Tah palawargi, ieu "rahasia" editor, punten teu sempet di tarjamahkeun, sugan
we ieu mah
keur nambih-2 pangaweruh.
Editologi
7 Kriteria Naskah Buku Baik
Ditulis dalam Editologi by DM di/pada Desember 2nd, 2007
Seorang editor mesti jeli ketika menghadapi sebuah naskah. Untuk melihat
bernilai tidaknya sebuah naskah, setidaknya ada 7 kriteria naskah buku yang
dianggap baik:
Naskah benar-benah mengandung ide orisinal, mutakhir (terkini), atau
kontroversial yang diprediksi akan diperlukan atau menimbulkan antusias banyak
orang.
Naskah benar-benar bisa digarap dengan kemampuan, keahlian, serta wawasan yang
dimiliki dan dikuasai penulis.
Naskah dilengkapi dengan pengayaan (enrichment) dari berbagai sumber
terpercaya, termasuk memasukkan pengalaman orang lain. Salah satu indikator
buku berbobot memang dapat dilihat dari seberapa banyak referensi yang
digunakan oleh pengarang/penulis dalam bukunya.
Naskah isinya harus mudah dijual (saleable) karena dibutuhkan banyak orang
sehingga investasi yang dikeluarkan dapat tertutupi.
Naskah diposisikan lebih unggul daripada buku sejenis lain yang sudah lebih
dulu terbit. Untuk itu, penulis/penerbit akan melakukan riset kompetitor
(pesaing) untuk buku tersebut.
Naskah ditulis dengan gaya penulisan yang tepat. Penulis/pengarang bisa
menggunakan gaya-gaya revolusioner dalam menulis seperti yang dilakukan oleh
Robert Kiyosaki (Rich Dad Poor Dad) atau Ken Blancard bersama Spencer Johnson
(One Minute Manager) yang menulis buku manajemen dengan gaya bercerita seperti
cerita pendek.
Naskah harus terprediksi jelas siapa pembaca sasarannya. Semakin jelas pembaca
sasaran yang dituju, akan semakin menggaet daya jual buku. Pembaca sasaran
dapat dibagi atas: 1) jenis kelamin (gender); 2) tingkat usia (anak, remaja,
dewasa, orang tua); 3) profesi (dokter, insinyur, seniman dsb.); 4) pendidikan
(SD, SMP, SMA, mahasiswa, sarjana, pascasarjana); 5) kelas sosial (bawah,
menengah, atas).
5 Keputusan Editing
Ditulis dalam Editologi by DM di/pada Nopember 30th, 2007
Dalam hal editing naskah, editor secara umum melakukan lima keputusan editing
sebagai berikut:
pengabaian yaitu membiarkan bagian naskah apa adanya karena sudah baik dan
benar;
perbaikan yaitu menyesuaikan bagian naskah dengan kaidah bahasa yang berlaku
atau gaya selingkung penerbitan;
pengubahan yaitu melakukan perubahan bagian naskah dalam hal kalimat rancu atau
bertele-tele, penempatan paragraf ataupun struktur bab;
penghilangan yaitu menghilangkan bagian teks karena memang tidak diperlukan,
mengepasan halaman (kelipatan 8 karena jumlah halaman buku habis dibagi 8),
atau demi efisiensi halaman;
penambahan yaitu menambahkan bagian naskah karena dianggap penting, pengepasan,
atau demi melengkapi substansi naskah.
Dua yang pertama bisa dikategorikan editing ringan sehingga dapat dilakukan
oleh editor pemula. Namun, tiga yang terakhir termasuk kategori editing berat
dan harus dilakukan oleh editor yang benar-benar berpengalaman.
--------------------------------
Ngeureuyeuh nikreuh, neangan nu euweuh. Euweuh dunu ayana aya dinu euweuhna