Satuju Kang Nana, rupina ieu mah jelas kedah ditarekahan. Pami ningal seratan PR ping 5 Des. 2004, saleresna teu kedah ti nol pisan, tos aya geuning sababaraha nami nu disebatkeun. Duka tah naon rencanana taun ieu, masih aya waktos 6-7 sasih pami bade ngararancang kageatan nyungculakeun deui karya & yasa Ibu Dewi Sartika.
Salam tirtawidjaja -------------------------------------------------------------------------------------------------- Dewi Sartika Kalah Gaung oleh Hari Ibu NAMA Raden Dewi Sartika sudah begitu dikenal dalam sejarah nasional, sebagai tokoh pendidikan kaum perempuan pada zamannya. Dialah yang mendirikan sekolah "Kaoetamaan Istri" pada tahun 1904 di Bandung. Namun pada setiap peringatan hari lahir Dewi Sartika, terkesan kalah gaungnya dibandingkan dengan Hari Ibu. Bahkan banyak orang mengira, peringatan Hari Ibu 22 Desember, mengacu pada hari kelahiran wanita berdarah menak tersebut. Padahal Dewi Sartika lahir 4 Desember 1884, putri pasangan Raden Rangga Somanegara (Bupati Bandung) dan Raden Ayu Raja Permas. "Memang ironis. Sekian lama ketokohan Ibu Dewi harus nebeng pada peringatan Hari Ibu. Padahal keduanya terpaut perbedaan waktu yang cukup lama, puluhan tahun," ujar Ny. Hj. Dinny Dewi Krisna Harahap (57), saat berbincang seusai melakukan ziarah ke makam Dewi Sartika yang terletak di kompleks pemakaman para Bupati Bandung di Karanganyar Kota Bandung, Sabtu (12/4). Dinny adalah salah satu dari sepuluh cucu pahlawan nasional itu. Dia menuturkan, Dewi Sartika mendirikan sekolah "Sakola Istri" pada tahun 1904. Ini sekolah pertama bagi perempuan di Indonesia. Sedangkan Kongres Perempuan yang pertama diselenggarakan pada 1928. Pada kongres ketiga 1938 diputuskan 22 Desember sebagai Hari Ibu. Berarti setelah 24 tahun Dewi Sartika mendirikan sekolah bagi kaum perempuan, baru ada kongres. Diakuinya, dengan alasan untuk efisiensi ada usulan dari kalangan pemerintah untuk menyatukan peringatan dua peristiwa itu. Tetapi menurut Dinny, kalau berbicara efisiensi, justru peringatan hari lahir Dewi Sartika selama ini efisien. "Dari tahun ke tahun, ya kita peringati secara sederhana saja. Pihak yang memperingatinya juga itu-itu saja," tutur pagawai di Diklat Dinas Pekerjaan Umum ini. Kegiatan peringatan hari lahir Dewi Sartika ke-120 kemarin, diikuti sejumlah organisasi wanita. Termasuk Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Raden Dewi Sartika (Ikad). Hadir Ny. Dada Rosada, istri Wali Kota Bandung. Kegiatan ziarah diisi dengan pembacaan riwayat singkat sang tokoh, doa, dan tabur bunga. Lalu meninjau sekolah peninggalan Dewi Sartika di Jln. Kautamaan Istri. Pada kesempatan itu, Juju Junasih (77), salah satu dari sedikit murid Dewi Sartika yang masih ada, ikut memberikan sambutan. Mantan wanita polisi ini menuturkan kenangannya terhadap cara mengajar yang dilakukan Dewi Sartika. "Seharusnya kaum muda juga memperingati hari lahir Ibu Dewi," ujarnya. Peringatan 100 tahun Saat ini Dinny dan rekan-rekannya, tengah mempersiapkan peringatan 100 tahun sekolah yang didirikan Dewi Sartika. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi kaum wanita, sekolah yang berusia seabad itu masih tegar berdiri di tengah hiruk-pikuknya Kota Bandung. Sedangkan bangunan seusianya sudah banyak yang musnah atau beralih fungsi. "Kita akan memperingati seabad sekolah ini pada 16 Januari mendatang. Banyak dukungan dari berbagai pihak, tetapi realisasi dukungan itu sendiri sangat minim. Usia seabad memiliki makna penting, karena itu kita butuh dukungan yang nyata. Masa yang melakukan hanya dari pihak keluarga saja," ujar Dinny lagi. Namun Dinny agak lega, sebab Menteri Pemberdayaan Wanita Meutia Farida Hatta, berjanji akan memasukkan kegiatan peringatan seabad sekolah Dewi Sartika sebagai salah satu agenda penting. Pada 16 Januari diambil sebagai puncak kegiatan, karena pada 16 Januari 1904 Dewi Sartika mendirikan Sakola Istri. Tenaga pengajarnya tiga orang, yakni Dewi Sartika dibantu dua saudara sepupunya, Ny. Poerwa dan Ny. Oewid. Saat itu ruang belajar meminjam tempat di Paseban Barat, di halaman depan rumah Bupati Bandung. nana sutrisna <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum Kang Rahmat, Kang Joko Tingkir jeung sakabeh baraya kuring di Babakan Kusnet hampura yeuh kuring milu ilubiung Kumaha nya kang lamun di Jawa barat ngayakeun poean pangeling - eling Dewi Sartika henteu ngan wungkul Kartini sabab ceuk pamanggih kuring mah dina bajoangna Dewi Sartika ngabogaan bukti anu nyata saperti ngadegkeun sakola istri anu ceuk beja mah eta sakola istri teh 50 persen dina sakola - sakola anu aya di Jawa barat waktu harita (cenah), sedengkeun ari Kartini sok sanajan loba tulisanna anu inspiratif ngeunaan "kesetaraan jender" tapi dina kanyataanana eta ngan pilakadar wacana anu henteu jadi bukti konkrit, barijeung eta ge ku para ahli masih diperdebatkeun naha bener Kartini dina umur masih rumaja bisa nulis samodel kitu. Pertanyaanana hiji jalma dinilei boga jasa kanagara jeung boga hak disebut pahlawan teh kulantaran boga bukti nyata mere kontribusi ka nagara atawa ngan saukur ngabogaan ide anu masih diperdebatkeun. Hampura kang isuk keneh geus ngajak padungdengan Wassalam Nana Sutrisna MRachmat Rawyani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Nu matak, pasti rame lah upami ngariung, bari mirengkeun teh Nenny ngadongeng...ngeng..ngeng. Komo bari jeung babagi kaos van amrik mah (he..he..he...heureuy teh nenny). ---------------------X kuncen #5 PENTING..! attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member. dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa pencabutan membership. terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu mengupdate antivirusnya. --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Do you Yahoo!? Make Yahoo! your home page [Non-text portions of this message have been removed] PENTING..! attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member. dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa pencabutan membership. terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu mengupdate antivirusnya. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
