Tjandra Risnandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Tjandra Risnandar" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 19 Sep 2006 07:45:54 +0700
Subject: [Griya_Bintara_Indah] Menyambut Ramadhan
'BISMILLAHIRROHMANIRROHIM'
Tiada kata yang mampu menggambarkan suasana hati ini tatkala bulan yang
penuh kerahasiaan itu kan datang. Ibarat tamu agung yang selalu dirindukan oleh
setiap perindu nur Ilahi. Sebuah kenikmatan tiada tara bagi setiap insan yang
haus akan kasih sayang Ilahiyah, muara pengharapan terujung dan penggenggam
hati setiap jiwa.
Ramadhan, sebuah kata yang mengingatkan kita pada suatu bulan yang
penuh dengan segala rahasia kebaikan dan keutamaan. Subhaanallah. Tak ada
kata-kata indah yang sanggup mengungkapkan kenikmatan dan rahasia Ramadhan.
Rahasia Allah yang diturunkan di bulan yang suci ini. Rahasia yang mampu
mengubah segala lini kehidupan umat, seakan sebuah halte yang mengistirahatkan
segala bentuk keburukan dan menjemput segala bentuk kebaikan yang ada di setiap
jalan.
Mari kita jadikan Ramadhan sebagai titik tolak perubahan. Sudah saatnya
kita jadikan Ramadhan sebagai bahan bakar yang akan mempertahankan mesin kita
untuk menghadapi perjalanan panjang usai Ramadhan. Momentum Ramadhan adalah
awal bagi seorang revolusioner. Awal bagi setiap insan untuk membentuk tidak
hanya keshalihan pribadi, tetapi juga sanggup menjadi agen pengubah bagi
keshalihan orang lain. Sudah saatnya kita berbuat tanpa banyak bicara.
Bergeraklah menuju keutamaan ramadhan! Agar setiap diri dapat merasakan
kenikmatan dan hakikat Ramadhan. Agar setiap diri menjadi tangguh dalam
menghadapi segala ujian kehidupan, dan agar setiap diri mampu menjadi
karakter-karakter yang berkepribadian islam.
Saudaraku, tak ada gunanya jika kita hanya membaca email ini tanpa
adanya kesadaran diri untuk berubah dan berbuat. Perkataan tanpa perbuatan
ibarat wadah kosong yang tak dapat diisi air, karena air akan keluar dari
lubang yang ada pada wadah itu. Tidak ada gunanya pula jika email ini hanya
tersimpan di mail box. Maka jadikan diri-diri kita sebagai perindu dan penebar
cahaya nur Ilahi, dan menjadi diri-diri pencinta yang mencintai Sang Pencinta
sejati, Rabb semesta alam, yang selalu mencintai dan menyayangi hamba-hambaNya
tanpa batas. Sang Muara pengharapan dan perlindungan yang takkan pernah
berhenti memperhatikan hambaNya walau sedetikpun.
14 ALASAN MERINDUKAN RAMADHAN
Seperti seorang kekasih, selalu diharap-harap kedatangannya. Rasanya
tak ingin berpisah sekalipun cuma sedetik. Begitulah Ramadhan seperti
digambarkan sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, "Andaikan tiap
hamba mengetahui apa yang ada dalam Ramadhan, maka ia bakal berharap satu tahun
itu puasa terus." Sesungguhnya, ada apanya di dalam Ramadhan itu, ikutilah
berikut ini:
1. Gelar taqwa
Taqwa adalah gelar tertinggi yang dapat diraih manusia sebagai hamba
Allah. Tidak ada gelar yang lebih mulia dan tinggi dari itu. Maka setiap hamba
yang telah mampu meraih gelar taqwa, ia dijamin hidupnya di surga dan diberi
kemudahan-kemudahan di dunia. Dan puasa adalah
sarana untuk mendapatkan gelar taqwa itu. "Hai orang-orang beriman,
diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum
kamu agar kamu bertaqwa." (QS Al-
Baqarah: 183)
Kemudahan-kemudahan yang diberikan Allah kepada hambanya yang taqwa,
antara lain:
a. Jalan keluar dari semua masalah
Kemampuan manusia amat terbatas, sementara persoalan yang dihadapi
begitu banyak. Mulai dari masalah dirinya, anak, istri, saudara, orang tua,
kantor dan sebagainya. Tapi bila orang itu taqwa, Allah akan menunjukkan jalan
berbagai persoalan itu. Bagi Allah tidak ada
yang sulit, karena Dialah pemilik kehidupan ini.
"..Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan
baginya jalan keluar." (QS. Ath Thalaaq: 2) "..Dan barang siapa bertaqwa kepada
Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS. Ath
Thalaaq: 4)
b. Dicukupi kebutuhannya
"Dan memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangkanya. Dan
barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya. ..."(QS. Ath Thalaaq: 3)
c. Ketenangan jiwa, tidak khawatir dan sedih hati
Bagaimana bisa bersedih hati, bila di dalam dadanya tersimpan Allah.
Ia telah menggantungkan segala hidupnya kepada Pemilik kehidupan itu sendiri.
Maka orang yang selalu mengingat-ingat Allah, ia bakal memperoleh ketenangan.
"Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu
yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-KU, maka barangsiapa bertaqwa dan
mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak
(pula) mereka bersedih hati." (QS. al-A'raaf: 35)
2. Bulan pengampunan
Tidak ada manusia tanpa dosa, sebaik apapun dia. Sebaik-baik manusia
bukanlah yang tanpa dosa, sebab itu tidak mungkin. Manusia yang baik adalah
yang paling sedikit dosanya, lalu bertobat dan berjanji tidak mengulangi
perbuatan dosa itu lagi. Karena dosa manusia itu
setumpuk, maka Allah telah menyediakan alat penghapus yang canggih.
Itulah puasa pada bulan Ramadhan.Beberapa hadis menyatakan demikian, salah
satunya diriwayatkan Bukhari Muslim dan Abu Dawud, "Barangsiapa berpuasa pada
bulan Ramadhan karena keimanannya
dan karena mengharap ridha Allah, maka dosa-dosa sebelumnya diampuni."
3. Pahalanya dilipatgandakan
Tidak hanya pengampunan dosa, Allah juga telah menyediakan bonus pahala
berlipat-lipat kepada siapapun yang berbuat baik pada bulan mulia ini.
Rasulullah bersabda, "Setiap amal anak keturunan Adam dilipatgandakan. Tiap
satu kebaikan sepuluh lipat gandanya hingga tujuh ratus lipat gandanya." (HR.
Bukhari Muslim).
Bahkan amalan-amalan sunnah yang dikerjakan pada Ramadhan, pahalanya
dianggap sama dengan mengerjakan amalan wajib (HR. Bahaiqi dan Ibnu Khuzaimah).
Maka perbanyaklah amal dan ibadah, mumpung Allah menggelar obral pahala.
4. Pintu surga dibuka dan neraka ditutup
"Kalau datang bulan Ramadhan terbuka pintu surga, tertutup pintu
neraka, dan setan-setan terbelenggu. "(HR Muslim) Kenapa pintu surga terbuka?
Karena sedikit saja amal perbuatan yang dilakukan, bisa mengantar seseorang
ke surga. Boleh diibaratkan, bulan puasa itu bulan obral. Orang yang tidak
membeli akan merugi. Amal sedikit saja dilipatgandakan ganjarannya sedemikian
banyak. Obral ganjaran itu untuk mendorong orang melakukan amal-amal kebaikan
di bulan Ramadhan. Dengan demikian otomatis pintu neraka tertutup dan tidak
ada lagi kesempatan buat setan menggoda manusia.
5. Ibadah istimewa
Keistimewaan puasa ini dikatakan Allah lewat hadis qudsinya, "Setiap
amalan anak Adam itu untuk dirinya, kecuali puasa. Itu milik-Ku dan Aku yang
membalasnya karena ia (orang yang berpuasa) meninggalkan syahwat dan makanannya
karena Aku." (HR Bukhari Muslim) Menurut
Quraish Shihab, ahli tafsir kondang dari IAIN Syarif Hidayatullah
Jakarta, puasa dikatakan untuk Allah dalam arti untuk meneladani sifat-sifat
Allah. Itulah subtansi puasa.
Misalnya, dalam bidang jasmani, kita tahu Tuhan tidak beristri. Jadi
ketika berpuasa dia tidak boleh melakukan hubungan seks. Allah tidak makan,
tapi memberi makan. Itu diteladani, maka ketika berpuasa kita tidak makan,
tapi kita memberi makan. Kita dianjurkan untuk mengajak orang berbuka puasa.
Ini tahap dasar meneladani Allah.
Masih ada tahap lain yang lebih tinggi dari sekedar itu. Maha Pemurah
adalah salah satu sifat Tuhan yang seharusnya juga kita teladani. Maka dalam
berpuasa, kita dianjurkan banyak bersedekah dan berbuat kebaikan. Tuhan Maha
Mengetahui. Maka dalam berpuasa, kita
harus banyak belajar. Belajar bisa lewat membaca al-Qur'an, membaca
kitab-kitab yang bermanfaat, meningkatkan pengetahuan ilmiah.
Allah swt setiap saat sibuk mengurus makhluk-Nya. Dia bukan hanya
mengurus manusia. Dia juga mengurus binatang. Dia mengurus semut. Dia mengurus
rumput-rumput yang bergoyang. Manusia yang berpuasa meneladani Tuhan dalam
sifat-sifat ini, sehingga dia harus selalu
dalam kesibukan.
Perlu ditekankan meneladani Tuhan itu sesuai dengan kemampuan kita
sebagai manusia. Kita tidak mampu untuk tidak tidur sepanjang malam, tidurlah
secukupnya. Kita tidak mampu untuk terus-menerus tidak makan dan tidak minum.
Kalau begitu, tidak makan dan tidak minum cukup sejak terbitnya fajar sampai
tenggelamnya matahari saja.
6. Dicintai Allah
Nah, sesesorang yang meneladani Allah sehingga dia dekat kepada-Nya.
Bila sudah dekat, minta apa saja akan mudah dikabulkan. Bila Allah telah
mencintai hambanya, dilukiskan dalam satu hadis Qudsi, "Kalau Aku telah
mencintai seseorang, Aku menjadi pendengaran untuk telinganya, menjadi
penglihatan untuk matanya, menjadi pegangan untuk tangannya, menjadi langkah
untuk kakinya." (HR Bukhari)
7. Do'a dikabulkan
"Dan apabila hamba-hamba- Ku bertanya kepadamu tentang Aku, katakanlah
bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang berdo'a apabila dia berdo'a,
maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku. " (QS. al-Baqarah: 186)
Memperhatikan redaksi kalimat ayat di atas, berarti ada orang berdo'a
tapi sebenarnya tidak berdo'a. Yaitu do'anya orang-orang yang tidak memenuhi
syarat. Apa syaratnya? "maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku.
"
Benar, berdo'a pada Ramadhan punya tempat khusus, seperti dikatakan
Nabi saw,
"Tiga do'a yang tidak ditolak; orang berpuasa hingga berbuka puasa,
pemimpin yang adil dan do'anya orang teraniaya. Allah mengangkat do'anya ke
awan dan membukakan pintu-pintu langit. 'Demi kebesaranKu, engkau pasti Aku
tolong meski tidak sekarang." (HR Ahmad dan Tirmidzi)
Namun harus diingat bahwa segala makanan yang kita makan, kesucian
pakaian, kesucian tempat, itu punya hubungan yang erat dengan pengabulan do'a.
Nabi pernah bersabda, ada seorang yang sudah kumuh pakaiannya, kusut rambutnya
berdo'a kepada Tuhan. Sebenarnya
keadaannya yang kumuh itu bisa mengantarkan do'anya dia diterima.
Tapi kalau makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya yang dipakainya
terambil dari barang yang haram, bagaimana bisa dikabulkan doa'nya?
Jadi do'a itu berkaitan erat dengan kesucian jiwa, pakaian dan makanan.
Di bulan Ramadhan jiwa kita diasah hingga bersih. Semakin bersih jiwa kita,
semakin tulus kita, semakin bersih tempat, pakaian dan makanan, semakin besar
kemungkinan untuk dikabulkan do'a.
8. Turunnya Lailatul Qodar ..... 2 b cont'd ....
asy.... dari daruutauhid.com ..... semoga kita semua diberi umur untuk
menikmati ramadhan ini.
silakan diforward ke sahabat2 muslim lainnya, Allah adalah sebaik-baik
pembalas kebaikan, Insya Allah .Wassalam
_____
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls
<http://us.rd.yahoo.com/mail_us/taglines/postman1/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=39663/*http:/voice.yahoo.com>
to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less.
The information contained in this email is or may be confidential, legally
privileged, and proprietary in nature or otherwise protected by law from
disclosure and is intended solely for the use of the addressee. If you are not
the intended recipient, you are hereby notified that any disclosure,
dissemination, distribution, copying or use of any part of this mail is
strictly prohibited and unlawful. If you received this email in error, please
immediately notify the sender or our email administrator at [EMAIL PROTECTED]
and delete it from your system. Thank you.
[Non-text portions of this message have been removed]
PENTING..!
attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.
dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa
pencabutan membership.
terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu
mengupdate antivirusnya.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/