Kang Waluya sim kuring mah gaduh emutan anu rada
mahiwal.
Urang Amrik, parantos rada hilap ka peristiwa 9/11
dina waktos SATEUACANA pemilu dilaksanakeun.
"Poling" emang rada imbang.
Nu aneh, ngadak-ngadak Osama Bin Laden, ngintun kaset
ke Al Jajeerah, der teras di salabarkeun ka sakuriling
dunia kumedia massa dugi ka kuping ka indonesia.
Antukna, urang-2 amerika jadi condong deui ka Bush,
pedah anjeunamah tega nyerang ka sahawae boh negara
boh jelema nu dikira-kira aya hubungannana jeung
teroris.
Nu janten patarosan, naha leres eta kaset teh, sareng
suantenna nu kaluar LERES-LERES Osama BL ?.
Moal kitu etamah rekayasa wungkul ?
Wallohualam
MZ
--- Waluya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Meunangna Bush, ceuk para pengamat nunjukkeun yen
> rakyat amerika ayeuna nuju
> condong ka konservatisme agama (alias
> fundamentalis). Duka ku naon, tapi
> mungkin oge kapicu ku serangan ka WTC tea. Gunawan
> Muhammad malah
> ngibaratkeun meunangna Bush sarua jeung meunangna
> Partey Nazi (Hitler) di
> taun 1932 (Hitler kapilih sacara demokratis, tapi
> sanggeus kawasa robah jadi
> diktaktor). Dihandap ieu dicopy-pastekeun, wawancara
> Gunawan Muhammad
> (tempo) jeung Radio Nederland.
>
>
> Warta Berita - Radio Nederland, 04 November 2004
>
>
> KEMENANGAN BUSH DAN KEKHAWATIRAN PADA KONSERVATISME
>
> Kemenangan George W. Bush dalam pemilihan umum di
> Amerika Serikat,
> berarti menguatnya konservatisme kanan di negara
> Paman Sam ini.
> Menurut seorang Amerika yang sangat paham situasi
> Indonesia, ini bisa
> mengakibatkan malapetaka besar. Lebih dari itu,
> katanya, kalangan
> Islam radikal akan bersorak sorai menyambut
> kemenangan Bush. Salah
> seorang yang prihatin dengan perkembangan ini adalah
> wartawan senior
> Goenawan Mohamad. Berikut Mas Goen, demikian
> panggilan akrabnya,
> menuturkan kekhawatirannya itu kepada Radio
> Nederland.
>
> Goenawan Mohamad [GM]: Iya, tidak mengherankan,
> rakyat Jerman juga
> mendukung Partai Nazi di tahun 1932. Maksud saya,
> ketika patriotisme
> dikobar-kobarkan, xenophobia ditularkan, kepastian
> moral diutamakan,
> militerisme dijadikan jalan yang ulung, itu yang
> terjadi. Saya sedih
> karena pengaruhnya akan besar ke dunia. Dan kita
> kena getahnya.
>
> Radio Nederland [RN]: Seperti apa itu Mas Goen getah
> yang akan
> mengenai kita?
>
> GM: Begini. Pertama ini menunjukkan bahwa sebuah
> negara demokrasi
> yang paling tua dan paling membanggakan dirinya
> sebagai pelopor
> demokrasi, dan dia bisa dianggap sebagai tauladan,
> ternyata jatuh
> dengan mudah, ke dalam suara yang sangat dipengaruhi
> oleh keyakinan
> agama, di dalam politik. Dan ditentukan oleh
> pertimbangan-pertimbangan suatu nilai-nilai Kristen
> kanan yang dapat
> berpengaruh bagi politik luar negeri. Seperti
> misalnya problem di
> Palestina.
>
> Saya kira kaum Evangelist Kristen di Amerika tidak
> menghendaki
> perdamaian di Palestina. Dan itu akibatnya akan
> menjadikan alasan
> yang baik bagi kaum fundamentalis Islam untuk meniru
> atau membalas.
> Dan anda tahu apa yang akan terjadi dengan demikian.
>
> RN: Maksudnya ini kalangan fundamentalis Islam juga
> akan mendapat
> kesempatan gitu Mas Goen?
>
> GM: Iya, akan melihat sebagai contoh. Ini bahwa,
> pertama ya, masalah
> hukum dan kenegaraan itu tidak bebas nilai agama dan
> karena itu agama
> yang mayoritas akan bisa menentukan. Kedua,
> persoalan di Palestina
> tidak akan dapat diselesaikan dengan damai selama
> politik luar negeri
> Amerika dipengaruhi oleh kaum Evangelist Kristen,
> fundamentalis lagi,
> yang menganggap bahwa ini ajaran agama menghendaki
> suatu Armagedon di
> Timur Tengah.
>
> Dan kalau itu dijalankan separuhnya saja seperti
> yang sekarang, maka
> alasan bagi orang-orang seperti pengikut Osama bin
> Laden makin keras,
> bahwa Amerika memang tidak menghendaki keadilan di
> sana. Anda ingat
> bahwa dalam pesan terakhir Bin Laden, dia menyebut
> Palestina dan
> Lebanon.
>
> Memang seperti dikatakan Blair sebetulnya, Blair
> paling tepat melihat
> persoalan di sini, meskipun saya tidak setuju dia
> ikut perang Irak,
> bahwa persoalan yang paling urgen sekarang ini
> adalah Timur Tengah.
> Dan itulah perdamaian di Palestina, keadilan bagi
> rakyat Palestina,
> itu yang menyebabkan terorisme berkecamuk. Orang
> Amerika tidak
> memperdulikan ini dan menganggap bahwa terorisme itu
> hanya akibat
> dari fanatisme Islam.
>
> RN: Dan itu yang berdampak bagi kita di Indonesia,
> Mas Goen ya?
>
> GM: Ya berdampak bagi kita di Indonesia, pertama
> karena di Indonesia
> sendiri kan ada pemikiran bahwa ajaran agama,
> syariah agama,
> nilai-nilai agama itu lebih unggul daripada suatu
> negara yang plural,
> yang tidak memihak pada salah satu agama. Sekarang
> Amerika sendiri
> kan memihak pada semangat Kristen kanan. Jadi
> mengapa Indonesia tidak
> mungkin begitu?
>
> Kedua ya pengaruh yang lain, imbas dari terorisme
> internasional yang
> diakibatkan oleh sikap Amerika dalam mengabaikan
> keadilan di Timur
> Tengah. Kan kita juga kena dengan terorisme itu.
>
> Saya takjub melihat bagaimana orang Amerika sangat
> hanya menilai
> dirinya sendiri dan ini yang terjadi di Jerman tahun
> 1932 saya kira,
> dengan derajat yang berbeda.
>
> RN: Ini seorang Amerika yang tahu banyak tentang
> Indonesia mengatakan
> bahwa ini bisa merupakan malapetaka yang luar biasa,
> dan juga
> kalangan teroris akan bersorak sorai. Jadi
> orang-orang yang cinta
> demokrasi, terutama di Indonesia, juga seperti Mas
> Goen ini
> tampaknya, sedih.
>
> GM: Sangat sedih. Saya kira temen-temen saya di
> Amerika juga
> demikian, yang menentang Bush ya, dan tahu apa
> akibatnya ini semua.
> Teman-teman saya mungkin akan, kalau berjalan di
> suatu tempat di luar
> negeri akan dibunuh. Karena dianggap orang Amerika
> semua bersalah
> sekarang.
>
> Saya dua kali melihat dalam pertemuan, di Singapura
> dan di Melbourne.
> Dalam satu seminar, seorang pembicara Amerika
> memulai pidatonya
> dengan I apologize for my government. Sekarang
> apakah harus dikatakan
> juga I apologize for my people, apakah bisa itu?
>
> Problem besar di Amerika ini sekarang adalah bahwa
> pertarungan di
> dalam pemilihan umum sekarang adalah pertarungan
> nilai-nilai dan
> kalau pertarungan nilai-nilai maka, pertama,
> seberapa jauh mekanisme
> politik itu bebas dari nilai-nilai sehingga ada
> keadilan. Sesuai
> dengan kalangan liberal di sana berpikir.
>
> Kedua, di dalam konflik nilai-nilai ini, apakah
> mereka yang menentang
> imperialisme Amerika dan sikap imperialistik
> Amerika, di Amerika
> sendiri mereka yang memilih Kerry karena alasan
> membenci Bush,
> sekarang akan mengatakan juga let bygone be bygone.
> Apakah bisa itu?
>
> Bahwa ini mempertanyakan kembali seberapa jauh
> demokrasi bisa
> melahirkan kebebasan. Ini yang saya katakan hampir
> sama dengan yang
> terjadi di Jerman tahun 1932, ketika rakyat Jerman
> memilih Partai
> Nazi, sama dengan rakyat Gujarat memilih
> pemerintahan fundamentalis
> Hindu. Ini sama. Dan kalau ada pemilihan umum di
> Irak nanti, mungkin
>
=== message truncated ===
__________________________________
Do you Yahoo!?
Check out the new Yahoo! Front Page.
www.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IotolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
PENTING..!
attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.
dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa
pencabutan membership.
terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu mengupdate
antivirusnya.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/