Selasa, 26/01/2010 14:30 WIB

                Mana Lebih Sehat, Toilet Duduk atau Toilet Jongkok?             
                Vera Farah Bararah - detikHealth

                                
                

                
(Foto: bbc)Jakarta,
Saat ini sudah jarang sekali ditemukan toilet jongkok. Hampir sebagian
besar kantor, mall dan rumah sudah menggunakan toilet duduk. Mana yang
lebih sehat toilet duduk atau toilet jongkok?

Budaya barat
sebagian besar menggunakan toilet duduk, tetapi di beberapa negara Asia
dan Eropa Timur masih sangat lazim dijumpai toilet jongkok. Meskipun
kini banyak negara-negara itu yang sudah mengadopsi toilet duduk.

Bagi
orang barat, toilet duduk identik dengan sanitasi pembuangan kotoran
yang tepat dan menurunkan penyakit yang terkait dengan diare
dibandingkan dengan toilet jongkok. Toilet duduk juga kerap
diidentikkan dengan mudahnya penyebaran virus atau bakteri yang bisa
menginfeksi organ reproduksi.

Seperti dikutip dari Healthspace, Selasa (26/1/2010) selalu ada pro dan kontra 
dari setiap metode yang digunakan yaitu:

Toilet duduk

Toilet
ini sangat baik digunakan pada orang yang telah mengalami penurunan
fleksibilitas dan kekuatan otot, kelebihan berat badan serta orang yang
keseimbangannya buruk. Toilet duduk juga mencegah kontak langsung
dengan bau dan kutu saat tersambung ke limbah saniter yang tepat.

Kerugian
dari toilet ini adalah memicu beberapa masalah medis seperti wasir,
panggul prolapse (turun panggul) pada perempuan, radang usus buntu,
inkontinensia, masalah prostat dan disfungsi seksual.

Selain itu
toilet duduk diduga bisa menjadi tempat penyebaran bakteri atau virus
yang dapat menginfeksi manusia seperti dermatitis atau iritasi kulit.

Toilet jongkok

Salah
satu peneliti pernah mengungkapkan bahwa toilet duduk sangat bagus
untuk mencegah wasir, mengurangi tekanan yang diperlukan saat buang air
besar serta mengobati sembelit. Gagasan yang menyebutkan bahwa toilet
duduk lebih bermartabat dibanding toilet jongkok adalah salah.

Orang
yang menggunakan toilet jongkok lebih baik dalam hal mengembangkan otot
kaki dan punggung. Toilet jongkok juga memberikan keuntungan mencegah
kontak langsung antara permukaan toilet dengan tubuh, hal ini bisa
mencegah penularan berbagai penyakit atau infeksi.

Kerugian dari
toilet ini adalah tidak bisa digunakan oleh semua kalangan, terutama
orangtua, orang cacat atau obesitas karena akan menimbulkan rasa tak
nyaman. Selain itu toilet jongkok diduga bisa memicu timbulnya artritis
dan meningkatkan tekanan pada lutut. Tapi hal ini bisa dicegah dengan
meletakkan sepenuhnya kedua telapak kaki di lantai dan postur tubuh
yang tepat.

Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah sistem
sanitasi serta pengelolaan limbah yang baik untuk menghindari
kontaminasi tanah dan air. Karena sanitasi yang buruk bisa menjadi
salah satu penyebab utama penyakit dan kematian bayi di beberapa negara
berkembang.


 Posisi dalam Toilet - Jongkok Lebih Baik Daripada Duduk! by Bang_Uk on Fri 23 
May 2008 - 11:49satu
lagi bukti yang menunjukkan budaya asia-afrika lebih unggul dari budaya
eropa-amerika. posisi jongkok saat menggunakan toilet terbukti lebih
unggul ketimbang posisi duduk. posisi jongkok bisa membantu menurunkan
resiko penyakit akibat gangguan defekasi seperti konstipasi, kanker
colon, dan haemorrhoid. hal ini disebabkan karena posisi jongkok dapat
membantu memudahkan pembersihan limbah dari dalam usus lebih cepat dan
sempurna, tidak terlalu banyak ngeden. posisi ini juga membantu
meningkatkan fleksibilitas otot panggung yg dibutuhkan saat
melahirkan... bagus untuk ibu hamil.

emang bukan selalu terjadi
tapi kemungkinan terjadi lebih tinggi aja. beberapa orang emang sering
mengeluhkan posisi jongkok, terutama berkaitan dengan gejala kesemutan
ato sakit di kaki setelah selesai defekasi. tapi ingat bahwa mencegah
lebih baik ketimbang mengobati. apa kita musti nunggu keluhan atau
mendapat penyakit dulu baru memikirkan solusi pengobatannya?

kenapa posisi jongkok lebih baik bisa juga dijelaskan dengan gambar berikut:



di sini bisa kita lihat bahwa saluran rektum bisa jadi lebih bebas pada posisi 
jongkok.


penggunaan
toilet duduk dalam jangka panjang akan menyebabkan penumpukan dan
pengerasan 'limbah' di area bawah usus besar (area berwarna kelabu).
penumpukan ini mungkin tidak kita rasakan sampai timbulnya gejala
penyakit seperti appendicitis, diverticulosis, penyakit radang usus,
atau bahkan kanker usus. (source: Nature's Platform)

-------------------------------------------------------------------------------

n.b:
klo bingung ada toilet kombinasi antara jongkok dan duduk:



mudah mudahan bermanfaat (^_^



      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke