On Thu, May 02, 2002 at 06:11:47PM -0600, Irwan Hadi wrote: > Cuman bingung saja, kenapa tidak pakai misalnya Exim, dan milis > managernya pakai yang khusus gitu (bukan EZMLM)? > Kan newsletter yang dikirim tidak dipersonalisasikan per person ?
soal personalisasi atau tidak ini sebenarnya soal pakai 1 queue file untuk banyak subscriber atau 1 queue file untuk 1 subscriber. walaupun, mungkin, kalau cuman include nama saja di newsletter, tidak harus pakai 1-1. kenapa kok pakai ezmlm? mungkin pertanyaannya keliru, seharusnya apakah perlu buat yang baru? :-) ok lah, soal efisiensi diabaikan, lah wong pakai mesin gajah hanya untuk gituan .. ssstt... kita punya dns server dengan dua processor dan ram 1 GB juga :p kalau jumlah subscriber sudah banyak, mau tidak mau, suka tidak suka, VERP amat sangat membantu. selain itu, mau tidak mau, suka tidak suka, boros atau tidak, single rcpt to mampu mengatasi problem seputar network/protocol latency. apalagi dengan qmail yang mungil, memungkinkan spawning banyak proses. misalnya masalah traffic shaping. pernah mengamati gejala akibat traffic shaping? coba netstat -tn|grep EST, akan terlihat koneksi menggantung ke satu tempat, sekarang coba telnet manual ke port 25 ke tempat tsb -> lancar! Nah .. kalau bisa spawn ribuan proses kan tidak perlu telnet manual :-) makanya saya bilang traffic shaping itu rada ugly juga. ok. kenapa qmail? bukannya ada tools lain yang lebih efisien untuk mengirim secara paralel, even pakai verp? ya, tapi tidak ada yang sesederhana dan se-robust qmail. prinsip yang saya pegang: keep it small and simple. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
