On Wed, Oct 09, 2002 at 03:02:44PM +0700, adi wrote:
# sejak semula saya tidak berpendapat bahwa yang namanya firewall
# ini sama sekali tidak perlu. jangan kuatir, pakar firewall tidak
# akan kehilangan pekerjaan karena 'propaganda' saya ini ha..ha..
#
# tapi saya kurang setuju dengan 'over-firewalled'. tidak efisien,
# boros. contohnya ya kasus mesin webserver yang hanya listen
# di port 80 sahaja. sudah jelas-jelas firewall kagak ada gunanya,
# malah maksain dan suruh orang bayar pulak (true story!) itu namanya,
# seperti yang dibilang pak made: demi "buzzword compliance", orang
# merelakan akal sehatnya. kalau mentok, ntar alasannya bisa-bisa:
# kasihan .. ntar mereka kagak dapat duit :-)
#
# apakah yang di atas itu akhirnya benar-benar dibayar? ya. berhubung
# kita kan cuman kuli, kalau pun berpendapat: didengar sukur, dibuang
# mujur, sudah layak dan sepantasnya.
#
# saya pikir kalau firewall dipasang hanya untuk "buzzword compliance"
# sahaja, pendapat anda akan sama dengan pendapat sahaya.
haiyaaa .. betul banget, tergantung situasi dan yg banyar sahaya :)
jadi kalo yg di expose itu simple ya make it simple, kalo banyak yah
bikin supaya simple (firewall), pokoknya keep it simple dah.
Cheers,
Indra Kusuma
--
,''`. Indra{@,.}Kusuma.OR.ID -> [Security - Debian/GNU Linux - IPv6]
: :' : 0x4D829E49 - 187D 8C98 FB76 E1A8 5558 853A 4795 4FC1 4D82 9E49
`. `'
`-
--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!