Bade terbit mangga, henteu wae sukur. Da buktosna mah nu tos aya ge, malihan 
mah langkung 'vulgar' ti 'palay boy' boh ku pamarentah pusat oge ku pamarentah 
daerah teh teu dipalire 'regulasi' tempat ngicalna, di sisi jalan balatak, kitu 
deui di pom bengsin ngalayah tah diicalan, oge disimpang lampu beureum lampu 
stopan diacung-acung ditatawarkeun padahal saur wapres teh 'ini indonesia bung' 
bangsa yang religius tea, 'tapi pamarentahanna rada2 munapek (?)'
   
  wass,
  dmar

Budhi Setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        

    v\:* {behavior:url(#default#VML);}  o\:* {behavior:url(#default#VML);}  
w\:* {behavior:url(#default#VML);}  .shape {behavior:url(#default#VML);}        
st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }                Mana nu leres ieu teh nya 
… tah ieu tina tempo interaktif
   
  Budhi Setiawan
  Kurono kopo 241
  ==================================
  Wapres Tolak Penerbitan Majalah Playboy
Jum'at, 27 Januari 2006 | 16:37 WIB 
  TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden, M. Jusuf Kalla memastikan 
Pemerintah tidak akan menyetujui penerbitan majalah Playboy di Indonesia. 
Sekalipun pengelolanya berjanji tak akan mengandung banyak unsur pornografi di 
dalamnya. 

Ia menilai penerbitan majalah itu akan merugikan konsumen. "Itu (penerbitan) 
janganlah," kata Kalla, di Kantornya, Jumat (27/1). "Jangan anda menjual 
imajinasi dengan majalah playboy, bisa menipu konsumen," imbuhnya. 

Kalla menilai, penerbitan majalah playboy tidak hanya bertentangan dengan UU 
Pornografi yang belum disahkan hingga saat ini, tetapi juga melanggar etika 
masyarakat di Indonesia. 

Ia menyebutkan, negara Singapura yang tergolong sekuler pun tidak 
memperbolehkan majalah tersebut tertib. "Ini bukan Amerika, Singapura saja gak 
boleh, masa di sini mau begitu, tidak benar itu," tandasnya. Sunariah 
   
   
  -----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Waluya
Sent: Friday, January 27, 2006 9:48 PM
To: [email protected]; [email protected]; kisunda
Subject: [Urang Sunda] Playboy laku ?
   
  Teu salah tina sangkaan, Playboy di Indonesia, bakal "meledak" ngelehkeun 
majalah-majalah nu sanesna, mangga geura aos wartosna tina detikcom. Teu 
kudu masang iklan gede-gedean, ............. da geus dipromosikeun gratis 
...............

========================
Walah! Calon Konsumen Playboy Sudah Bayar DP ke Loper Koran

Nurul Hidayati - detikcom

Dicaci, tapi ditunggu. Itulah Playboy Indonesia. Meskipun lebih banyak suara 
kontra yang terdengar, namun jangan sangka, minat berlangganan, atau membeli 
majalah --  yang oleh penerbitnya di Amrik sono disebut berkategori soft 
core -- cukup tinggi.

 
    
---------------------------------
  




Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id



    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "urangsunda" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  

  


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke