Mohon petunjuk Pak Erwan, Swat San Hoei Ho bagian mana ya yg terpengaruh 10 
Anak Negro. Koq saya sama sekali gak menemukan kemiripannya.

--- On Fri, 2/5/10, Erwan Sofyan <[email protected]> wrote:

From: Erwan Sofyan <[email protected]>
Subject: [kho-ping-hoo] Kph Yang Hebat.
To: [email protected]
Date: Friday, February 5, 2010, 7:30 PM







 



  


    
      
      
      Khoo Ping Hoo yang hebat, seperti komentar saya di Media Indonesia. Hebat 
di sini pengertiannya mengenai kuantitas dan diri KPH sendiri, bukan lebih 
hebat/bermutu karyanya dari para pengarang cersil Mandarin.



Seperti kita ketahui karya KPH itu sekitar 160-an judul (saya tahu sekitar 163 
judul), saya punya 154 judul=3488 jilid/buku (judul sisanya itu drama dan 
detektif), kalau saya katakan saya punya 225 judul itu (terbitan UP Djelita, 
Analisa, PP Gema, CV Gema, Up Kresno, Genta, Marga Raya, Kedaulatan Rakyat), 
karena ada judul yang sama, tapi penerbit lain atau cerita sama tapi pakai 
judul lain, misalna Liong San Thung Hiap sekarang pakai judul Menebus 
Kekalahan, Hoasan Thayhiap=Pendekar Gunung Naga, Dua Singa Betina=Dua Jago 
Kembar,Pendekar Gaib Badju Putih=Pendekar Gunung Lawu, dan lain-lain, cukup 
banyak. Jadi kalau ada yang bilang karya KPH itu 450 judul, menurut saya adalah 
salah, dan kemungkinan yang mengatakan ini bukan pembaca KPH. Dan dengan judul 
sebanyak ini tidak ada 1 Pengarang Mandarin pun yang mencapai rekor ini, Gu 
Long mungkin sekitar 100-an judul (saya punya 89 judul), Liang Ie Shen 35 
judul, Chin Yung 15 judul, dan seperti kita ketahui

 bahwa KPH ini bukan orang sana, tapi beliau bisa bikin cersil orang sana, nach 
inilah yang saya katakan hebat.



Mengenai mutu cerita, terus terang saja sebagai pembaca, saya akui secara umum 
level Kph masih di bawah ke 3 pengarang yang saya sebut di atas, tapi bukan 
berarti semua cersil karya 3 pengarang tersebut di atas hasil karya KPH. Dan 
kita juga harus akui ada beberapa karya KPH yang sangat kental dipengaruhi oleh 
ke-3 pengarang tersebut, contoh Suling Emas terpengaruh Ie Thian To Liong To- 
Chin Yung, dan Cinta Bernoda Darah ada pengaruh Siau Tiauw Eng Hiong.



Pengaruh mempengaruhi ini wajar, karena ketiga pengarang tersebut juga 
dipengaruhi oleh sastra barat, contoh Antara Budi dan Cinta/Killer' s Clan 
karya Gu Long ini sangat dipengaruhi The Godfather-nya Mario Puzo, Misteri 
Kapal Layar Panca Warna dipengaruhi oleh Musashi, dan Swat San Hoei Ho karya 
Chin Yung sepertinya terpengaruh 10 Anak Negro-nya Agataha Cristie atau 
Roshomon-nya Akira Kurasawa. Tapi terlepas dari semuanya Chin Yung-lah yang 
menjadi panutan penulis cersil generasi-generasi setelahnya.



Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger .yahoo.com/ 
invite/



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke