|
Mudah-mudahan bisa jadi
renungan. Dari milis tetangga From: Muhammad Tito
Herlambang SEKILAS DUNIA TDB DI NEGERI
KITA Saat2 yang membahagiakan
kalo kita menjadi orang yang full TDB (tangan di bawah)
atau orang gajian adalah pada pekan atau hari-hari
menjelang gajian sudah dekat. Apalagi kalo kita ingat
bulan lalu kita banyak overtime sabtu bahkan minggu
masuk, harian juga lembur 2-3 jam..bakalan besar nih
rejekiku... Kalo tanggal gajian hari
minggu akan lebih indah lagi karena hari jumat biasanya
transferan atau uang gaji sudah bisa kita terima alias
maju atau advance 2 hari.. Mmm..indah sekali... Taapi....itu biasanya tidak
lama. Usai 1 sampai 2 minggu setelah gajian
kebahagiaan itu cepat sirna..dan berubah menjadi saat2
mengenaskan. Setelah bayar
telpon,handpone,listrik,air,nicil motor,mobil,nicil
rumah,bayar anak sekolah,..ternyata setelah bolak-blaik dihitung
kok itungannya tinggal beberapa hari untuk bertahan
hidup, sampai2 kadang kita tidak berani
menghitungnya, nanti malah stress...kata temen2 dan
kadang2 saya sendiri...nanti akan lebih sedih lagi kalo
tiba2 ada saudara datang, atau orang kampung datang,
atau temen yang ”ada perlu”... Tahun demi tahun saya lewati
dengan cerita yang sama.. Ah entar kalo udah naik
kelas makin tinggi happy... Ternyata enggak juga.... Nyanyian2 pilu itu baik
terdengar atau bisik2 ternyata sering disenandungkan dari
semua strata, baik yang lulusan SMP maupun S2 yang
full jadi TDB. Tragisnya lagi nyanyian2
ratapan2 seperti itu bergulir dari waktu ke waktu jarang
yang berniat menjadikannya sebagai mantera-mantera yang
memberdayakan mereka mereka untuk bangkit dan
melapas balok2 kayu yang memasung kaki2 mereka. Kisah salah satu petinggi
top ditempat kami adalah bukti yang nyata... naik mobil sedan bagus
selama puluhan tahun...mengabdi sepenuh hati dari saat saya
balita hingga sekarang saya beranak tiga,
diperusahaan yang termasuk bonafide terhadap pelayanan
karyawannya. Pada saat beliau mendekati
pensiun saya berfikir dia pasti akan senang... Beliau pasti akan
menghabiskan ”golden year” nya dengan bahagia, happy ending
seperti mahasiswa lulus cumlaude yang jadi rebutan
perusahaan2 bonafide. Tabungannya pasti sudah
banyak,pikirku, dia tinggal jalan gembira menikmati masa
pensiunnya. Hingga suatu hari beliau
memanggil temen saya yang cukup dekat hubungannya
dengan sang manajer senior itu. Beliau mengajaknya
sharing.... Beliau bercerita, pesangon
yang akan dia terima sekitar 700 juta (suatu
jumlah yang sangat besar menurut kami)..tapi dari
tutur katanya sangat terlihat dia masih saja resah. Saat ini
dia belum punya agenda kegiatan terutama bisnis
pasca pensiun. ”Uang pesangon saya ini
kalau saya pakai buat usaha kok ternyata mepet juga
ya....” katanya sambil menghela napas panjang. Kalo saya simpan di deposito
sebulan saya akan dapat 7juta-an kurang..padahal
sekarang opersional sehari2 kalo dikumpulkan sebulan
jumlahnya 12an juta... Belum kalau saya sakit,
belum kalau ada kebutuhan unpredictable yang suka2
muncul juga... ”Saya kepengin belika ruko
dekat rumah saya 350juta, terus untuk ngisinya 200an
juta, sisanya buat cadangan..kok kecil sekali
ya...nanti kao usaha saya tidak berhasil dan saya
gulung tikar bagaimana ya..? Mendengar itu saya tersenyum
kecut....kalau sang petinggi saja seperti
bagaimana saya nanti ya..? bagaimana yang dibawah saya
ya..? bagaimana yang labih rendah lagi ya...? pensiun.... Ketika 4 bulan lagi pensiun
beliau sebernya sudah dibebaskan dari absensi dan
dan rutinitas2 lainnya agar beliau bisa mempersiapkan
pensiunnya...awalnya 1 bulan dia mencoba untuk
mulai mencoba berdikari...tapi belum sampai 3 minggu dia
datang dengan baju seragam lagi dan kelihatan ada rona
ketskutan di wajahnya... ”Wah,diluar bener2 serem dan
saya pusing sendiri karena semuanya berjalan
tanpa pakem, jadi terusterang saya takut untuk memulai
berusaha” katanya... ”Terus rencana selanjtnya
gimana pak..?” kata salah satu temen saya. ”Saya akan masuk kerja saja
deh..sampai hari H saya harus undur diri..sambil
mikir2 usaha apa...” lanjutnya lagi, dan hingga
tiba hari H beliau lulus beliau kirim email
pamitan...dan ternyata dia tetep masih bingung mau
ngapain.... Begitulah kisah2 seputar TDB
murni di negeri kita....kalau dinegeri lain
yang maju mendekati pensiun adalah masa tidak
terlalu mengenaskan... Bahkan untuk negara2 seperti
Jepang, yang sudah sepuh2 itu malah diberdayakan oelh
company untuk menjadi trainer2 atau motor di
berbagai negeri yang ada cabang atau afiliasi perusahaannya. Atau kalaupun dia mau dia
bisa mengabdi ke negara dan digaji oleh negara dengan
bayaran yang cukup meskipun pekerjaannya terlihat
”remeh” menurut kita macam petugas kebersihan,sopir2
bus instansi dll... Jadi itulah kenyataan nasib
tdb..cerita2 ini sering sekali saya dengar dari
mereka2 yang full tdb karena kebetulan saya seringkali
memberikan trainning macam Job Role,QCC dll kepada
kepala group atau kepala line yang kadang dalam satu kelas
campur ada yang usia muda,menengah dan tua... Yang tua2 paling seneng kalo
dalam trainning2 itu saya selingi contoh2 kasusnya
adalah sontoh kasus di dunia bisnis..dan yang muda2
biasanya mengolok-olok yang tua yang sebentar lagi pensiun,
tanpa mereka sadari bahwa merekapun akan menglami
kejadian persis sama seperti yang senior2 itu.. ”Pak seandainya dari masuk
kerja dulu bapak nabung 100ribu sampai pensiun
pensiun 2 tahun lagi uang bapak sekarang sudah milyaran
lho...” kata saya...sambil menerangkan itung2annya Tung
Desem Waringin. Sambil terkekeh mereka ada
yang berkata ” Bapak sih ngasih tahunya baru
sekarang..” Temen2 yang masih TDB
renungkanlah kenyataan2 ini yang saya yakin kita semua
menyadarinya...masa2 seperti itu akan datang dan siapkah kita
menghadapinya, padahal jelas-jelas tidak ada
reinkarnasi di kehidupan kita ini.... Salam Hangat, Hadi Kuntoro > Wisuda TDA : 22 Januari 2007 > Wisata Singapore : Juli 2007
> biaya dari hasil usaha/bisnis. M. Tito Herlambang SCS-Agit | P:+62 (21) 572 1177
x:7517 | M
SPONSORED LINKS
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe __,_._,___ |
