Almarhum Asmaraman Sukowati (Kho Ping Hoo) memang dulu selalu mengakui bahwa 
Beliau memang tidak bisa berbahasa Mandarin dan juga mengakui tidak menguasai 
sejarah Tiongkok.  Jadi Beliau sendiri mengakui bahwa sejarahnya tidak akurat.
Kalau cerita Jawanya lebih akurat, itu bisa dimengerti, karena mungkin saja KPH 
lebih merasa sebagai orang Jawa dibandingkan dengan sebagai orang China 
(modern).
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa KPH telah sangat sukses menimbulkan wabah 
romantisme silat Mandarin, mungkin seperti Karl May telah sukses menimbulkan 
interest pada suku Indian, John Wayne pada cowboy atau Elex Media Komputindo 
pada manga Jepang.
Saya sendiri bangga pada bacaan saya sewaktu muda dulu karena lebih beragam, 
ada KPH (tentu saja), ada Tintin, Album Cerita Ternama, majalah komik Eppo, 
komik Indonesia Hasmi, Wid NS, Ganes TH, Man, Teguh Santosa (Mahesa Rani) dan 
majalah Hai, Kawanku dan Kuncung yang banyak sekali memuat cerita dan dongeng 
lokal maupun internasional (sayang! sekarang majalah2 ini hanya memuat berita 
selebritis yang tidak mendidik) dibandingkan dengan bacaan anak2 sekarang yang 
lebih banyak hanya berkutat di Manga.
Dan saya juga ingin memberikan acknowledgement kepada KPH bahwa Beliau telah 
membuat saya menjadi seorang pembaca yang menyukai buku.

--- In [email protected], Erwan Sofyan <r1_sof...@...> wrote:
>
> Wah ngga bisa  bilang gitu dong, walaupun karangan tidak boleh jauh dari 
> kejadiannya, mungkin KPH kurang menguasai Sejarah Cina, atau mungkin Bu Kek 
> Sian Su, yang seperti Harianto heng bilang Manusia Dewa, jadi ya sah2 saja. 
> Banyak cerita silat mandarin yang saking saktinya bisa menjadi dewa, 
> contohnya dalam cerita Anak Harimau-Siau2, atau komik2 Tony Wong. Saya baru 
> selesai baca No Mand Land, salah satu tokohnya jadi dewa, dan jagoannya juga 
> sudah seperti dewa. Dan perlu diketahui Mahapatih Gajah Mada hilang begitu 
> saja, apa beliau ini mokswa berikut raganya, atau jadi dewa. Tapi untuk 
> cersil jawanya sih KPH cukup akurat, malah boleh kita pakai sebagai patokan.
> 
> 
> 


Kirim email ke