On Sun, Apr 07, 2002 at 10:17:29PM +0700, Syafril Hermansyah wrote: > Hmm...kasusnya agak beda utk KV ini, krn setiap ISP punya IP class yg > berbeda. Mestinya tidak mungkin jika ada pelanggan dari ISP-1 menggunakan ip > address (entah sengaja atau tidak) dari ISP-2 dan Internet servicenya tetap > bisa jalan.
Wadaow, masih nggak ngerti ... Untuk di Indonesia itu, ISP ISP pada umumnya nggak megang block IP mereka sendiri. Mereka hanya "nyewa" block IP tertentu dari APJII, kecuali ISP yang memang guede macam indosat, telkom. Nah karena block IP nya dipegang oleh APJII, maka, mau "nyolong IP address dari ISP lain yang sama sama terkoneksi ke IIX, itu bukan masalah yang repot, karena biasanya ISP tidak melakukan filtering di router mereka. Misalnya ISP A, yang block IP nya 202.147.252.0/22, tidak melakukan filtering terhadap IP blocknya di routernya dimana ingoing traffic dengan IP 202.147.252.0/22 trafficnya didrop. (ini hanya contoh, siapa tahu ISP memang melakukan filtering). Nah kalau untuk masalah "nyolong" IP address udah nggak terlalu sulit, apalagi di jaringan kabel vision, yang nggak ada router macem macem, semua user tumplek di switched network (bukan routed network), ya masalah di atas ya gampang sekali terjadi. Ini makanya beberapa ISP memberi non routable IP address bagi pelanggan kabel modemnya, untuk mencegah hal seperti ini (kalau tidak salah duga) :). > > > Kalau di kabel modem, mah susah, wong ini kan model modelnya jaringan > > pakai topologi BUS. > > Apakah transparant proxy atau NAT bisa membantu dalam kasus ini ? Nope. none will prevent this to happened, as long as one cable modem circuit is used by more than one ISP (except the ISPs assign non routable IP address to those cable subscribers). -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
