samsul ulum
Tropical Forest Trust wildlife specialist kaliwungu city, kendal, central java www.tropicalforesttrust.com --- On Tue, 1/20/09, adnun reno <[email protected]> wrote: From: adnun reno <[email protected]> Subject: Fw: [HARIMAU JAMBI] Bedah Buku : Seri Binatang Langka Indonesia To: "harimaukita mailinglist" <[email protected]>, "tigerelephant mailinglist" <[email protected]>, "badak mailing list" <[email protected]>, "Sahabat PILI" <[email protected]>, "sahabat primata" <[email protected]>, [email protected], [email protected], "Lingkungan mailing list" <[email protected]>, "info kompasborneounlam" <[email protected]>, "Greenpressnetwork" <[email protected]>, "Samsul Ulum" <[email protected]>, "elbertus Danield" <[email protected]>, [email protected], "mba lita sinaga" <[email protected]>, "sbi-info" <[email protected]>, "burung mailing list" <[email protected]> Cc: "Mas Koensetyawan" <[email protected]> Date: Tuesday, January 20, 2009, 5:08 AM ----- Forwarded Message ---- From: "Adnun Salampessy, S.Hut" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, January 20, 2009 3:17:33 PM Subject: [HARIMAU JAMBI] Binatang Langka Indonesia Seri : Binatang Langka Indonesia Penulis dan ilustrasi: Koen Setyawan Penerbit : Elex Media Komputindo (Grup Gramedia) Tak banyak yang tahu, Indonesia adalah negara megadisversity terbesar kedua setelah Brazil. Kekayaan alam dan keanekaragaman hayati (jenis-jenis makluk hidupnya) sangat melimpah. Tetapi seperti kutukan, kekayaan itu belum melahirkan kesejahteraan bagi sebagian besar rakyatnya. Serupa juga dengan Brazil dan Kongo, dua negara megadiversity lainnya, kekayaan alam tak juga mengangkat jutaan rakyat dari jurang kemiskinan. Yang terjadi justru kekayaan alam itu yang tergerogoti semakin parah. Spesies-spesies unik bergiliran mengalami kepunahan. Ironisnya tak jarang, sebagian sama sekali belum dikenal oleh sang empunya sendiri (baca: masyarakat). Pantaslah jika Emil Salim, mantan Menteri Lingkungan Hidup, mengibaratkan orang Indonesia duduk di atas peti harta karun. Tapi sayangnya tak bisa mengetahui nilai harta karunnya karena tak punya kunci untuk membukanya. Selengkapnya............... Sumber : http://koensetyawan.blogspot.com/ -- Posting oleh Adnun Salampessy, S.Hut ke HARIMAU JAMBI pada 1/20/2009 03:15:00 PM

