KabarIndonesia
The Leading Indonesian Citizen Online Newspaper (LICON)?

"Dengan ini kami atas nama seluruh staf redaksi KabarIndonesia ingin 
mengucapkan selamat kepada Sdr. Pan Mohamad Faiz, karena artikel 
anda berjudul "25.000 Ahli Hukum Asal India akan Diekspor ke 
Amerika" telah terpilih sebagai artikel yang banyak dikunjungi oleh 
para pembaca KabarIndonesia". 

"Berdasarkan hasil statistik data para pengunjungnya ternyata 
artikel yang anda tulis banyak dibaca oleh para pengunjung, sehingga 
layak untuk dinobatkan sebagai "Weekly TopViews". Ternyata artikel 
anda ini telah menjadi satu artikel yang luar biasa. Disenangi oleh 
para pembaca KabarIndonesia." 

Demikian bunyi kalimat awal yang tertulis di layar computer saya 
dari sebuah email yang dikirimkan oleh Redaksi Kabar Indonesia (E. 
Widiyati) yang menobatkan salah satu artikel yang pernah saya tulis 
pada media online tersebut menjadi "Top Weekly Views". 

Percaya tidak percaya, sampai akhirnya saya pastikan untuk 
mengunjungi kembali situs KabarIndonesia tersebut untuk membuktikan 
bahwa ini bukanlah salah satu dari sekian banyak email spam yang 
sering bertandang ke inbox saya. Ternyata benar, tanpa saya duga dan 
sadari, artikel yang pernah saya kirimkan tersebut 
mendapat "kesempatan" untuk dibaca oleh para pengunjung 
KabarIndonesia lainnya, padahal saya merasa tidak ada yang terlalu 
spesial dalam tulisan saya tersebut. 

Siapa KabarIndonesia? 

Mungkin banyak di antara, khususnya non-NETers, yang belum 
mengetahui keberadaan koran online yang mempunyai ciri sangat khas 
ini. Sebagaimana di deskripsikan oleh Redaksi yang bersangkutan, 
KabarIndonesia tersebut adalah koran online pertama di Indonesia di 
mana para pembacanya juga merupakan penulis berita pada 
KabarIndonesia itu sendiri. Dengan mengusung motto "Dari Kita untuk 
Kita", koran online tersebut ingin mengajak para pembacanya untuk 
berpartispasi aktif dan saling berbagi berita-berita yang mereka 
ketahui kepada khalayak umum, baik itu di dalam lingkup nasional 
maupun internasional. Hal yang menjadi karakteristik utamanya di 
sini yaitu Redaksi membuka peluang kepada siapa saja untuk menulis 
berbagai hal maupun berita selama apa yang ditulisnya itu tidak 
mengandung unsur SARA. 

Tentunya kemudahan seperti ini adalah kesempatan yang dinanti-nanti 
oleh banyak orang, termasuk saya, khususnya bagi mereka yang 
terbiasa menjadi citizen reporter. Sehingga dalam tempo singkat, 
semenjak diluncurkan pada bulan November 2006, koran online ini 
sudah menjadi perbincangan hangat dikalangan komunitas cyber. Tak 
ayal bila KabarIndonesia mendapat perhatian cukup besar dari para 
pembaca sekaligus penulisnya hingga akhirnya mendapat point "Bintang 
Lima" dari suara konsumen. 

Penilaian dan Saran 

Sebagaimana telah saya singgung sebelumnya, berita maupun artikel 
yang ditulis dalam KabarIndonesia sebagian besar merupakan hasil 
coretan tangan dari para pembacanya (user) sendiri, sehingga dapat 
saya simpulkan bahwa koran online ini akan menjadi besar maupun 
sebaliknya tidak semata-mata terletak di tangan redaksi, namun juga 
tergantung dari user-nya. 

Dengan sistem yang dimilikinya, KabarIndonesia nampaknya kini 
menjadi koran alternatif bagi para pembaca yang juga ingin 
mencurahkan pemikiran sekaligus melatih kemampuan penulisannya 
melalui ketentuan yang jauh lebih mudah ketimbang koran-koran cetak 
lainnya. Disadari atau tidak, koran cetak Indonesia terkadang masih 
banyak yang terlalu mempertimbangkan "siapa dan apa posisi" si 
penulis dalam artikel opini maupun kolom, ketimbangn dengan kualitas 
muatan tulisannya. Dengan adanya KabarIndonesia ini, maka siapapun 
mempunyai kesempatan pemuatan artikel yang sama dengan lainnya, maka 
pantaslah bila ada yang mengatakan bahwa media ini adalah 
medianya "orang biasa". 

Namun terlepas dari berbagai kelebihan yang dimilikinya, bukan 
berarti koran online ini tidak mempunyai kekurangan dan celah yang 
harus segera mereka perbaiki di masa mendatang. Terpilih menjadi 
penulis "Top Weekly Views" bukan berarti saya memandang koran online 
ini bak permaisuri yang harus selalu disanjung-sanjung. Akan tetapi 
sedikit saran saya berikut mungkin akan lebih sangat berharga 
ketimbang berusaha "meninabobokan" rekan-rekan saya lainnya untuk 
berkunjung ke situs KabarIndonesia. Sebab berapalah jumlah rekan 
yang dapat saya bawa, mungkin dapat dihitung dengan jari, ketimbang 
efek yang jauh lebih besar dari saran konstruktif yang akan saya 
coba uraikan untuk sementara ini. Diantaranya yaitu: 

1. Desain 

Sejauh pengamatan saya, walaupun sudah mulai ada perubahan sedikit 
demi sedikit sejak diluncurkannya pertama kali, namun desain yang 
dihadirkan sepertinya masihlah kurang menarik bagi para pembacanya. 
desain monoton dan standar untuk sebuah situs koran online. Memang 
dengan tampilan seperti sekarang ini, daya aksesnya sangat mudah dan 
nyaman, akan tetapi penampilan progresif visual, menurut saya, akan 
mampu untuk lebih lama "menahan" para pembacanya ketika membaca dan 
berkunjung di situs tersebut. Namun bukan berarti hal tersebut 
diartikan dengan menambahkan banyak banner dan flash-flash iklan, 
yang buat saya pribadi atau mungkin yang lainnya, justru akan 
menjadikan situs koran online tersebut menjadi tidak nyaman lagi 
untuk dibaca dan akan terkesan lebih mengutamakan komersialitas 
ketimbang unsur informasi berita. 

Pembagian kategori, baik dari segi desain maupun tampilan di halaman 
awal masih belum seimbang. Sebagai contoh, kolom opini yang biasanya 
menjadi kolom "incaran" para pembaca koran justru tidak dihadirkan 
di halaman muka. Kemudian, ketika kita mengklik kolom berita, maka 
list yang terlalu panjang kadang tidak cukup untuk beberapa layar 
komputer para pengunjungnya. 

Walaupun desain ini terkesan tidak terlalu penting, tetapi demi 
perfoma penampilan yang prima, nampaknya desain KabarIndonesia juga 
harus dikembangkan lagi. 

2. Kualitas Berita 

Ada baiknya, KabarIndonesia juga memberikan arahan kepada para 
penulisnya, termasuk saya kembali, megenai bagaimana metode dan 
teknik penulisan yang baik. Unsur-unsur pembelajaran jurnalisme 
kepada para pembaca dan penulis KabarIndonesia pasti akan sangat 
disambut baik demi meningkatkan kualitas artikel dan berita yang 
akan dimuat. Sebab informasi yang saya peroleh bahwa artikel yang 
ditampilkan hampir sebagian besar tanpa difilter secara seksama oleh 
redaksi dan berita yang dikirimkan dapat dikatakan secara otomatis 
akan termuat di KabarIndonesia tersebut (mohon koreksi bila saya 
kurang tepat). 

Hal ini berbeda misalnya dengan Media Citizen internasional seperti 
Agoravox dan Global Voice, yang masih memilah berita dan artikel 
yang ditulis dari para penulis pemulanya. Cara seperti ini bukanlah 
dimaksudkan untuk mengekang kebebasan ekspresi dan pendapat para 
penulis maupun pembacanya, akan tetapi semata-mata hanyalah untuk 
menjadikan berita yang ditampilkan benar-benar berkualitas 
dan "enak" dibaca. Sebab hingga saat ini, saya seringkali menemukan 
beberapa berita yang tidak jelas maksud pemberitaanya, terlebih lagi 
jika hanya memuat beberapa kalimat saja. Tidak menutup kemungkinan 
suatu saat, contoh ekstrimnya, penulis membuat berita yang mengada-
ada (kebohongan publik) tanpa bisa dikonfirmasi dahulu kebenarannya 
oleh Redaksi

Jika saja kondisi seperti ini bisa diminimalisir dan semakin hari 
para penulis KabarIndonesia semakin lihai menunjukan keahlian 
menulisnya, maka saya sangat yakin bahwa para pembaca setia 
KabarIndonesia tidak akan segan-segan untuk berlama-lama membaca 
berita atau selalu berkunjung kembali ke situs tersebut. 

3. Hak Cipta 

Dikarenakan para penulis diperbolehkan untuk menulis mengenai apapun 
beritanya dengan catatan hanya sepanjang tidak mengandung SARA, maka 
hemat saya perlu pula diperhatikan mengenai unsur inherent Hak Cipta 
dari sumber lain yang digunakan oleh para penulis selain dari 
miliknya sendiri. Terlebih lagi KabarIndonesia juga membuka 
fasilitas untuk menggunakan gambar sebagai bahan pendukung tulisan 
yang akan dimuat. Ini pun baru benar-benar saya sadari dan pahami 
setelah saya selesai melakukan penelitian mengenai perbandingan 
ketentuan Hak Cipta di berbagai negara. 

Memang sebagian besar ketentuan Hak Cipta tersebut memberikan 
beberapa pengecualian terhadap pemberitaan kembali untuk sebuah 
berita, akan tetapi tetap saja hal yang sepertinya kecil ini akan 
dapat menjadi besar apabila tidak diantisipasi oleh penulis maupun 
Redaksi KabarIndonesia. Pasalnya, penulis yang terdaftar tentunya 
datang dari seluruh penjuru belahan dunia di mana mereka dapat 
mengambil rujukan penulisan dari manapun tanpa bisa diketahui oleh 
Redaksi satu persatu dikarenakan penulis tidak meminta izin ataupun 
mencantumkan sumber penulisannya. Mengingat situs ini dikelola oleh 
Redaksi dan bukan oleh penulis secara pribadi orang perorang, 
sebagaimana manajemen sebuah Blog, maka memfasilitasi bisa juga 
dikatakan ikut serta apabila terjadi pelanggaran hak cipta, walaupun 
hal ini kembali pada situasi kasus per kasus (case by case). Oleh 
karena itu, sejak dini Redaksi dapat membuat ketentuan-ketentuan 
khusus, disclaimer, ataupun memberikan pengumuman resmi para 
penulisnya sekaligus sebagai bahan pembelajaraan kepada kita semua. 

4. Komunikatif 

Sebagai orang biasa, bukan sebagai ahli komunikasi ataupun pakar di 
bidang jurnalisme, namun saya merasakan bahwa unsur komunikatif 
media kepada para pembacanya merupakan unsur yang tidak bisa 
dikesampingkan. Penghargaan seperti "Citizen Reporter of the Month" 
ataupun "Top Weekly Views", merupakan salah satu cara yang haruslah 
terus dipertahankan. Sebab, dengan adanya hal tersebut maka para 
penulis lainnya akan semakin berlomba guna menyuguhkan tulisan yang 
lebih beragam, berkualitas dan menarik para pembacanya. Redaksi pun 
juga dapat membuat berita dan info komunikatif lainnya dari suatu 
kegiatan real yang kemudian dapat diakses oleh para pembacanya. 
Contoh lain misalnya dengan membuat dan memfasilitasi suatu forum 
online bagi para pembacanya dihalaman muka. Kedepannya, 
KabarIndonesia pada nantinya, bila memungkinkan, juga dapat membuat 
berbagai komunitas dari setiap wilayah asal para penulisnya. Hal-hal 
seperti ini tentunya akan menghadirkan suasana di KabarIndonesia 
menjadi lebih hidup dan benar-benar menjalankan mottonya, 
yaitu "Dari Kita untuk Kita". 

Penutup 

Bukan untuk menggurui ataupun memberikan penilaian tanpa sebuah 
pertimbangan matang, namun apa yang saya utarakan di atas merupakan 
suatu bentuk penghargaan saya kepada dunia jurnalisme yang salah 
satunya sedang dibangun dibawah fondasi KabarIndonesia. Pun jika ada 
yang kurang tepat dalam penilaian tersebut, rekan-rekan bisa pula 
mengkritisinya kembali. Di alam demokrasi sekarang ini, tentunya 
kehadiran KabarIndonesia ibarat "mata air di padang pasir", menjadi 
wahana baru bagi para duta-duta penulis Indonesia di manapun mereka 
berada. KabarIndonesia memberikan kesempatan luas kepada segenap 
rakyat Indonesia untuk dapat mengasah kemampuan menulisnya sekaligus 
memperoleh wawasan dari berita dan artikel yang ditulis oleh sesama 
rekan penulis lainnya. 

Semoga KabarIndonesia dapat menjadi "the Leading Indonesian Citizen 
Online Newspaper (LICON)" yang senantiasa turut membangun dalam 
mencerdaskan bangsa Indonesia dengan cara menghadirkan dialektika 
wawasan dari berbagai sudut pandang yang dimiliki oleh para pembaca 
sekaligus para penulisnya. 

"I wite entirely to find out what I'm thinking, what I'm looking at, 
what I see and what it means. What I want and what I fear." 

# ISH Room No.44, New Delhi at 07.37PM#  

*Penulis adalah rakyat biasa yang sedang menempuh pendidikan di 
India. Dapat dikunjungi di http://faizlawjournal.blogspot.com.




PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke