Kalau saya, untuk menikmatinya berusaha memaklumi kekeliruan sang pengarang (apalagi tidak disangkal lagi bahwa jalan cerita serial ini memang bagus) yaitu dengan cara mengasumsikan Suling Emas terjadinya dimasa akhir dinasti Beng (1500 M) atau awal dinasti Boan, jadi terjadinya bukan masa dinasti Song (900 M). Hal ini dengan pertimbangan bahwa asumsi tersebut tidak terasa terlalu menyolok.
Sedangkan Bu Kek Siansu tetap masa dinasti Tang, dengan pertimbangan : 1. Secara eksplisit sudah dinyatakan ada Yo Kui Hui dan terjadinya pemberontakan An Lu Shan tahun 700 M. 2. Namanya juga manusia dewa seperti Erwan-heng sebutkan, maka sah2 saja umurnya ribuan tahun. Dengan asumsi bahwa Suling Emas dimulai terjadi pada akhir dinasti Beng (1500 M) seperti di atas ternyata bahwa dari Suling Emas s/d Super Sakti dan Pusaka Pulau Es terasa menjadi wajar secara historis dan nyambung jalan ceritanya. Yang agak sulit sih Pendekar Sakti, karena Bu Pun Su bukan manusia dewa (tidak mungkin umurnya ribuan tahun). Ini juga kejadiannya masa dinasti Tang (700 M) seperti Bu Kek Siansu, tetapi Pendekar Bodoh secara eksplisit dinyatakan terjadinya pada masa dinasti Beng (1500 M). Kalau ini sih saya anggap hanyalah salah cetak saja dan selalu menganggap Pendekar Bodoh terjadi pada masa setelah dinasti Tang runtuh (kalau nggak salah jaman 5 kerajaan yang kecil2). Sayang sungguh apabila suatu hasil karya jerih payah yang bagus tidak kita maklumi dengan jiwa besar. Memangnya selaku pembaca selain memaklumi seperti itu apalagi yang bisa diberikan ? Bambang Harianto. ________________________________ From: Yudi <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, 23 February 2010 9:22:46 Subject: Re: [kho-ping-hoo] Re: Umur Bu Kek Siansu berapa? mau bilang ga bisa yang ngarang juga sudah ga ada, Pak :P jadi either take it or leave it :p 2010/2/23 Erwan Sofyan <r1_sof...@yahoo. com> > Wah ngga bisa bilang gitu dong, walaupun karangan tidak boleh jauh dari > kejadiannya, mungkin KPH kurang menguasai Sejarah Cina, atau mungkin Bu Kek > Sian Su, yang seperti Harianto heng bilang Manusia Dewa, jadi ya sah2 saja. > Banyak cerita silat mandarin yang saking saktinya bisa menjadi dewa, > contohnya dalam cerita Anak Harimau-Siau2, atau komik2 Tony Wong. Saya baru > selesai baca No Mand Land, salah satu tokohnya jadi dewa, dan jagoannya juga > sudah seperti dewa. Dan perlu diketahui Mahapatih Gajah Mada hilang begitu > saja, apa beliau ini mokswa berikut raganya, atau jadi dewa. Tapi untuk > cersil jawanya sih KPH cukup akurat, malah boleh kita pakai sebagai patokan. [Non-text portions of this message have been removed] ________________________________ New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! ________________________________ Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/ [Non-text portions of this message have been removed]
