AA: Tah nu ieu ngawalerna langsung ka na seratan Ambu

--- On Thu, 11/13/08, richadiana kartakusuma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: richadiana kartakusuma <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [kisunda] AROGANISME "ABBAS AMIN": AHLI FILSAFAT atau AHLI AGAMA 
???????????????????????????????
To: [email protected]
Date: Thursday, November 13, 2008, 4:25 AM








Perbedaan lain antara agama dan filsafat adalah bahwa agama banyak hubungannya 
dengan hati sedangkan filsafat basnyak hubungannya dengan pikiran yang dingin 
dan tenang.
AA: Oooo gitu ya ? Terimakasih atas pencerahannya 

Agama dapat diumpamakan dengan air sungai yang terjun dari pegunungan dan 
bendungan dengan gemuruhnya, sedangkan filsafat adalah air telaga yang tenang 
dan jernih dan dapat dilihat dasarnya. 
AA: Terimakasih

Seorang ahli filsafat jika berhadapan dengan penganut sesuatu aliran atau agama 
dengan paham lain biasanya akan bersikap lunak, oleh karena dia akan sanggup 
meninggalkan pendiriannya jika ia merasa dirinya salah. Sebaliknya, seseorang 
yang beragama  biasanya mempertahankan agamanya itu habis2an ole karena ia 
sudah mengikatkan dirinya dan mengabdikan dirinya kepadaNYA. 
AA: Yaaa mungkin ini benar

Maka jangan sekali-ali dipertentangkan  
AA: ya memang begitu; kalau bisa ya dicari kesamaannya; itupun kalau sudah 
tahu; kalau
tidak tahu yaaa tempe kali. 

Perbedaa lebih jauh antara Filsafat dan agama adalah bahwa filsafat walaupun 
bersifat tenang tetapi kerap mengeruhkan pikiran pemeluknya, sedangkan agama 
walaupun memenuhi pemeluknya dengan semangat dan perasaan pengabdian diri, akan 
tetapi memiliki efek menenangka JIWA pemeluknya.
AA: Saya sangat setuju pada pendapat Ambu yang ini

Sesorang filsafat kerap ingin mencari kelemaha dalam tiap-tiap pendirian dan 
argumen melalu kacamata argumennnya sendiri. Oleh karena pendirian itu, maka 
jika ia menjumpai sesuatu problema yang mengandung kesulitan, ia akan langsung 
MENCELA dan serta merta MENINGGALKAN problem itu. Lalu membandingkannya dengan 
problem yang lain yang mungkin (menurut  sipencela)  dianggap mengandung 
kesulitan yang jauh lebih besar daripada kesulitan yang didapatinya dalam 
problem peretama.
AA: mungkin Ambulebih mengerti disini; saya masih
kabur, maafkan saya

Karena itu seseorang yang mendasarkan pendirianya hanya kepada filsafat dengan 
memuji2 afama anutannya , adalah TIDAK BENAR.  SEbab pendiria seperti itu akan 
menjauhkan dirinya dari pandangan2 lain (stagnation)
AA: Oooo begitu ? Terimakasih ; saya dapat pencerahan lagi

cara aau metode yang wajar untuk mepelajari dan memahami agama apapun di dunia 
adalah KRITIS tetapi juga DIALEKTIS. Dimulai dengan sesuatu yang telah diterima 
orang banyak , kemudian kita berfikir secara hati2 di dalam deduction (yang di 
alam islam mungkin disebut tajrid, istinbath)
AA: Alhamdulillah sedang saya lakukan sedikit2


Tabe pun
AMBU 

Tabik juga dari : Tuan abbas Amin
dan terima kasih banyak atas banyak pencerahannya


 





From: ua duq <dudi.herlianto@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Sent: Thursday, November 13, 2008 10:53:31 AM
Subject: Re: [kisunda] AROGANISME "ABBAS AMIN": AHLI FILSAFAT atau AHLI AGAMA 
???????????? ????????? ????????? ?



hatur nuhun mh, eta mah tos diniatan. hatur nuhun deui ah :)


2008/11/13 mh <[EMAIL PROTECTED] com>






kang dud, aya saran ti uing, keun we nya najan uing lain nu nulisna,
saran wae mah meunang lin. heheh.
upama rek disalin bagian nu ngarujuk ka personaliti seseorang
(paragraf tungtung) perlu diedit, supaya teu nambah pajuriwet
bahasanana.

salam,
mh

2008/11/13 ua duq <dudi.herlianto@ gmail.com>:



> ambu, nyungkeun idin, ieu tulisan bade dilebetkeun ka blog kuring:
> datiparang.blog. com, kaleresan agama,filsafat jadi saladua katertarikan
> kuring,
>
> nuhun sateu acanna
>
> On Thu, Nov 13, 2008 at 10:36 AM, richadiana kartakusuma
> <richadianakartakusu [EMAIL PROTECTED] com> wrote:
>>
,_._,___ 


-- 
d-: dudi herlianto :-q
~nyoba ngilu ngabauan dunya~

 














      

Kirim email ke