Assalamu'alaikum. Wr.Wb.

Langkung sae sapertosna diserat tatacara melakna, ti ngawitan melak dugi ka 
panenna, supados abdi tiasa nyobian, mudah-mudahan atuh tiasa. 
nuhun sateuacana.Wassalam, 
Baktos Simkuring 




Asep S. Zahro




________________________________
Dari: oman abdurahman <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Cc: urang sunda <[email protected]>; Kang Sobirin 
<[email protected]>; Cahyana Ahmadjayadi <[email protected]>; Ahmad 
Samantho <[email protected]>; erryrh <[email protected]>; Ceu Okki 
<[email protected]>; Dadang Hilman <[email protected]>; Dadang Mohammad 
<[email protected]>; Tri W. Hadi <[email protected]>; oman abdurrahman 
<[email protected]>
Terkirim: Jum, 23 Juli, 2010 01:55:14
Judul: [kisunda] Ngabageakeun budaya melak pare dina pot di pakarangan

  
Para wargi,

Sakumaha geus dicaritakeun ti heula, dina salah sahiji respon kuring kana email 
abah Abbas, ayeuna melak pare dina pot geus bisa pisan digawean. Kang Sobirin 
(id na di FB: Supardiyono Sonbirin), contona, salah saurang aktivis lingkungan 
di Bandung, urang wetan anu reueus jeung hayang disebut "urang Sunda" wae, geus 
ngabuktikeun. Pon kitu deui para panalungtik pertanian di Univ. Siliwangi 
Tasikmalaya geus ngabuktikeun kasuksesanana. 


Dihandap ieu kahaturkeun komentar si kuring kana pelak pare dina pot ti Kang 
Sobirin dna salah sahiji tagna ka FB kuring. Hapunten henteu di-Sundakeun:

#
Gagasan tanam padi dalam pot, tentunya pot-pot tsb ditempatkan di  pekarangan 
atau di sekitar rumah baik sekali pak. Apalagi jika tanaman  padi tsb sudah 
menggunakan konsep pertanian organik, dan hasilnya sudah  terbukti baik (Saya 
pernah baca juga percobaan yang berhasil tanam padi  seperti di lingkungan 
Univ, 
Siliwangi di  Tasikmalaya

Izinkan saya mengkaitakn konsep tanam padi dalam pot  dari bp ini dengan isu 
perubahan iklim dan kelangkaan lahan tani kita.  Prediksi perubahan iklim yang, 
katanya, ke depan akan lebih banyak  variabiilitas iklim yang merugikan 
pertanian (kekeringan atau pun  banjir), sehingga produksi pertanian atau 
keamanan pangan akan terancam.  Selain itu, di perkotaan atau daerah-daerah 
urban, lahan pertanian  semakin berkurang. Sementara itu, kepadatan penduduk 
semakin  terkonsentrasi di derah tsb. Ini memberikan ancaman  pula terhadap 
keamanan pangan-khususnya beras - atau, kalau pun ada,  harganya menjadi mahal. 
Dalam situasi seperti itu, tanam padi dalam  pot-pot ini mungkin dapat 
dijadikan 
salah satu solus.

Caranya, ya  tinggal dihitung indeks jumlah pot tanaman padi per kebutuhan padi 
 
setiap KK atau setiap orang. Indeks ini akan menjadi acuan berapa jumlah  pot 
tanaman padi ini untuk satu keluarga yang dapat menjamin pasokan  beras untuk 
keluarga tsb per periode (katakan: per 3 bulan atau per 6  bulan). Lalu, 
Pemerintah menyediakan pot-pot rancangan pak Sobirin ini  sekaligus dengan 
bibit-bibit padi organiknya komplit dengan pupuk  organiknya. Der wae setiap 
keluarga menanam padi dalam pot di pekarangan  rumah, di loteng atau di ruang- 
ruang kosong lainnya di sekitar rumah.  Apakah setiap keluarga mampu 
mengurusnya?

Bagi yang hobi  tanam-tanaman dan ada cukup waktu sehari-hari di rumah, saya 
kira tidak  sulit. Lagi pula tanaman padi tidak perlu setiap hari ditengok. 
Untuk  yang sibuk, mungkin kita dapat mengupah atau menggunakan jasa para 
pekerja atau tukang ngurus  pot padi ini. Ya semacam emang-emang yang ngurus 
sampah rumah kita  setiap hari/minggu. Setiap RT dapat membuka training ngurus 
padi dalam  pot. Atau, malah tanaman padi dalam pot di perumahan tsb dijadikan  
kegiatan RT-an.

Yang harus dipikirkan mungkin hama yang mungkin  timbul dari budidaya padi 
dalam 
pot ini. Maksud saya, selain hama kokod  (pencuri), juga mungkin ada 
jenis-jenis 
hama baru sebagai implikasi  hukum sebab akibat. Karena ada tanaman padi dalam 
pot di pekarangan  rumah, mungkin jenis-jenis hama padi yang baru akan 
berkembang disamping  hama laten yang dibawa dari pesawahan dan tentu saja hama 
kokod yang  baru.

Nah pak Sobirin dapat merancang budidaya atau kebudayaan  baru masa depan: 
tanam 
padi dalam pot, lengkap dengan modul pelatihan  para tukang ngurusnya. mesin 
panen dan prosesing pasca panennya. Siapa  tahu ke depan, dari tanaman padi 
dalam pot di pekarangan rumah, ons-ons  an beras mengalir triwulanan kedalam 
leuit kecil atau tempat penyimpanan  beras ala "cosmos" di setiap dapur 
penduduk 
perkotaan.

Selamat  menanam padi dalam pot.

#
baktosna,
manar
 
__._,_..___
Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic 
Messages in this topic (1) 

Recent Activity:        * New Members 6         * New Files 2   
Visit Your Group 
 
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
. 

 

Kirim email ke