farah izadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: To: [EMAIL PROTECTED]
From: farah izadi <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 30 Jul 2006 14:13:52 -0700 (PDT)
Subject: [islamalternatif] Hizbullah vs Israel; Islam vs Zionis atau Syiah vs 
Zionis?

                                       Hizbullah; Islam vs Zionis, bukan Syiah 
vs Zionis
   
              Peristiwa penyerangan Israel atas Lebanon menjadi berita yang 
mengundang perhatian masyarakat dunia sekarang ini. Sekarang ini, masyarakat 
Islam, bangsa-bangsa Arab dan masyarakat yang bebas di dunia memuji akan 
keberanian Hizbullah dalam menghadapi serangan Israel. Tidak heran jika 
Hizbullah menjadi bahan simpati masyarakat Arab dan Islam dalam kasus ini. 
Perjuangan Hizbullah melawan Israel dukungan Amerika inilah yang membrikan 
inspirasi buat bangsa-bangsa teraniaya dunia untuk bangkit melawan 
kesewenang-wenangan dan hegemoni Amerika di dunia. Amerika yang selama ini 
mengaku sebagai satu-satunya kekuatan super power dunia ini telah mengalami 
masa-masa sulit di mata dunia internasional, termasuk Negara-negara Eropa.  
Walaupun Negara-negara nampak seperti bersama Amerika, namuhn mereka tidak 
dapat membohongi diri sendiri bahwa mereka pun mempunyai masalah dengan 
Amerika. Hati mereka anti Amerika, namun senjata mereka bersama Amerika. Mereka 
tidak memiliki
 keberanian untuk melawan hegemoni Amerika secara nyata. Namun bagaimanapun 
juga keberadaan mereka di sisi Amerika menyebabkan keikutsertaan mereka dalam 
banyak pelanggaran hak-hak asasi manusia di dunia. Dari sini, jelaslah siapakah 
yang menyertai Amerika dalam melakukan kekejian di dunia.
              Bagi kita penganut muslim, mereka yang kafir dan pelaku kekejaman 
sudahlah jelas. Mereka jelas musuh kita. Namun yang sangat sulit bagi pengikut 
muslim adalah, para musuh dalam selimut yang ibarat musang berbulu ayam. Mereka 
seakan saudara kita (sesama muslim) padahal mereka adalah musuh kita.  Tak 
jarang mereka berbaju rohaniawan kita, padahal mereka adalah tergolong 
dedengkot musuh kita. Mereka bergelar allamah, syeikh, ustadz, kyai, gus, atau 
gelar rohaniawan apapun, namun pada hakekatnya mereka adalah musuh nomer wahid 
umat Islam. Salah satu trik penghancuran Islam dari dalam yang mereka lancarkan 
adalah dengan bekerjasama, mendukung dan bersahabat dengan musuh-musuh Islam, 
dan menggembosi kepedulian, semangat dan tekad juang kaum muslimin dalam 
menegakkan ajaran dan kemuliaan agamanya, juga aksi pemecahbelahan barisan umat 
Islam pun mereka lancarkan. 
              Tidak ada yang meragukan bahwa gerakan Zionisme  internasional 
merupakan ancaman bagi umat dunia, terkhusus umat beragama. Ancaman ini bukan 
hanya bagi kaum muslimin, bahkan agama-agama non samawi pun dapat  merasakan 
hal itu. Atas dasar itulah Zionisme dukungan Amerika mendapat tantangan dari 
berbagai pihak, walau dari Negara-negara komunis sekalipun. 
              Saya pribadi sangat terheran-heran sewaktu mendengar salah satu 
syeikh dan mufti Wahabi (Salafy) yang berasal dari Arab Saudi mengharamkan 
pembelaan dan pemberian dukungan terhadap Hizbullah. Padahal perjuangan 
Hizbullah dalam melawan Israel yang jelas memusuhi bangsa Arab dan Islam sudah 
cukup dan sangat jelas. Namun saya sangat bersukur ketika fatwa itu dibantah 
keras oleh para ulama Ahlusunah. DR Yusuf al-Qardhawi ulama asal Mesir pun 
angkat bicara. Begitu pula syeikh al-Buthi ulama terkemuka asal 
Damaskus-Syiria. Beliau menyatakan, fatwa semacam itu menjadi  penyebab 
munculnya fitnah dan menguntungkan pihak Israel. Tidak hanya itu, ketua 
perkumpulan ulama Islam Aljazair pun menyatakan bahwa segala bentuk dukungan 
terhadap perlawanan Isral merupakan satu kewajiban. Para pemuka Ikhwanul 
Muslimin di Mesir pun menyatakan dukungannya terhadap Hizbullah Lebanon dan 
menyerukan persatuan antara Sunni dan Syiah, juga menyatakan bahwa harus 
berhati-hati dengan
 gerakan yang mencurigakan dari beberapa syeikh dan pribadi-pribadi yang 
berbaju ulama dalam mengeluarkan beberapa fatwa yang sengaja menjadi penyebab 
perpecahan diantara kaum muslimin. Muhammad bin Yahya, salah seorang anggota 
parlemen Maroko pun turut mengkritik keras atas pembatasan perang antara 
Lebanon dan Israel adalah perang antara Syiah dan Zionis. Beliau menyatakan; 
“Peperangan ini membuktikan bahwa semua kaum muslimin sekarang ini dalam 
bahaya”. Begitu juga Syeikh Tanthawi, mufti besar Mesir pun akhirnya 
mengeluarkan statemen yang menyatakan bahwa beliau mendukung perjuangan 
Hizbullah di Lebanon dan mengutuk semua kekejaman yang dilakukan oleh Israel 
terhadap masyarakat sipil di selatan Lebanon, hal ini yang beliau sampaikan 
sebagaimana yang disiarkan oleh televisi “al-Alam” Sabtu kemarin. 
              Sekarang kita lihat, adakah di Indonesia orang yang berbaju dan 
bertitel ulama atau rohaniawan yang dia bukan hanya ‘berfatwa’ untuk umatnya 
sehingga terjadi perpecahan di tubuh barisan kaum muslimin, namun juga 
jelas-jelasan melakukan kerjasama bahkan menjadi  pengurus salah satu 
oraganisasi Zionis, mendapat bantuan Zionis melalui Asia Foundation dan 
sejenisnya dan bahkan mondar-mandir ke negeri hasil jarahan yang diberi nama 
Israel itu? Kita tahu, berapa banyak lembaga, organisasi, yayasan dan LSM-LSM 
Islam yang dibiayai langsung oleh Amerika untuk tutup mulut dalam 
masalah-masalah yang dapat merugikan kepentingan Amerika dan Israel di 
Indonesia. Ditambah lagi, media massa Indonesia yang cenderung menutup-nutupi 
kejadian nyata yang terjadi di Lebanon, bahkan masyarakat muslim Indonesia 
dininabobokan dengan berbagai macam hiburan melalui berbagai edia sehingga 
melupakan apa yang telah menimpa saudara-saudaranya di Lebanon, Palestina, 
Iraq, Afghanistan dan
 negera-negara muslim lainnya. Kepolosan bangsa Indonesia akan siapa Zionis dan 
Amerika akan menjadi bumerang bagi bangsa Indonesia sendiri. Bangsa Indonesia 
harus tahu, siapa yang menjadi dalang isu disintegrasi de beberapa wilayah NKRI 
selama ini, itu salah satu contoh dari sekian banyak contoh yang ada. Pantas 
jika Allah swt dalam beberapa tahun terakhir ini memberi banyak ujian buat 
bangsa Indonesia agar mereka kembali ke jalan yang benar, dengan mengikuti 
orang yang memang layak untuk diikuti, bukan mengikuti “musang berbulu ayam”. 
   
  Farah Izadi



    
---------------------------------
  

 
    

---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great rates 
starting at 1¢/min.  

                
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great rates 
starting at 1¢/min.

[Non-text portions of this message have been removed]






PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke