Ruang sareng tempat kacida pentingna buktosna Kang Oman parantos ngagambarkeun jelas pisan di wewengkon agraria Simkuring kaleresan pernah ngabahas hal anu kirang langkung sami mung dititenan tina jihad antropologi harita ngariung sareng profesor hukum oge ahli ekonomi, kasimpulan simgkuring pamarentah Indonesia teu aya niat ngahargaan nilai ekonomi tina adat anu pakait sareng tanah alias taneuh buktosna upami urang ka bank kanggo ngahutang anu ditaros ku bank teh surat taneuh padahal luluhur urang sunda pan teu bogaeun surat nu kitumah da etamah nu nyieuna pangawasa (walanda atanapi Jakarta) Walhasil hak ekonomi ngan aya dijalma anu boga surat kusabab kitu kudu aya upaya anu serius ti ahli agraria (sabab maranehnamah digajih gede) kumaha sangkan hak tradisional atas tanah bisa boga ajen ekonomi. Di Bogor, aya daerah situs, anu dibongkar ku developer, padahal eta rancamanya teh caket pisan ka IPB jeung mung sajam ti Jakarta. Bogor ayeunamah reuteum ku angkot, dimana boa aya deui rancamaya. Kasimpulana samentawis, usulan konsep kabuyutan penting, tapi langkung penting ngrobah sikap pamarentah kana perkawis taneuh. Di UI jurusan hukum adat dibubarkeun, buktos teu gunana hukum adat kanggo pamarentah. Konsep kabuyutan, tiasa penting lamun diteruskeun ku masalah hukum. salam christomy HUFS, Seoul
oman abdurrahman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: (untuk warga milis kisunda & urangsunda, punten ieu posting heunteu ditarjamahkeun kana basa Sunda. Teu aya sanes jalaran nuju pakepuk, ieu mah sakantenan bae "ngareply" seratan rerencangan ti Pusat Kajian Agraria-IPB anu kamari ngondang sim kuring ngahadiran semiloka Agraria Reform di Bogor) Salut euy, anti masih mahasiswa sudah mengurusi soal yang paling mendasar, soal tanah. Ingat engga sebuah film yang dibintangi oleh Tom Cruise (really sorry, aku lupa judulnya; setting film di jaman kolonialisasi Amerika oleh Inggris), hanya ada satu kalimat dari Tom Cruise dalam film tersebut yang menegaskan pentingnya tiap orang memiliki lahan/tanah yang layak. Kalimat tersebut matannya (isinya) kurang lebih: "Belum dapat disebut hidup seseorang yang tidak memiliki tanah". Ya, dalam perbincangan di milist dan diskusi-diskusi di darat sebagai kelanjutan di milist, kita telah sampai pada tahap pembicaraan bahwa ada berbagai jenis hukum yang berlaku (positif, nurani, adat, agama). Memang paling benar adalah hukum agama, namun, pelaksanaannya agak "complicated". Kemudian derajat yang paling tinggi (dalam efektivitas opersionalnya) setelah hukum agama adalah hukum adat (itu menurut salah seorang ahli hukum). Berkenaan dengan itu, saya mencoba menggali landasan-landasan untuk menghidupkan kembali keyakinan adat dalam masalah agraria. Tiada lain, sebagaimana kaidah kebudayaan nasional adalah puncak-puncak dari kebudayaan lokal, semoga kita memiliki ketahanan budaya nasional yang kuat yang berkembang dari ketahanan budaya lokal masing-masing. Hal ini meliputi pula masalah agraria. Salah satu contoh kajian yang telah saya lakukan berkenaan dengan persoalan adat kaitannya dengan masalah tanah (lingkungan), dapat Anda tengok resume-nya dalam tulisan berjudul "KABUYUTAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN" di alamat: http://www.sundanet.com/artikel.php?id=216 Ok, semoga bermanfaat. Salam, Oman Abdurahman (manAR) pka wrote: v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* {behavior:url(#default#VML);}.shape {behavior:url(#default#VML);}st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) } Wah.. menarik Pak Oman�. Semoga lain kali selalu ada kerjasama antar lembaga kita Hal-hal demikian memang harus selalu terjalin diantara kita.. Salam dari PKA Dan Maaf juga baru balas. Setelah semiloka langsung ngacir kuliah. Maklum masih mahasiswa. Terikat banyak tugas. hehehe Heru Purwandari -----Original Message----- From: oman abdurrahman [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 19 September 2004 16:43 To: pka Cc: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: TOR semiloka Terimakasih, TORnya sudah saya terima, maaf baru balas sekarang. Sebagai salah seorang moderator dan peserta aktif milist2 kasundaan, saya sering mendapat pengaduan dan laporan masalah-masalah keagrariaan di Tatar Sunda. Semoga ke depan kita dapat terus berkomunikasi untuk suskses reforma agraria. Salam, Oman Abdurahman (manAR) pka wrote: Pak Oman, Ini TOR semiloka... maaf baru terkirim. Sampe ketemu di Bogor Besok Pagi. Heru Purwandari, PKA-IPB > ATTACHMENT part 2 application/msword name=TOR Semiloka untuk Peserta Lokakarya.doc --------------------------------- Do you Yahoo!? vote.yahoo.com - Register online to vote today! __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] PENTING..! attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member. dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa pencabutan membership. terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu mengupdate antivirusnya. Yahoo! Groups Links --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail is new and improved - Check it out! [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IotolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> PENTING..! attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member. dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa pencabutan membership. terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu mengupdate antivirusnya. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
