monggo...kalo ada yang sering ke Jakarta. 
tentang kebenaran cerita ini, saya juga belum banyak mendengar

wtn
--- On Mon, 2/16/09, budi yanto <[email protected]> wrote:
From: budi yanto <[email protected]>
Subject: [Thunder 125] Fwd: Fw: Penipuan baru : Mobil melindas orang.
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Monday, February 16, 2009, 1:32 AM











    
            



------- Forwarded message -------

From: "Eddy Purwanto" <eddy.purwanto@ teamworx. co.id>

To: joanna0...@yahoo. com, "medina wiranatakusumah"

<db_hom...@yahoo. com>,  

"Bianca Meritania Utomo" <ivory_p...@yahoo. co.id>,

"Fitria Agus"  

<[email protected]. id>, purworejo-berirama@ yahoogroups. com, 



Putri.Setia@ id.ey.com, sma_1_...@yahoogrou ps.com

Cc:

Subject: [purworejo-berirama ] FW:

[Ballast_Indonesia_ X] Fw: [pm-teruci]  

Fwd: Fw: Penipuan baru : Mobil melindas orang.

Date: Thu, 15 Jan 2009 13:16:58 +0700



Dari Millis sebelah nih.



Rgds,

Budhy



----- Forwarded Message ----

From: rgear <mail4ag...@gmail. com>

To: pm-ter...@yahoogrou ps.com

Sent: Thursday, January 15, 2009 10:48:46 AM

Subject: [pm-teruci] Fwd: Fw: Penipuan baru : Mobil

melindas orang.



FYI



take care guys ...



~ageng0306~



Selamat sore rekans,



Email kejadian yang saya alami ini sebagai informasi

agar rekan-rekan

lebih

waspada,



1. MInggu Siang, 11 Januari 2009, sekitar pukul 11.30,

saya mengendarai

mobil & sedang berhenti di lampu Merah by pass arah

kalimalang



2. seorang anak peminta-minta (usia sekitar 11-12

tahun) mengesot

dipinggir

jalan dengan salah satu kakinya "buntung" (posisi

duduk di

jalan)



3. Saya membuka kaca dan memberinya Rp. 500, anak itu

kelihatan tidak

puas

dan lalu pergi



4. saat lampu sudah hijau, saya mulai berjalan dan

karena merasa

melindas

sesuatu, seketika saya berhenti



5. Tiba-tiba ada yang berteriak, "BERHENTI!!! ! ADA

ORANG DI BAWAH

MOBIL!!!"



6. sekonyong-konyong, para pengemis lain sudah

mengelilingi mobil saya,

menggedor-gedor kaca mobil dari seluruh sisi, mencoba

memaksa membuka

mobil

sampai handle mobil patah



7. Spontan pengendara motor dan orang di sekitar saya

menghampiri mobil

saya, mengangkat dan memiringkan mobil untuk

mengeluarkan anak

peminta-minta

yang tadi dari bawah mobil saya.. (sementara di dalam

mobil saya gemetar

dan

memohon Tuhan untuk tolong saya.. saya sangat

khawatir, korban akan luka

parah atau jangan-jangan malah meninggal..)



8. Puji Tuhan, saat itu ada reserse berbaju preman,

mengendarai motor

yang

menenangkan masa yang hampir mengeroyok & merusak

mobil saya. Ia

langsung

memasukkan anak yang "tergilas" tsb dalam mobil saya

untuk dibawa ke RS.

Terdekat bersama dengan 1 teman peminta-minta

lainnya..



9. Sampai di RS. Harum, suami saya sudah disana, anak

itu diperiksa di

UGD,

ternyata anak tersebut tidak buntung, kakinya hanya

dilipat dalam celana

panjang. Dokter tidak meminta rontgent karena mamang

tidak ada bagian

tubuh

yang patah.., hanya diberi resep yang kami tebus RP.

5.000. ANAK ITU SEHAT, hanya sedikit lecet karena

mungkin "salah tarik"

saat

keluar dari kolong mobil saya.



10. Di RS. Reserse itu  menginformasikan pada kami

bahwa ini memang

modus

operandi baru. Ia memarahi anak tsb yang  mencari uang

dengan SKENARIO

PEMERASAN MASUK KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG

BERHENTI DI LAMPU

MERAH,

AGAR PARA PREMAN BISA PAKSA PEMILIK MOBIL UNTUK BAYAR

GANTI RUGI



11. Reserse meminta kami hanya memberi uang ongkos

pada anak-anak

peminta-minta tsb, jangan lebih dari Rp. 5.000, untuk

memberi mereka

pelajaran.



12. Kami berikan anak itu obat dari RS dan uang ongkos

Rp. 10.000 dan

anak

itu berlalu dengan berjalan tegap dan sehat



Dengan masih dalam kebingungan, deg-deg an dan

kegamangan saya pulang ke

rumah.. Kami sangat bersyukur, Tuhan memelihara,

menjaga dan melindungi

kehidupan kami, tidak sempat dikerjai para preman

tersebut.



Semoga rekan-rekan waspada dengan modus ini.



-- 

Using Opera's revolutionary e-mail client: http://www.opera. com/mail/




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke