On Mon, Oct 31, 2005 at 09:49:07AM +0100, I Made Wiryana wrote: > Ndak pernah pake :-) kalo ada mahasiswa butuh tool statistik biasanya saya > saranin R aja.,
untuk terapan, khsususnya yang benar-benar dipakai di lapangan, seringkali yang 'instant' itu perlu. contoh clinical trials, khususnya drug trials, design dan implementasinya sudah ada pakemnya, berani nyalahin pakem, berhadapan dengan FDA :-) kalau kita lihat literatur-literatur clinical trials, malah isinya cuman management lapangan. lebih mendekati politik (bisnis) dibanding riset. konon dulu ada produk obat yang mencantumkan di iklan: telah diuji di laboratorium farmakologi klinik FK-UGM, tapi hasilnya (yang jelek) tidak disebutkan -> konsumen kan melihatnya: telah diuji ... he..he.. untuk S1, dulu saya berangan-angan mahasiswa bisa dikenalkan dengan bbrp model, siklus experimentalnya (menemukan masalah, mengumpulkan informasi, menyusun hipotesis, menguji hipotesis dan menarik kesimpulan/merumuskan permasalahan baru) plus paket analisis statistiknya. sebenarnya kan untuk skripsi S1, yang mana hanya dituntut pemahaman komprehensif, penelitian itu sifatnya replikatif (seperti robot kuno, melakukan pekerjaan berulang-ulang seperti yang disuruh). salah nggak apa-apa, hasil experimen tidak seperti yang diharapkan tidak apa-apa, yang dinilai how to do it dan ngerti/kagak itu saja. yang terjadi sekarang justru mendorong mahasiswa untuk menjadi makluk manipulatif ... yang lebih mengerikan lagi, jiwa manipulatif ini diteruskan sampai S2, S3, pekerjaan -> koruptor. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Right or wrong my list. Unsubscribe option is currently unavailable. Indeed, it's available upon request .. but: cepek dulu donk!
