Daramang dulur-dulur Ki Sunda ?


Nuhun atuh ari saree mah.



Wah dina waktu ayeuna Kisunda  rada hanteuteun yeuh,  asa nyararambung .



Ke..ke.. .heula,  aya naon, jeung  naon nu nyambung terus  naon anu 
disambungkeun ?



Muhun maksad teh,  peupeuriheun urang-urang teh teu ngiringan
Kongres di Newyork, ping 12-13 Nop, kamari atuh  di ieu tempat
urang Kongres,.

Na, aya naon ping 12-`13 Nop teh kitu ?



Sumuhun, agan-agan, euceu-euceu, dulur-dulur  pan rame aya kongrres perkawis 
Agama,

kieu uninamah  kiieu :


PBB Serukan Lebih Banyak Toleransi Antar Agama




NEW YORK : Konferensi PBB untuk dialog budaya dibuka dengan seruan lebih 
banyak toleransi antar agama. Raja Abdullah dari Arab Saudi dalam pidatonya 
menekankan, terorisme dan kejahatan adalah musuh semua kebudayaan. Karena 
itu, amat perlu menyepakati tata nilai bersama. Demikian imbauan raja Arab 
Saudi 
yang merupakan penggagas konferensi selama dua hari yang dihadiri 70 negara 
itu. Sekjen PBB, Ban Ki Moon memuji prakarsa Arab Saudi untuk menciptakan 
saling pengertian tsb. 




teras  ieu :

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0811/01/lua01.html



Bush Hadiri Dialog 
            Agama PBB

            

            

            New York – Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush akan 
            bergabung dengan pemimpin dari belasan negara pada sidang Majelis 
            Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (MU PBB). 

            

            Pertemuan ini mempromosikan dialog global mengenai agama, 
kebudayaan 
            dan nilai-nilai yang sama, kata pejabat PBB, Jumat (Sabtu, 1/11 
WIB).
            

            Presiden MU PBB Miguel d’Escoto Brockmann telah mengirim undangan 
            bagi 192 negara anggota PBB pada pertemuan tingkat tinggi 12-13 
            November dan diharapkan sedikitnya 20-30 pemimpin dunia akan hadir, 
            kata juru bicara Enrique Yeves.

            Pertemuan itu merupakan tindak lanjut konferensi antar-iman di 
            Madrid yang diorganisasi Raja Abdullah dari Arab Saudi dan Raja 
Juan 
            Carlos dari Spanyol di Juli lalu yang menghadirkan perwakilan 
Yahudi, 
            Islam, Kristen, Hindu, Buddha dan perwakilan agama lain serta 
            memunculkan harapan relasi baru antaragama. 

            Dalam deklarasi, para peserta mendesak PBB untuk memainkan sebuah 
            peran, menyatakan bahwa mereka berharap adanya tindak lanjut yang 
            “merekomendasikan penguatan dialog di antara para pengikut agama, 
            keadaban dan budaya melalui sesi khusus PBB.” 

------------------------------------



Nya teu ka Newyork, atuh teu sawios-wios urang ngawangkong  nu
hade (KongDe) di dieu,  sanes Kongres (Ngawangkong teu
beres-beres).



Sakitu heula.

baktso

mz






      

Kirim email ke