On Mon, Oct 07, 2002 at 11:03:56PM +0700, Indra Kusuma wrote: > # > 2. bikin commercial versionnya spt sendmail atau snort > # > # dari program GPL tidak bisa diturunkan menjadi commercial > # version seperti sendmail. > > kenapa mas adi ? > kalo snort sptnya berhasil tuh, dengan bahan dasar snort, di bumbuhi > bahan pemanis dan penyedap lain dan di kemas dalam kemasan yg bagus > jadilah www.sourcefire.com
komentar saya salah. btw, saya kok jadi semakin sering 'kehilangan akal' ya. barangkali saja sudah waktunya gaji naik eh .. pensiun :-) ok. coba saya tulis pelan-pelan. sendmail bukan software GPL, jadi boleh dan sah-sah saja ada versi komersial turunan sendmail yang dilengkapi dengan beberapa features tambahan, tetapi source-nya ditutup. yang perlu ditekankan, feature tambahan ini nggak main-main, bukan sekedar bungkus. jadi kalau ada orang ngomong soal sendmail komersial ini, jelas tidak bisa dibandingkan dengan sendmail yang 'opensource'. nah sekarang snort -> sourcefire. saya curiga sourcefire hanya membuat bungkus dari snort. kalau toh tidak, maka sourcefire tidak bisa dikategorikan lagi sebagai project yang murni menggunakan GPL (asumsi saya 'bungkus' ini source-nya ditutup). jadi bukan GPL lagi (baca: tidak bisa dihitung sebagai proyek GPL yang sukses). analoginya trustix, yang jelas-jelas menjual firewall proprietary (closed). jadi dalam hal ini, kalau toh trustix sukses dengan firewallnya, ini bukanlah proyek GPL. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
