On Mon, Jan 06, 2003 at 04:42:42PM +0000, Beast wrote: > 1. caching only ns jangan diinstall dlm 1 ip (1 mesin boleh, lain > ip), kenapa?
maksudnya barangkali: caching dns (dnscache) tidak bisa listen di ip yang sama dengan authoritative dns (tinydns). karena, walaupun tinydns hanya menggunakan UDP, dnscache menggunakan baik TCP maupun UDP, jadi kalau satu sudah jalan, yang lain akan mendapat error EADDRINUSE (Address already in use or something like that). > 2. di clint's /etc/resolve.conf, jangan point langsung ke primary ns, tapi > ke caching only ns, betulkah? betul, kalau maksud dari 'primary ns' adalah authoritative dns (tinydns), karena tinydns tidak melakukan recursive query, jadi adalah hil yang mustahal kalau bisa resolve other domain dari tinydns. > dgn bind9, apakah "rule" diatas perlu? bagaimana jika install saja > primary svr dan sec , dan user point langsung ke server2 tsb? pertama, dalam dunia dns, tidak ada istilah primary/secondary itu murni istilah administratif. kedua, biasanya istilah itu dikaitkan dengan istilah 'master/slave' di bind. yang ada adalah caching dns (resolver), authoritative dns. tapi kalau penangkapan saya terhadap pertanyaan di atas benar, jawabnya tidak perlu. bind, by default, menjalankan caching/authoritative nameserver di 'satu' daemon. tanda petik penting, karena bind9 pakai thread, jadi tidak bisa dibilang satu daemon lagi :-) walaupun ini configurable saat compile. bukannya saya suka strict dengan istilah lho. kalau misal tidak sama, mari kita samakan dulu persepsinya. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
