Farid Gaban <[EMAIL PROTECTED]> wrote: To: [EMAIL PROTECTED]
From: "Farid Gaban" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 09 May 2006 08:21:41 -0000
Subject: [jurnalisme] Re: kehidupan ARTIS AFI yang tidak Manusiawi (Social 
Darwinism)

    Ekses kompetisi dalam AFI, Indonesian Idol dan reality show sejenisnya 
sebenarnya menggarisbawahi kekhawatiran orang pada apa yang disebut "social 
darwinism".
 
 Menurut teori evolusi Charles Darwin, kompetisi adalah keniscayaan
 bagi mahluk hidup, termasuk manusia; sebuah takdir tak terhindarkan. 
 
 "Surfival of the fittest". Hanya yang kuat, pintar, kaya dan berkuasa
 yang bisa bertahan. Teori dalam dunia biologi ini belakangan
 mengilhami sosiologi, dan merupakan basis dari kapitalisme pasar bebas.
 
 Kompetisi, kompetisi, dan kompetisi...
 
 Benarkah begitu?
 
 "Social Darwinism" ini mulai dikritik tak hanya oleh ilmuwan Islam
 seperti Harun Yahya (dalam kumpulan VCD bikinannya), tapi juga ilmuwan dan 
sosiolog Kristen/sekular serta beberapa akademisi dalam bidang manajemen di 
Barat.
 
 Pekan lalu, saya baru saja membaca buku "Complete Idiot's Guide to
 Five-Minutes Managing" (jangan ketawa... saya memang idiot... he...hee).
 
 Itu buku tentang manajemen. Ada satu bab menarik yang membicarakan tentang 
mitos-mitos kompetisi. Dalam paham kapitalisme pasar bebas, kompetisi 
diagungkan sebagai jalan untuk mencapai keunggulan, produktifitas dan sukses. 
Menurut buku itu, banyak virtue tentang kompetisi sebenarnya sarat berbau 
mitos, dan sebaliknya buku itu menyarankan kooperasi (kerjasama).
 
 Kompetisi menciptakan stess, breakdown priskologis, dan justru
 menghambat produktivitas. Sebaliknya, kooperasi menciptakan hubungan manusia 
yang lebih manusiawi, kebahagiaan, sukses dan produktivitas.
 
 Nilai agung dari kompetisi telah dipromosikan secara tidak
 proporsional sehingga bahkan orang-orang yang menolak Teori Darwin pun 
(terutama di kalangan agama konservatif) sadar atau tidak sadar
 menerapkannya dalam hidup sehari-hari, dalam spektrum yang luas.
 
 Lihatlah di sekolah-sekolah: sejak kecil kita diajari dan dipacu untuk
 masuk ranking papan atas, jika perlu ranking pertama. Dan ini juga
 berlaku di panggung televisi itu.
 
 Kompetisi juga dipromosikan melalui globalisasi ekonomi, yang memacu 
negara/bangsa untuk bersaing, menjadi yang unggul, menjadi pemenang, baik dalam 
ekspor, dalam memikat investasi dan dalam banyak hal lainnya. (Kita tak pernah 
berhitung sungguh-sungguh berapa ongkos dan energi yang kita habiskan untuk 
kompetisi ini).
 
 Dari A sampai Z hidup kita adalah panggung kompetisi, hidup kita
 adalah konflik untuk menjadi yang terbaik dan terkuat, hidup kita
 adalah permainan zero-sum-game (kalah menang belaka).
 
 Seperti banyak keluarga lain, saya sendiri mencoba berjuang untuk
 berkelit dari takdir kompetisi seperti itu. Saya akan tetap bahagia
 meski anak saya tidak ranking papan atas di sekolahnya (Saya tidak keberatan 
jika anak saya memilih untuk tidak menyelesaikan kuliah seperti saya dulu). 
Saya juga selalu mengingatkan istri saya untuk tidak mengikutsertakan anak-anak 
dalam kompetisi apapun, termasuk kompetisi "membaca Quran".
 
 Bahkan di milis ini saya mengajak para anggota untuk menekankan
 kerjasama ketimbang hanya adu argumen dan adu kepintaran. 
 
 Belakangan ini saya terpukau oleh gagasan open source dari dunia
 komputer dan internet. Alih-alih menekankan pada "copy right" (hak
 cipta) dan kompetisi, banyak hackers komputer di seluruh dunia
 bekerjasama membangun software di bawah konsep "copy left" yang
 mencerminkan kesediaan berbagi. 
 
 Konsep yang indah itu dan bisa diterapkan bahkan dalam bidang keilmuwan lain 
dan dalam hubungan-hubungan lain umat manusia.
 
 salam,
 Farid Gaban 



=====
Situs: http://www.urang-sunda.or.id/
[Pupuh17, Wawacan, Roesdi Misnem, Al-Quran, Koropak]
                
---------------------------------
Blab-away for as little as 1¢/min. Make  PC-to-Phone Calls using Yahoo! 
Messenger with Voice.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/IotolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke