On Wed, 4 Jun 2003 01:06:11 +0700 adi (A) wrote: > > Ini ada tulisan bagus menggunakan spamassasin + bayesian utk > > rame-2x : > > http://www.opensourcedigest.org/issue2/spamassassin.html > > note: 'auto-learn' di sini dilakukan oleh scoring system > milik spamass. yang saya kurang mengerti, kalau score > milik spamass ini dipercaya, kenapa tidak pakai spamass > saja? :-)
sa-learn memang digunakan untuk update content filternya spamassassin. Kalau kita train langsung SA, maka semua message yg kita kategorikan spam/ham langsung mengupdate *.cf as is per event (symptomatis), dg bayesian maka update didasarkan atas statistic; dpl tanpa bayesian maka SA (dg sa-learn nya) mirip dg bogofilter. > konon, para spammer juga menguji spam yang mereka kirim > dengan bayesian filter. sehingga jangan heran ada 'tag' > html <asdfasfasfafdfsaf>, yang dipakai untuk mengacaukan > bayesian filter. kalau ini mah bagiannya body_checks > postfix ;p Itulah pentingnya statistik, bukan pakai event/symptom yg mendasari kita update content filter, krn kita tdk pernah tahu spam di masa depan spt apa :-) Bayesian ini tidak serta merta aktif jika kita run, dia perlu data setidaknya 200-an ham/spam, makin banyak datanya akan makin akurat. http://au.spamassassin.org/doc/sa-learn.html -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril-at-dutaint.co.id> . -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
