Assalamualaikum wrwb
Sateuacanna nepangkeun abdi pun Wawan Irawan, bade ngiring ngomentaran perkawis
berita letusan gunung di D. Toba. Punten bahasana bade campur wae sareng bahasa
indonesia, kamungkinan eta berita aya miss understanding antara wartawan anu
ngaliput sareng sumber berita (Prof Ray Cas), perkawis kemungkinan terjadinya
letusan "Super Volcano" mungkin saja terjadi, tapi mungkin dalam skala waktu
geologi henteu waktu sataun atawa sapuluh taun kahareup. Dihandap ieu abdi
kutip surat bantahan ti Prof Ray Cas ngeunaan eta berita :
Dear All,
Ternyata media yang bikin heboh, hanya scientist memang harus belajar
bahwa tidak semua yang benar harus dikatakan benar.
dali.
---------------------------- Original Message ----------------------------
Subject: Re: re: Super volcano
From: "Raymond Cas" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, April 6, 2005 5:14 am
To: "Dali Ahmad" <[EMAIL PROTECTED]>
--------------------------------------------------------------------------
Dear Dali,
Its good to hear from you, and I hope all is well. I'm not sure what was
reported in your media, and I can't be responsible for that, but what I
said to the media here was that if the magma chamber of the volcano were
ready for an eruption, a major earthquake, for example along the
Sumatran Fault Zone, could trigger an eruption. This was stated as a
hypothetical situation, and I said there is no evidence that the
required conditions exist at present. This was all within the context of a
broader global discussion of supervolcanoes around the world,
including Yellowstone, Long Valley, Campei Flegrei, Taupo etc. So I'm
sorry if the media "have beat this up". If nothing else, I hope you can
use this with your government to get increased funding and personnel for
volcano monitoring in Indonesia.
Cheers,
Ray.
Ikmal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Punten aya beja ti rerencangan anu matak pikahariwangeun....totonden kiamat
kitu? mama ManAR punten ah pang bahaskeun atuh......hatur nuhun. (Moal di
tarjamahkeun ah!!!)
baktos,
ikmal
logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 April 2005
NASIONAL
Line
Pakar Peringatkan Letusan Gunung Api di Danau Toba
SYDNEY - Ketika Indonesia sedang berjuang keras mengevakuasi para korban
gempa di Pulau Nias, seorang pakar Australia memperingatkan bahwa wilayah
Sumatera bakal diguncang letusan gunung berapi sangat dahsyat. Skala bencana
ledakan ''super volcano'' itu diperkirakan jauh
lebih besar daripada tsunami 26 Desember dan gempa 28 Maret lalu. Profesor Ray
Cas dari Fakultas Ilmu Bumi Monash University mengatakan, letusan gunung berapi
paling dahsyat itu bakal terjadi di Danau Toba, Sumatera Utara.
Dia mengatakan kemarin, Danau Toba terletak di jalur patahan di bagian
tengah Pulau Sumatera. Sejumlah ahli seismologi juga mengatakan, gempa besar
ketiga mungkin akan mengguncang wilayah tersebut, menyusul gempa 9,0 skala
Richter pada 26 Desember dan 8,7 skala Richter pada 28 Maret lalu.
Letusan-letusan vulkano besar yang berpotensi menewaskan jutaan orang dan
menimbulkan kerusakan hebat akan terjadi setelah satu ledakan pertama. Menurut
Cas, super volcano itu hanya menunggu waktu. Dia menambahkan ledakan tersebut
merupakan ancaman terbesar bagi planet ini. Sebab,letusan hebat itu bisa
menyebabkan bencana terbesar dalam sejarah modern.
''Super volcano pasti meledak,'' kata Cas. ''Ledakan itu terjadi setiap
50 atau 1.000 tahun. Cepat atau lambat, salah satu letusan dahsyat itu akan
mengguncang planet ini.'' Menurutnya, ledakan-ledakan hebat gunung berapi
pernah terjadi di Italia,Selandia Baru, Amerika Selatan, AS, dan Indonesia.
Dalam Waktu Dekat Ledakan terbesar berlangsung di Danau Toba, yang telah
menciptakan kawah berdiameter 90 kilometer. Menurut Prof Cas, siklus ledakan
hebat
2.000 tahunan telah tiba waktunya. Para pakar vulkanologi di seluruh dunia
sedang mengamati dan menunggu terjadinya bencana besar dalam waktu
dekat.Menurut Cas, ledakan besar terakhir yang secara ilmiah disebut caldera
terjadi 2.000 tahun lalu di Selandia Baru.
Dia mengatakan, ledakan-ledakan itu begitu kuat sehingga sejumlah besar
bebatuan dan debu terlontar ke atmosfer. Ada risiko ledakan itu menimbulkan
tsunami karena guncangan vulkanik melanda lautan. ''Kemungkinan korban tewas
bisa mencapai ratusan ribu sampai jutaan. Ada implikasi serius terhadap iklim,
cuaca, dan keberlangsungan produksi pangan,'' kata dia.
Dia menambahkan, meski ada ancaman dalam waktu dekat,negara-negara
sekitar tampaknya belum siap. ''Masalah terbesar adalah, banyak gunung berapi
yang berpotensi meletus itu mungkin tidak dipantau dengan semestinya. Tentu
saja, kita harus belajar dari bencana tsunami Desember lalu,'' kata dia.
Gempa-gempa di lepas pantai Aceh barat dan Pulau Nias terjadi di sepanjang
jalur patahan lepas pantai barat Sumatera. Gempa-gempa itu menciptakan tekanan
seismologis yang dapat mempercepat letusan gunung berapi. Cas mengatakan,
letusan vulkano hebat terjadi di Danau Toba
sekitar 73.000 tahun lalu. Skala ledakannya begitu besar sehingga mengubah
iklim dunia.
''Ledakan tersebut mengakibatkan tersemburnya 1.000 kilometer kubik debu
dan bebatuan ke atmosfer. Sebagian besar debu itu menghalangi sinar matahari.
Akibatnya, dunia memasuki zaman es,'' kata dia. Ilmuwan itu mengatakan super
volcano mencerminkan potensi bahaya
terbesar dari Bumi. ''Ancaman dahsyat lainnya berasal dari angkasa luar, yakni
jatuhnya asteroid besar,'' tambahnya.(yahoo-afp-ben-46)
PENTING..!
attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.
dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa
pencabutan membership.
terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu
mengupdate antivirusnya.
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Better first dates. More second dates. Yahoo! Personals
[Non-text portions of this message have been removed]
PENTING..!
attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.
dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa
pencabutan membership.
terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu
mengupdate antivirusnya.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/