ceuk urang jawa pres ind teh NOTOBUWONO atanapi
NOTONEGORO

kanyataan nana mah NOTOBIDUR...(kaituna mah teraskeun ku nyalira)
naon ari bidur ? mun teu lepat mah kaligata... he he
nu kitu ditata... atuh nya ....ateul....

saur nu teu ilmiah teh...

baktos, MERDEKA !

2008/7/12 mh <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Lamun Gus Dur golput, na enya kitu bakal loba nu nurutan?
> Hebat lah Gus Dur mah, mani GEDE HATE.
>
> salam,
> mh
>
> =====
> Kampanye Mulai, Gus Dur Berkeras Ancam Golput
>
> Radio Nederland Wereldomroep
>
> 11-07-2008
> Kampanye Mulai, Gus Dur Berkeras Ancam Golput
>
> Patron Partai Kebangkitan bangsa PKB, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur
> tetap mengancam akan menggalang golput apabila fraksi PKBnya ditolak
> ikut pemilu. Trend golput alias tidak mencoblos secara sah, belakangan
> banyak dicemaskan parpol lain, terutama PDIP. Kemerosotan ekonomi
> menyusul kenaikan harga minyak dunia dan harga BBM di dalam negeri,
> membuat partai partai pendukung pemerintah diduga akan merosot,
> terutama Partai Golkar, justru tepat di saat PDI-P dan Partai
> Hanuranya Jenderal Wiranto lagi naik daun. Tapi trend mereka pun dapat
> terancam Golput. Laporan koresponden Aboeprijadi Santoso dari Jakarta.
>
> Dengan berakhirnya verifikasi dan pendaftaran parpol, maka ke-34
> parpol nasional dan enam Pemilu240.jpgpartai lokal di Aceh akan mulai
> kampanye menuju pemilu 2009. Ada tiga krisis menandai masa kampanye
> kali ini. Di tengah krisis BBM, elite nasional mau pun daerah malah
> menanggapi situasi dengan meramaikan politik, dengan meningkatkan
> jumlah parpol peserta pemilu. Pemilu dan pilkada membuka peluang bagi
> elite nasional mau pun daerah untuk menempati pos-pos kekuasaan lokal
> dengan menjanikan perbaikan.
>
> Popularitas
> Kedua, trend sejumlah survei menunjukkan partai terbesar warisan Orde
> Baru, Partai Golkar akan merosot. Bahkan, ada kemungkinan dapat
> dilampaui PDIP bersama partai barunya Jenderal Wiranto, Hanura.
> Wiranto termasuk kandidat wapres yang diinginkan kandidat Capres PDIP
> Megawati Soekarnoputri. Trend kedua ini juga menegaskan meningkatnya
> popularitas tokoh-tokoh muda di daerah dan figur-figur baru dari
> kalangan di luar politik, seperti artis-artis selebriti.
>
> Ketiga, bersamaan dengan semua itu, ada pula trend meningkatnya golput
> sebagai tanggapan kekesalan masyarakat atas perubahan ekonomi yang
> lamban di bawah pemerintahan SBY-JK.
>
> Satu partai yang dapat menjadi penentu situasi kisruh ini dalam menuju
> pemilu adalah Partai Kebangkitan Bangsa, atau PKBnya Gus Dur. Krisis
> yang membelah PKB menjadi PKB Ali Masykur yang didukung Gus Dur dan
> PKB Muhaimin Iskandar, sang keponakan yang dipecat paman Gus Dur akan
> segera ditentukan.
>
> Komisi pemilihan Umum, KPU tetap mengakui PKB seperti diputuskan
> Muktamar Semarang beberapa tahun lalu. Akibatnya, menurut KPU, kedua
> faksi PKB, Muhaimin mau pun Ali Masykur tetap terwakili. Muhaimin
> selaku Ketua Umum PKB kemarin bersama Yenny Wahid selaku Sekjennya
> datang bersama mengambil nomor urut 13. Tapi Yenny, putri Gus Dur itu
> memrotes dengan mengingatkan pimpinan PKB sebenarnya di tangan Ketua
> Dewan Syuro, yang tidak lain adalah Gus Dur.
>
> Nasib PKB
> Sementara itu, meski pengadilan memenangkan PKB pimpinan Muhaimin,
> namun nasib PKB kini ada di tangan Mahkamah Agung. Gus Dur yakin
> pihaknya akan menang. Dan kalau pun kemudian faksinya ditolak KPU, dia
> tetap mengancam untuk menggalang golput PKB dapat menggembosi pemilu
> 2009.
>
> PKB.jpgGus Dur [GD]: Soalnya begini ya. Mahkamah Agung itu yang pokok
> kan yang dinamai preseden. Nah, dua kali kejadian soal PKB dibawa ke
> sana, yang menang saya terus. Matori Abdul Djalil dan yang kedua Alwi
> Shihab dan Syaifulah Yusuf. Lha, kalau ini dipakai ukuran, abis dia.
>
> Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Abis maksudnya anda menang lagi?
>
> GD: Iya, dong. Kan yang berkuasa menjadi ketua Dewan Suro.
>
> RNW: Betapa pun dampaknya adalah Gus Dur mengajurkan umat bersikap
> Golput, ya. Betul begitu?
>
> Golput
> GD: Betul, tapi dengan syarat, kalau kita enggak boleh ikut pemilu oleh
> KPU.
>
> RNW: Tapi kalau sampai Golput berarti tambahan 12%.
>
> GD: Itu presentasi mah kecil saja. Cuma masalahnya adalah sekarang
> saja, kemarin ini Golputnya sudah 45%, ditambah PKB, salah-salah 61%.
> Lha itu pemilu cap apa? Enggak ada legitimasinya udah.
>
> RNW: Tanpa PKB bergolput pun kecenderungannya sudah besar bahwa ini akan
> Golput.
>
> GD: Betul.
>
> RNW: Kecenderungan Golput sudah besar, nanti kalau ditambah PKB ya
> artinya anda akan dijadikan biangnya.
>
> GD: Ya, biar aja. Soeharto dulu memerintahkan saya dibunuh tiga kali.
> Toh enggak mati-mati juga.
>
> Citation:
> http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/Gus_Dur_golput20080711
>  
>



-- 
Ema Sujalma

Kirim email ke