On Fri, Feb 21, 2003 at 06:05:44PM +0000, Beast wrote: > Tapi bagaimanakah mekanisme di imap client sendiri dgn (misal: puluhan > folder masing masing berisi 10rb-an msgs)
kalau puluhan folder ndak apa-apa ;-) dalam 1 folder usahakan tidak berisi terlalu banyak mail. konon, dengan ext2/ext3/reiserfs, performance akan menurut kalau dalam satu directory berisi lebih dari 64K file (atau tidak bisa lebih dari 64K?) pengalaman, dengan HD IDE, 5000 sudah repot, kecuali kalau pakai mutt+index patch dari michael ;-) selain di sisi klien, terutama kalau menggunakan format maildir, ini akan memberatkan server juga. kalau saran saya, lebih dari 1 minggu, sebaiknya dibuat invisible to user saja (dipindah ke tempat lain). yang penting masih ada. kalau perlu diarsip via web ;-) > apakah ada bedanya ditaruh di dalam satu folder dgn diorganisir lebih dari > satu folder? tergantung karakteristik mail rata-rata, format penyimpanan mail yang digunakan (maildir, mbox, cyrus, imap2000, dll?), filesystem yang digunakan, serta tipe/performance HD. 1 mail 1 file efisien untuk mail yang besar-besar tapi sedikit. 1 file banyak mail efisien untuk mail yang kecil-kecil tapi banyak. (bagaimana maksudnya, tinggal dibayangkan saja, misalnya, bagaimana pemrosesan maildir dibanding mailbox). ada juga yang memberi solusi dengan cara indexing macam cyrus, atau trik yang lain. detailnya saya kurang ngerti. > sudah pernah nyoba pak? mencoba 1 folder isinya 10000 email? kalau untuk main-main lebih dari itu pernah :-) untuk production, belum pernah punya user dengan mail sebanyak itu :-) dulu pernah kasih akses imap/webmail untuk account redaksi. berhubung lebih dari satu orang yang baca. praktis kalau pakai imap, password dishare saja. dan tidak semua orang diberitahu kalau bisa diakses via imap. belum pernah saya rotate, wong belum pernah komplain. atau mungkin sudah pernah komplain tapi saya cuekin saya nggak ngerti ;p Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
