On Wed, Apr 24, 2002 at 07:50:24PM +0700, Syafril Hermansyah wrote: > Secara tidak langsung memang benar, tp kalau kita bilang ke MDaemon > developer "...perbaiki donk..." itu salah alamat, krn developernya > pihak lain. Yg mungkin dilakukan oleh MDaemon adalah blocking e-mail > yg berasal dari sender yg tidak authenticate. Yang saya tahu, stupidity ini tidak dimonopoli oleh mdaemon. sekarang semakin banyak isp di indonesia (isp di sini cuman berapa sih?), mulai pakai antivirus, dan mulai kirim notifikasi tanpa memperhitungkan akibatnya.
pada prinsipnya, memasang antivirus yang baik (menurut saya): - jangan kirim notifikasi sama sekali. atau - buat itu paid service, dan notifikasi dilakukan oleh manusia. dengan demikian bisa membedakan mana itu notifikasi yang perlu mana yang tidak perlu. kalau user tidak mau bayar. yo wis, mail silently drop. beres. yang penting kan, in case melakukan dropping message, provider perlu transparan dlm soal: pakai antivirus apa, bagaimana kriteria dropping. jadi pelanggan tetap berhak untuk subscribe/unsubscribe pada provider yang bersangkutan. keberatan? terlalu repot? kurang menguntungkan? he..he.. > > ? notifikasi itu dikirim ke recipient. > > Ya, dikirim ke Recipient berupa body text (jika memang body textnya > tidak mengandung virus) sementara notification text berada diatas body > text, akan tetapi jika attachmentnya bervirus serta tidak bisa di > desinfect maka attachmentnya di strippe. saya ngasih tahu, bukan nanya. saya ulangi: notifikasi dikirim ke recipient. kayaknya yang seperti ini pernah deh kita diskusikan japri. dan kang syafril confirmed kalau itu salah setting. (yeah .. apalagi kalau bukan salah setting :p) Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
