah seperti
tangan yg terpotong (Riwayat ahmad dan abu daud)
Berwasiat (bernasihat) dengan takwa dan mengajarkan apa2 yg perlu kepada
pendengar, sesuai dengan keadaan tempat dan waktu, baik urusan agama maupun
urusan dunia
Membaca ayat quran pada salah satu dari kedua khotbah
Dari Jabir bin Samurah. Ia berkata, Rasulullah saw. Khotbah sambil berdiri.
Beliau duduk diantara keduanya, lalau beliau membacakan beberapa ayat quran,
memperingatkan dan mempertakuti manusia (Riwayat muslim)
Berdoa untuk mukminin dan mukminat pada khotbah yg kedua. Sebagian ulama
berpendapat bahwa doa dalam khotbah tidak wajib sebagaimana juga dalam selain
khotbah
Syarat 2 Khotbah
Kedua khotbah hendaklah dimulai sesudah tergelincir matahari. Keterangannya
yaitu amal Rasulullah saw. yg diriwayatkan oleh Bukhari
Sewaktu berkothbah hendaklah berdiri jika mampu. Keterangan Riwayat Muslim
Khatib hendaklah duduk diantara kedua khotbah, sekurang-kurangnya berhenti
sebentar. Keterangan riwayat Muslim
Hendaklah dengan suara yg keras kira2 terdengar oleh bilangan yg sah jumat
dengan mereka, sebab yg dimaksud dengan mengadakan khotbah itu ialah untuk
pelajaran dan nasihat kepada mereka
Hendaklah berturut-turut baik rukun, jarak keduanya, maupun jarak antara
keduangan dengan shalat
Khatib hendaklah suci dari hadast dan najis.
Khatib hendaklah menutup auratnya.
Peringatan:
Sebagian ulama berpendapat bahwa khotbah itu hendaklah mempergunakan bahasa
Arab, karena dimasa Rasulullah saw. Dan sahabat2 beliau khotbah itu selalu
berbahasa Arab. Tetapi mereka lupa bahwa keadaan di waktu itu hanya memerlukan
bahasa Arab karena bahasa itulah yg umum dipergunakan oleh para pendengar.
Mereka lupa bahwa maksud mengadakan khotbah ialah memberikan pelajaran dan
nasihat kepada kaum muslim, dan yg mendengar diperintahkan supaya tenang
(mendengarkan dan memperhatikan isi khotbah)
Firman Allah Swt.
Dan apabila dibacakan Al-quran, maka dengarkanlah baik2, dan perhatikanlah
dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. (Al-Araf : 204)
Beberapa orang ahli tafsir mengatakan bahwa ayat ini diturunkan karena
berkaitan dengan urusan khotbah.
Kalau kahtib berkhotbah dengan bahasa yg tidak dipahami oleh pendengar, sudah
tentu maksud khotbah itu akan sia2 belaka. Pendengar akan dipersalahkan pula
karena tidak menjalankan perintah (memperhatikan khotbah), sedangkan perintah
itu tidak dapat mereka jalankan karena mereka tidak mengerti. Jadi, memberi
pekerjaan kepada orang yg sudah jelas tidak dapat mengerjakannya merupakan
perbuatan yg tidak berfaedah. Hal ini tentu tidak layak timbul dari agama yg
maha adil.
Firman Allah Swt:
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya,
supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka (Ibrahim : 4)
Allah Swt. mengutus utusanNya dengan bahasa yg dapat dipahami oleh kaum yg
diperintah, supaya utusan itu berfaedah bagi mereka.
Dengan keterangan ini nyatalah kesalahan pendapat sebagian ulama tadi, dan
jelaslah bagi kita bahwa khotbah2 di Indonesia hendaklah mempergunakan bahasa
Indonesia, supaya khotbah itu berguna bagi pendengar dan supaya pendengar tidak
melanggar perintah (insyaf). Khotbah itupun hendaklah berisi perkara2 yg
berguna bagi si pendengar di masa itu, yaitu tentang urusan yg bersangkutan
dengan soal umum
Sumber : Fiqih Islam. Kitab shalat, H. Sulaiman Rasjid
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/vJUKhA/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/keluarga-sejahtera/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/