On Sat, 30 Aug 2003 10:31:52 +0700 adi (A) wrote: > > Dengan dampak virus akhir-akhir ini, notification anti virus (!!!! > > si kurang ajar satu ini), error delivery message akibat virus > > ha..ha.. akhirnya bukan saya saja satu-satunya yang jengkel dengan > yang satu ini :-) > > ada dua hal yang menjengkelkan: > - sistem mail antivirus yang kirim notifikasi ke sender/recipient > - sitem mail antivirus yang meneruskan edited content > (mengubah executable/mail bervirus menjadi plain text). > - kedua-duanya tidak bisa membedakan mana 'faker' *) dan > mana yang tidak. > > problem semacam ini, berikut spam, tidak bisa diselesaikan di > titik akhir dari sistem mail. baik itu uucp (client) berikut > yang pakai protokol lazim seperti pop/popmie/popeye atau > imap/imah/inul. problem semacam ini hanya bisa diselesaikan > di sisi gateway (port d'entre). reject mail on smtp port, > minimal bisa dibuang in the first place (jangan dibounce atau > diteruskan!).
Ya benar begitu, di kantor saya mengaktifkakan smtpauth (POPB4SMTP disable), check PTR record (hanya client yg pakai DHCP dan logon ke ACL server yg bisa mendapatkan PTR record secara otomatis), HELO/EHLO check (hanya yg setting tcp/ip dg benar yg bisa sending mail), dg cara ini maka unknown client sulit relay. Di Anti Virus notification for sender/recipient, saya set "only notify if sender/recipient local". -- syafril ------- Syafril Hermansyah -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
