On Sun, Oct 23, 2005 at 01:44:27AM +0200, I Made Wiryana wrote:
> Tapi khan sekarang tahun 2005, bandwidth besar, memori banyak, buat apa
> pusing-pusing.

reliabilitas, efisiensi dan 'resuming'. btw, sebenarnya isunya bukan
uucp yang saya angkat :-) walaupun ada yang mengimplementasikan (mau
tidak mau) uucp untuk transfer email dari pusat ke kantor-kantor cabang
via satelit, yang mana uucp membantu sekali dalam kondisi cuaca sangat
buruk.

komunikasi dengan mobile device sebenarnya merupakan kasus khusus.
kebanyakan orang (operator) masih enggan mengeksploitasi habis-habisan
untuk transfer data karena secara de-facto pendapatan dari voice masih
dominan. jadi tidak heran kalau transfer data dimeterin per KB. Terus
terang saya agak gak ngeh dengan diskusi 'internet murah' di milis
teknologia. ini soal bisnis man :-)

meskipun dari sisi infrastruktur komunikasi via mobile device (hp) sudah
semakin maju, tapi efisiensi protokol masih diperhatikan, karena pada
prinsipnya transfer data kurang reliabel.

contohnya: http://freeprotocols.org

bbrp kalau dikuti link-nya broken, khususnya soal implementasi. kalau
tidak karena belum ada implementasi, pasti karena di-sue karena
terbentur paten :-)

jadi ingat kasus daniel (tux2 filesystem), yang dipaksa gulung tikar
karena algoritma yang dipakai ternyata mirip dengan waffle (netapp),
meskipun ndak nyontek, tapi algoritma ybs sudah dipatenkan duluan.

in any case, data compression masih tetap akan mengisi bbrp aspek dari
komunikasi data, lepas dari kapasitas bandwidth yang ada.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

--
Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable.
Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!

Kirim email ke